TRENGGALEK – Urusan perlindungan keselamatan kendaraan saat ini tak lagi bisa ditawar. Keberadaan perangkat pemantau otomatis atau dashcam mobil berteknologi tiga kamera beresolusi 4K kini menjadi buruan utama para pemilik kendaraan roda empat. Lewat konfigurasi tiga arah, seluruh sudut vital—mulai dari kaca depan, interior kabin pengemudi, hingga area belakang kendaraan—dapat terpantau secara bersamaan dengan kualitas visual yang sangat jernih.
Seiring berkembangnya teknologi di tahun ini, jajaran dashcam mobil kelas flagship hadir menawarkan jaminan keamanan yang jauh lebih komprehensif. Kehadiran teknologi tiga saluran yang dipadukan dengan sensor malam canggih, perlindungan daya tahan panas berbasis super capacitor, hingga konektivitas pemantauan jarak jauh via jaringan 4G LTE menjadikan perangkat ini investasi jangka panjang yang sangat vital untuk mencegah klaim palsu di jalan raya.
Bagi pengemudi yang sedang memilah dashcam mobil tiga kamera berkinerja tinggi, pasar otomotif menyajikan beragam opsi terbaik di kelasnya. Mulai dari varian terjangkau berfitur GPS terintegrasi hingga versi premium berkemampuan Dual 4K, deretan rekomendasi ini siap menjamin keamanan berkendara tanpa kompromi.
Opsi Fitur 4G LTE Praktis dan Teknologi Sensor Dual Sony Starvis 2
Rekomendasi pertama diawali oleh Azdome S58 yang menjadi opsi paling menarik di kisaran harga Rp3,2 jutaan. Membawa kamera depan beresolusi True 4K (atau 2K saat tiga saluran aktif), modul kamera kabinnya berfitur inframerah yang fleksibel dilepas-pasang. Dipersenjatai sensor CMOS 8 MP aperture F/1.8 bersudut 150 derajat, perangkat ini disempurnakan oleh koneksi 4G LTE, Wi-Fi 6, GPS tracker, serta kabel kit OBD bawaan untuk pemantauan real-time dari smartphone.
Selanjutnya, DDPAI Z60 Pro meluncur sebagai kontender tangguh di angka Rp4,2 jutaan. Kamera depannya mengusung True 4K bersensor Sony Starvis 2 IMX678, kamera kabin 2K QHD berkonsep Mini 2X, dan kamera belakang 1080p IMX662. Perangkat ini unggul berkat sistem penyimpanan ganda D2Save 2.0 (memori internal 32 GB + micro SD hingga 512 GB), teknologi super capacitor, Wi-Fi Turbo 5 GHz, sistem ADAS 2.0, serta dukungan perintah suara.
Di rentang Rp4,3 jutaan, Dokter Cam Plus Apex 3 menghadirkan solusi dashcam premium lokal beresolusi depan 4K Ultra HD dan 1080p untuk kabin serta area belakang. Mengandalkan sensor Sony Starvis 2 F/1.8 dengan pengolah visual WDR dan HDR, empat lampu inframerah di kamera kabinnya akan menyala otomatis saat gelap. Perangkat ini juga dipersenjatai sistem ADAS, G-Sensor 3-Axis, dan super capacitor untuk mode parkir 24 jam.
Performa Sultan Dual HDR hingga Konfigurasi Dual 4K AI
Bagi pemilik anggaran melimpah yang mengincar rekaman visual maksimal, Viofo A229 Pro menjadi pilihan utama di angka Rp6 jutaan. Kamera depannya mampu merekam dalam resolusi 4K (Sony Starvis 2 IMX678), dipadukan kamera kabin 2K inframerah dan kamera belakang 1080p (IMX675). Keungulan utamanya terletak pada fitur Dual HDR di ketiga kamera yang efektif meredam silau lampu kendaraan lain di malam hari, serta dilengkapi buffered parking mode sebelum benturan terjadi.
Sebagai penyempurna di segmen puncak, 70mai T800 dipasarkan pada kisaran Rp7,1 jutaan dengan konfigurasi unik Dual 4K untuk kamera depan (Sony Starvis 2 IMX678 F/1.7) dan belakang. Kamera kabinnya beresolusi 1080p HDR dengan dukungan fitur AI Motion Detection yang otomatis mendeteksi aktivitas mencurigakan di sekitar mobil saat terparkir. Dilengkapi Wi-Fi 6, GPS, modul 4G LTE, dan super capacitor, keberadaan deretan kamera pengawas ini membuktikan bahwa perlindungan kendaraan kini makin canggih dan andal.
Baca Juga: Pendakian Gunung Rinjani Berubah Dramatis, Pendaki Pilih Batal Summit karena Kemarau Basah dan Hujan
Sumber : You Tube