TRENGGALEK - Laptop murah 2026 terbaik semakin sulit ditemukan di tengah lonjakan harga komponen. Kenaikan harga RAM, SSD, hingga pelemahan nilai tukar membuat laptop entry-level kini dijual jauh lebih mahal dibanding beberapa tahun lalu.
Akibatnya, konsumen dengan anggaran Rp3 juta hingga Rp5 juta tidak lagi bisa berharap mendapatkan prosesor kelas Ryzen 3 atau Core i3 seperti sebelumnya. Pilihan yang tersedia kini lebih mengarah pada laptop yang "paling minim jebakan", yakni memiliki spesifikasi seimbang tanpa mengorbankan terlalu banyak fitur penting.
Dalam kisaran harga tersebut, terdapat empat laptop yang dinilai masih layak dipertimbangkan untuk kebutuhan ringan seperti bekerja dengan Microsoft Office, browsing, Zoom Meeting, hingga administrasi bisnis.
Baca Juga: Rekomendasi Laptop Kuliah IT 2026, 5 Laptop Coding dan Desain Grafis Mulai Rp5 Jutaan
Advance TBook Jadi Pilihan Terbaik
Posisi pertama ditempati Advance TBook yang dibanderol sekitar Rp4,1 juta. Laptop ini menggunakan prosesor Intel N100 yang merupakan generasi lebih baru dibanding Intel Celeron N4020 maupun AMD Silver 3020e.
Keunggulan terbesar Intel N100 terletak pada performanya yang lebih responsif untuk aktivitas sehari-hari. Waktu booting Windows lebih cepat, membuka aplikasi terasa lebih ringan, serta multitasking lebih nyaman dibanding laptop dengan prosesor generasi lama.
Selain itu, Intel N100 juga sudah mendukung Windows 11 secara native. Berbeda dengan Intel N4020 maupun AMD 3020e yang memerlukan bypass apabila ingin menjalankan Windows 11.
Meski demikian, Advance TBook masih memiliki kekurangan berupa RAM bawaan yang hanya 4 GB serta penyimpanan SSD 128 GB. Untungnya, laptop ini masih menyediakan slot upgrade RAM sehingga pengguna dapat meningkatkan kapasitas menjadi 8 GB.
Baca Juga: Rekomendasi Laptop Kuliah 2026, 5 Laptop Terbaik Mulai Rp7 Jutaan untuk Mahasiswa dan Pekerja
Advance Soulmate X2 Unggul dari Sisi Desain
Urutan kedua ditempati Advance Soulmate X2 yang juga dijual sekitar Rp4,1 juta.
Laptop ini menggunakan AMD Silver 3020e dengan RAM 8 GB dan SSD 128 GB. Dari sisi desain, tampilannya dinilai lebih menarik karena hadir dalam pilihan warna putih yang biasanya hanya ditemui pada laptop kelas menengah.
Grafis Radeon Vega bawaan AMD juga memberikan pengalaman visual yang sedikit lebih mulus saat membuka Canva, scrolling gambar, maupun menonton video resolusi tinggi dibanding Intel UHD Graphics 600 milik Celeron N4020.
Laptop ini sudah dibekali Windows 11 sejak awal, sehingga pengguna tidak perlu melakukan instalasi ulang sistem operasi.
Axioo Hype 10 Tawarkan Storage Lebih Besar
Di posisi berikutnya terdapat Axioo Hype 10 dengan harga sekitar Rp4,6 juta untuk versi DOS dan Rp4,9 juta untuk versi Windows.
Nilai jual utama laptop ini berada pada RAM 8 GB serta SSD 256 GB, kapasitas yang mulai sulit ditemukan pada laptop entry-level saat harga komponen terus meningkat.
Axioo juga menawarkan layanan Accidental Damage Protection (ADP) hingga tiga tahun. Program ini menjadi nilai tambah karena kerusakan akibat human error masih dapat memperoleh perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.
Namun laptop ini masih menggunakan Intel Celeron N4020 dengan layar HD sehingga performanya lebih cocok untuk pekerjaan ringan seperti Office, browsing, video conference, hingga menonton YouTube.
Baca Juga: Asus Vivobook Go 14 Jadi Laptop Paling Laris di 2026, Harga Rp5 Jutaan Tapi Punya Fitur Premium
Zyrex LBook Jadi Alternatif Paling Murah
Pilihan keempat adalah Zyrex LBook yang dibanderol sekitar Rp4,125 juta.
Laptop ini menggunakan Intel Celeron N4020 dengan RAM 8 GB serta SSD 128 GB. Material bodinya masih berbahan plastik dan layar yang digunakan masih beresolusi HD.
Walaupun demikian, spesifikasi tersebut dinilai masih cukup memadai untuk kebutuhan administrasi harian maupun belajar secara daring.
Apabila membutuhkan ruang penyimpanan lebih besar, pengguna masih dapat mengganti SSD menjadi 256 GB dengan biaya tambahan yang relatif terjangkau.
Avita Menarik, Tetapi After Sales Masih Jadi Pertanyaan
Selain empat rekomendasi utama, terdapat satu laptop lain yang dinilai menarik yakni Avita S101.
Laptop ini dijual sekitar Rp3,7 juta dengan spesifikasi Intel N4020, RAM 8 GB, SSD 256 GB, serta Windows 11.
Secara harga dan spesifikasi, Avita menawarkan value yang cukup tinggi. Namun konsumen disarankan memastikan terlebih dahulu ketersediaan layanan purna jual karena merek tersebut sudah lama tidak menghadirkan produk baru di Indonesia.
Ketidakjelasan jaringan servis menjadi pertimbangan penting sebelum memutuskan membeli perangkat tersebut.
Harga Laptop Diprediksi Terus Naik
Kenaikan harga komponen membuat pasar laptop entry-level mengalami perubahan besar. Laptop yang beberapa tahun lalu dijual sekitar Rp2,5 juta kini sudah menembus kisaran Rp4 juta dengan spesifikasi yang relatif sama.
Produsen global seperti Asus, Acer, maupun Lenovo juga mulai mengurangi pilihan laptop entry-level dan lebih fokus menghadirkan seri berbasis Core i3 ke atas.
Bagi pengguna yang hanya membutuhkan laptop untuk pekerjaan ringan, empat rekomendasi tersebut masih menjadi pilihan paling rasional di tengah kondisi pasar saat ini. Bahkan, harga laptop diperkirakan masih berpotensi mengalami kenaikan dalam beberapa bulan mendatang sehingga pembelian dalam waktu dekat dinilai lebih menguntungkan.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : DKID Media