Samsung Galaxy Z Flip 7 Bikin Susah Move On, Layar Depan Full Screen Jadi Senjata Utama

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 18:00 WIB
Samsung Galaxy Z Flip 7 hadir dengan Flex Window full screen, fitur AI, desain praktis, kamera fleksibel, dan dukungan software hingga tujuh tahun. (Youtube. com)
Samsung Galaxy Z Flip 7 hadir dengan Flex Window full screen, fitur AI, desain praktis, kamera fleksibel, dan dukungan software hingga tujuh tahun. (Youtube. com)

TRENGGALEK - Samsung Galaxy Z Flip 7 membawa perubahan besar yang langsung terasa pada bagian layar depan. Flex Window kini dibuat lebih luas hingga full screen, membuat ponsel lipat ini semakin praktis, atraktif, sekaligus berbeda dari smartphone konvensional.

Samsung Galaxy Z Flip 7 tidak hanya menawarkan desain foldable yang ringkas. Berdasarkan ulasan Gadgetin, layar depan menjadi salah satu daya tarik terbesar karena pengguna bisa melakukan lebih banyak aktivitas tanpa harus membuka layar utama.

Perubahan tersebut membuat pengalaman menggunakan Samsung Galaxy Z Flip 7 terasa berbeda dibanding generasi sebelumnya. Flex Window kini memiliki refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan hingga 2.600 nits sehingga tetap nyaman digunakan ketika berada di luar ruangan.

Baca Juga: 7 HP Samsung Galaxy S Turun Harga 2026, Galaxy S25 Ultra hingga Galaxy S23 Ultra Kini Makin Worth It

Flex Window Makin Serbaguna

Layar depan yang lebih luas bukan sekadar pemanis desain. Pengguna dapat melihat preview kamera dengan lebih leluasa, menikmati wallpaper, memantau cuaca, hingga melihat informasi Now Bar dengan tampilan yang lebih besar.

Berbagai aplikasi juga dapat dijalankan melalui layar depan. Instagram, TikTok, WhatsApp, hingga Google Maps bisa digunakan setelah memasang Good Lock dan MultiStar dari Galaxy Store. Rasio tampilan aplikasi pun dapat diatur sesuai kebutuhan.

Samsung juga membawa Gemini AI ke Flex Window. Pengguna cukup menekan tombol power dan memberikan perintah melalui suara atau teks. Hasilnya dapat langsung ditampilkan di layar depan tanpa harus membuka perangkat.

Baca Juga: Vivo X300 Pro Origin OS Bikin Geger! Flagship Baru dengan Dimensity 9500, Kamera 200 MP, dan Fitur Super Premium Ini Bikin Samsung Kewalahan

Namun, pengalaman tersebut belum sepenuhnya sempurna. Salah satu kekurangannya adalah ukuran keyboard yang memakan sebagian besar layar ketika digunakan untuk mengetik.

Quick Setting juga masih terbatas. Pengguna belum bisa menambahkan beberapa tombol seperti tethering dan Quick Share. Pembaruan software di masa mendatang diharapkan membuat Flex Window semakin matang.

Tahan Air dan Dibekali Material Premium

Samsung Galaxy Z Flip 7 menggunakan Corning Gorilla Glass Victus 2 pada bagian depan dan belakang. Rangkanya memakai Armor Aluminum serta memiliki sertifikasi IP48 untuk perlindungan terhadap air dan debu.

Baca Juga: Samsung Galaxy A57 5G Bikin Heboh! Desain Lebih Tipis, Tapi Performa Dinilai “Nyantai” — Worth It atau Sekadar Ganti Gaya?

Samsung juga meningkatkan ketahanan lapisan layar lipat. Ultra Thin Glass diklaim 50 persen lebih keras dibanding generasi sebelumnya. Meski demikian, layar foldable tetap membutuhkan perhatian karena sifatnya harus fleksibel agar bisa dilipat.

Untuk kamera, kamera utama masih mampu menghasilkan foto dengan warna cerah dan detail yang rapi. Namun, kamera ultrawide belum setara kamera utama dan perangkat ini juga tidak memiliki kamera telefoto.

Keunggulan kamera justru muncul dari fleksibilitas desain. Flex Window membuat framing foto lebih mudah, terutama ketika mengambil gambar bersama rombongan. Ponsel juga dapat berdiri sendiri sehingga cocok untuk merekam video tanpa tripod.

Baca Juga: 10 HP Terbaik 2026 Resmi Rilis di Indonesia, dari Poco, Samsung, Infinix hingga iQOO, Ini Daftar Paling Worth It

Performa Naik, tetapi Bukan untuk Gaming Berat

Samsung Galaxy Z Flip 7 menggunakan Exynos 2500 yang menjadi peningkatan dari Snapdragon 8 Gen 3 pada Galaxy Z Flip 6. Chipset ini dibuat dengan fabrikasi 3 nm dan memiliki 10 core.

Meski begitu, peningkatan benchmark disebut hanya sekitar 10 persen. Untuk gaming, performanya juga belum terasa signifikan. Mobile Legends masih terbatas pada 60 fps dalam pengujian, sedangkan Genshin Impact dapat membuat suhu perangkat mencapai 48-50 derajat Celsius.

Baterainya berkapasitas 4.300 mAh, naik dari 4.000 mAh pada generasi sebelumnya. Pengisian daya kabel maksimal 25 watt. Pengisian 15 menit mencapai sekitar 25 persen, 30 menit sekitar 46 persen, dan penuh membutuhkan sekitar 1,5 jam.

Baca Juga: Rekomendasi HP Samsung Super AMOLED 2026, Galaxy A57 5G hingga Galaxy A16 Tawarkan Layar Premium di Berbagai Harga

Cocok untuk Pengguna yang Mengejar Gaya

Samsung Galaxy Z Flip 7 bukan smartphone untuk semua orang. Pengguna yang mengejar prosesor paling kencang atau kamera terbaik di kelas flagship mungkin masih memiliki banyak pertimbangan. Namun, bagi pengguna yang mengutamakan desain, kepraktisan, kreativitas, dan pengalaman berbeda, perangkat ini menawarkan sesuatu yang sulit ditemukan di smartphone lain.

Dengan Flex Window yang semakin luas, akses AI, desain ringkas, kamera fleksibel, serta dukungan software hingga tujuh tahun, Galaxy Z Flip 7 semakin memperkuat posisi Samsung di segmen ponsel flip.

Keunggulan terbesarnya bukan sekadar spesifikasi. Samsung Galaxy Z Flip 7 menawarkan cara menggunakan smartphone yang lebih praktis, fun, dan terasa eksklusif.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : gadgetin
Smartphone Lipat Samsung Galaxy Z Flip 7 Flex Window HP foldable Samsung Exynos 2500