TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM – BYD M6 DM vs Chery Tiggo 8 CSH menjadi salah satu perbandingan yang paling banyak diperbincangkan di pasar otomotif Indonesia. Kedua mobil sama-sama mengusung teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), namun menawarkan karakter yang berbeda. BYD M6 DM mengedepankan efisiensi bahan bakar dan kepraktisan sebagai MPV keluarga, sedangkan Chery Tiggo 8 CSH hadir sebagai SUV premium dengan performa tinggi dan fitur melimpah.
Persaingan BYD M6 DM vs Chery Tiggo 8 CSH juga menjadi gambaran bagaimana teknologi hybrid mulai menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin merasakan sensasi mobil listrik tanpa khawatir kehabisan daya saat melakukan perjalanan jauh. Teknologi PHEV memungkinkan kendaraan berjalan menggunakan tenaga listrik sekaligus mesin bensin sebagai pendukung ketika baterai mulai menipis.
Dengan kondisi infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik yang masih berkembang di Indonesia, mobil PHEV dinilai menjadi pilihan yang lebih fleksibel dibanding mobil listrik murni. Pengguna tetap dapat menikmati efisiensi tinggi untuk perjalanan harian tanpa dihantui kekhawatiran mencari stasiun pengisian daya saat bepergian ke luar kota.
BYD M6 DM Andalkan Teknologi DM-i
Salah satu daya tarik utama BYD M6 DM adalah teknologi DM-i (Dual Mode Intelligent) yang menjadi evolusi terbaru dari sistem hybrid milik BYD.
Berbeda dengan hybrid konvensional yang masih mengandalkan mesin bensin sebagai sumber tenaga utama, teknologi DM-i justru memprioritaskan motor listrik. Mesin bensin lebih sering berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai, sementara tenaga mesin baru disalurkan langsung ke roda saat kendaraan melaju pada kecepatan tinggi atau membutuhkan tenaga tambahan.
Sistem tersebut bekerja otomatis melalui tiga mode berkendara, yakni EV Mode yang menggunakan tenaga listrik sepenuhnya, Hybrid Series ketika mesin hanya bertugas menghasilkan listrik, serta Hybrid Parallel saat mesin dan motor listrik bekerja bersama menggerakkan roda.
Berkat sistem tersebut, BYD mengklaim M6 DM mampu menempuh jarak kombinasi hingga 1.800 kilometer dalam satu kali pengisian baterai penuh dan tangki bahan bakar penuh. Konsumsi bahan bakarnya bahkan diklaim dapat mencapai sekitar 65 km per liter pada kondisi ideal.
Chery Tiggo 8 CSH Tawarkan Performa Lebih Buas
Di sisi lain, Chery Tiggo 8 CSH mengusung pendekatan berbeda. SUV ini juga menggunakan mesin 1.500 cc yang dipadukan sistem plug-in hybrid dengan kapasitas baterai sekitar 18 kWh.
Namun, fokus utama Chery bukan hanya efisiensi, melainkan juga performa. Tiggo 8 CSH menghasilkan tenaga hingga 341 horsepower, jauh lebih besar dibanding tenaga BYD M6 DM yang berada di kisaran 160 horsepower.
Perbedaan karakter tersebut turut terlihat dari jarak tempuh. Chery Tiggo 8 CSH diklaim mampu melaju sekitar 90 kilometer menggunakan tenaga listrik murni dengan total jarak tempuh kombinasi sekitar 1.300 kilometer.
Ground Clearance Jadi Pembeda
Selain performa, kedua mobil juga memiliki karakter berbeda dari sisi desain.
BYD M6 DM sebagai MPV keluarga memiliki ground clearance sekitar 170 mm yang cukup untuk penggunaan harian di jalan perkotaan.
Sementara Chery Tiggo 8 CSH memiliki ground clearance mencapai 207 mm, sehingga lebih percaya diri saat melintasi jalan bergelombang, polisi tidur tinggi, maupun rute dengan kondisi jalan yang kurang mulus.
Baca Juga: Wasit Telah Kantongi Legalitas Asprov Merasa Jadi Korban
Kabin Nyaman atau Kemewahan Premium?
Untuk kenyamanan keluarga, BYD M6 DM menawarkan konfigurasi captain seat, ventilasi AC hingga baris belakang, kabin senyap, serta ruang penumpang yang dirancang praktis untuk aktivitas sehari-hari maupun perjalanan jauh.
Sebaliknya, Chery Tiggo 8 CSH lebih menonjolkan nuansa premium. SUV ini dilengkapi panoramic sunroof, kursi berventilasi, kursi pijat untuk pengemudi, pintu bagasi elektrik, hingga fitur keselamatan ADAS yang lengkap.
Karakter tersebut membuat Tiggo 8 CSH lebih cocok bagi konsumen yang menginginkan kombinasi performa tinggi dan kenyamanan ala SUV flagship.
Pilih Sesuai Kebutuhan
Pada akhirnya, pilihan antara BYD M6 DM dan Chery Tiggo 8 CSH bergantung pada kebutuhan masing-masing pengguna.
BYD M6 DM lebih tepat dipilih bagi keluarga yang mengutamakan efisiensi bahan bakar, biaya operasional rendah, serta kepraktisan sebuah MPV modern untuk penggunaan harian.
Sebaliknya, Chery Tiggo 8 CSH menawarkan pengalaman berkendara yang lebih bertenaga dengan desain SUV premium, fitur lebih mewah, dan kemampuan melintasi berbagai kondisi jalan yang lebih baik.
Persaingan kedua mobil plug-in hybrid ini menunjukkan bahwa pasar otomotif Indonesia kini memiliki lebih banyak pilihan kendaraan elektrifikasi. Konsumen tinggal menentukan apakah lebih mengutamakan efisiensi ekstrem atau performa tinggi sesuai gaya hidup dan kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: Literasi Masih Jadi Tantangan
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinteerst