Coros Pace Pro Resmi Jadi Sportwatch AMOLED Murah, GPS Akurat dan Baterai 20 Hari Bikin Garmin Waspada

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 18:05 WIB
Coros Pace Pro hadir dengan layar AMOLED, GPS dual-frequency lebih akurat, baterai hingga 20 hari, dan offline maps. Simak keunggulannya dibanding Coros Pace 3. (Youtube. com)
Coros Pace Pro hadir dengan layar AMOLED, GPS dual-frequency lebih akurat, baterai hingga 20 hari, dan offline maps. Simak keunggulannya dibanding Coros Pace 3. (Youtube. com)

TRENGGALEK – Coros Pace Pro menjadi salah satu sportwatch yang mulai mencuri perhatian para pelari pada 2026. Dibandingkan kompetitor seperti Garmin maupun Suunto yang identik dengan harga premium, perangkat ini hadir dengan banderol lebih terjangkau, tetapi tetap menawarkan fitur kelas atas untuk kebutuhan olahraga.

Hadir sebagai penerus Coros Pace 3, Coros Pace Pro membawa sejumlah peningkatan penting. Mulai dari layar AMOLED, GPS yang lebih presisi, desain lebih premium, hingga baterai yang diklaim mampu bertahan hingga 20 hari dalam penggunaan normal.

Dengan harga sekitar Rp5,8 jutaan atau selisih sekitar Rp1 juta dibanding Coros Pace 3, Coros Pace Pro menawarkan peningkatan yang cukup signifikan, terutama bagi pengguna yang mengutamakan pengalaman berlari dan pemantauan aktivitas olahraga secara akurat.

Baca Juga: Garmin Forerunner 165 vs Coros Pace 3: Harga Mirip, Fitur Beda Tipis, Ini Panduan Lengkap Biar Tak Salah Pilih

Layar AMOLED Jadi Peningkatan Paling Terasa

Perubahan terbesar pada Coros Pace Pro terletak pada sektor layar. Jika generasi sebelumnya masih menggunakan panel LCD, kini Coros menyematkan layar AMOLED berukuran 1,3 inci dengan tingkat kecerahan mencapai 1.500 nits.

Layar baru tersebut menghasilkan warna yang lebih hidup, kontras lebih tinggi, serta visibilitas yang jauh lebih baik ketika digunakan di bawah sinar matahari. Hal ini menjadi keuntungan penting bagi pelari maupun atlet yang sering berolahraga di luar ruangan.

Coros juga menghadirkan fitur Always On Display (AOD). Meski demikian, dalam pengujian yang dibahas pada video, tampilan AOD hanya aktif sekitar 10 detik sebelum kembali mati sebagai upaya menghemat daya baterai.

Selain layar, desain Coros Pace Pro juga mengalami penyegaran. Kombinasi warna abu-abu dengan aksen merah pada tombol belakang membuat tampilannya lebih modern dan premium dibanding Coros Pace 3 yang tampil lebih sederhana.

Baca Juga: Review Coros Pace Pro: Sportwatch AMOLED Rp5,8 Juta dengan GPS Super Akurat dan Baterai 20 Hari, Lebih Worth It dari Pace 3?

GPS Lebih Presisi dan Baterai Makin Awet

Salah satu keunggulan utama Coros Pace Pro adalah kemampuan GPS dual-frequency yang semakin akurat. Dalam pengujian di kawasan gedung tinggi yang biasanya menyulitkan penerimaan sinyal satelit, perangkat ini mampu mencatat posisi dengan sangat baik.

Saat dibandingkan langsung dengan Coros Pace 3 pada rute lari sekitar lima kilometer, keduanya hanya memiliki selisih pencatatan sekitar tiga meter. Meski tipis, generasi terbaru dinilai memberikan hasil yang lebih presisi.

Ketahanan baterai juga meningkat. Coros mengklaim Pace Pro mampu bertahan hingga 20 hari untuk penggunaan harian dengan fitur seperti sleep tracking dan pemantauan stres tetap aktif.

Sebagai perbandingan, Coros Pace 3 umumnya bertahan sekitar 15 hari. Artinya, pengguna memperoleh tambahan daya tahan sekitar lima hari meskipun Pace Pro menggunakan layar AMOLED yang lebih besar.

Baca Juga: Review Hilu Solar Lite 2: Smartwatch AMOLED 300 Ribuan yang Nyaman Dipakai Seharian, Worth It atau Cuma Gimmick?

Dalam pengujian aktivitas lari sejauh lima kilometer dengan GPS dual-frequency aktif dan Always On Display menyala, kapasitas baterai hanya berkurang sekitar tiga persen.

Memori Lebih Besar dan Offline Maps

Coros turut meningkatkan kapasitas penyimpanan internal dari 4 GB pada Pace 3 menjadi 32 GB di Pace Pro.

Kapasitas yang jauh lebih besar memungkinkan pengguna mengunduh peta offline dari smartphone ke jam tangan. Dengan demikian, pelari tetap dapat melihat navigasi meski tidak membawa ponsel saat berolahraga.

Di sisi lain, fitur latihan dan analisis olahraga tetap menjadi salah satu kekuatan Coros. Pengguna masih mendapatkan data lengkap seperti elevasi, langkah kaki, pace, power running, hingga berbagai metrik latihan lain yang menjadi kebutuhan pelari serius.

Baca Juga: 7 Smartwatch Murah dengan Built-in GPS Terbaik 2026, Harga Mulai Rp289 Ribu Bisa Tracking Tanpa HP!

Coros juga memperbarui sistem pengisian daya. Kini konektor charger dibuat lebih praktis dengan adaptor USB Type-C sehingga pengguna dapat memanfaatkan kabel Type-C yang lebih mudah ditemukan dibanding sistem pengisian sebelumnya.

Pengisian daya dari kondisi kosong hingga penuh membutuhkan waktu sekitar satu jam 42 menit berdasarkan pengujian pada video.

Layak Jadi Alternatif Garmin

Dengan harga sekitar Rp5,8 juta, Coros Pace Pro menawarkan nilai yang cukup kompetitif di pasar sportwatch premium.

Baca Juga: 6 Smartwatch Terbaik di Bawah 1 Jutaan, Fitur Lengkap GPS hingga AMOLED, Cocok untuk Olahraga dan Harian

Pengguna memperoleh layar AMOLED, GPS dual-frequency yang akurat, baterai hingga 20 hari, memori besar, offline maps, serta desain yang lebih menarik dibanding pendahulunya.

Meski demikian, terdapat beberapa catatan. Ukuran bodinya dinilai masih cukup besar untuk pengguna dengan pergelangan tangan kecil, sementara pilihan watch face masih lebih sedikit dibanding Coros Pace 3 dan diharapkan bertambah melalui pembaruan perangkat lunak.

Bagi pelari yang menginginkan sportwatch dengan kemampuan tracking lengkap tanpa harus mengeluarkan biaya setinggi Garmin kelas premium, Coros Pace Pro menjadi salah satu pilihan paling menarik pada 2026. Dengan peningkatan yang dibawanya, perangkat ini berhasil menawarkan keseimbangan antara fitur, desain, dan harga di kelas sportwatch menengah atas.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : DKID Media
Coros Pace Pro GPS Dual Frequency Smartwatch Running Coros Pace 3 Sportwatch AMOLED