JAKARTA – Poco F7 hadir sebagai pilihan yang justru menawarkan nilai lebih dibanding Poco F7 Pro di beberapa aspek. Meski dibanderol lebih murah, smartphone ini membawa desain baru, baterai 6.500 mAh yang lebih besar, layar AMOLED 120 Hz, hingga performa Snapdragon 8s Gen 4 yang mampu menjalankan game berat dengan lancar.
Desain Lebih Segar dengan Baterai Lebih Besar. Berbeda dari Poco F7 Pro dan Ultra, Poco F7 mengusung desain dua warna dengan garis diagonal pada bagian belakang yang membuat tampilannya lebih mencolok.
Varian Silver Edition menjadi sorotan karena mengombinasikan efek transparan pada bagian atas dengan aksen metalik di bawah. Sementara itu, versi putih menggunakan finishing matte yang lebih tahan terhadap sidik jari dibanding model hitam maupun silver yang memakai lapisan glossy.
Ponsel ini juga membawa rangka berbahan logam, Gorilla Glass 7i di bagian depan, serta sertifikasi IP68 sehingga tahan debu dan air.
Meski demikian, desainnya masih dianggap cukup mirip iPhone karena menggunakan sisi bodi datar dan bentuk keseluruhan yang kaku.
Baca Juga: Kotak Amal Masjid Disasar Lagi Pelaku Beraksi Siang Hari di Bendungan
Poco F7 ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8s Gen 4 yang dipadukan RAM 12 GB serta pilihan penyimpanan 256 GB dan 512 GB.
Dalam penggunaan sehari-hari, perangkat mampu menjalankan berbagai aplikasi dengan mulus tanpa kendala berarti. Sistem operasi yang digunakan adalah HyperOS 2 berbasis Android 15, dengan jaminan empat pembaruan Android serta enam tahun pembaruan keamanan.
Namun, HyperOS masih memiliki sejumlah kekurangan seperti banyaknya aplikasi bawaan (bloatware), beberapa bug kecil, serta fitur Always On Display yang tidak benar-benar aktif sepanjang waktu.
Untuk bermain game berat seperti Wuthering Waves maupun Genshin Impact, Poco F7 tetap mampu mempertahankan frame rate di atas 50 fps pada pengaturan grafis tinggi.
Meski demikian, suhu perangkat meningkat cukup signifikan setelah bermain sekitar 30 menit sehingga terasa panas ketika digenggam dalam waktu lama.
Poco F7 menggunakan layar AMOLED 6,83 inci beresolusi 2772 × 1280 piksel dengan refresh rate adaptif hingga 120 Hz.
Layar ini mendukung HDR10+, Dolby Vision, tingkat kecerahan tinggi, PWM Dimming 3840 Hz, serta stereo speaker dengan Dolby Atmos sehingga cocok untuk menikmati konten multimedia.
Di sektor fotografi, Poco F7 memakai kamera utama Sony IMX882 50 MP yang menghasilkan warna natural serta HDR yang cukup baik dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Meski kualitas foto malam tidak sebaik Poco F7 Pro, hasil gambar tetap memuaskan untuk kelas harganya. Kamera ultrawide 8 MP masih tergolong standar, sedangkan kamera depan 20 MP mampu merekam video hingga Full HD 60 fps.
Untuk perekaman video menggunakan kamera belakang, Poco F7 mendukung resolusi hingga 4K 60 fps dengan stabilisasi yang cukup baik saat digunakan berjalan.
Keunggulan lain yang paling menonjol adalah baterai 6.500 mAh, lebih besar dibanding Poco F7 Pro maupun Ultra.
Dalam penggunaan berat seharian yang mencakup navigasi, kamera, video call, hingga gaming, kapasitas baterai masih menyisakan sekitar 25 persen pada akhir hari.
Pengisian daya juga mendukung fast charging 90W, meski sayangnya belum tersedia fitur wireless charging maupun dukungan eSIM.
Secara keseluruhan, Poco F7 menawarkan kombinasi desain menarik, layar berkualitas, performa tinggi, dan daya tahan baterai yang sangat baik. Meski masih memiliki kekurangan seperti HyperOS yang penuh aplikasi bawaan, suhu perangkat yang meningkat saat gaming berat, serta absennya wireless charging dan eSIM, smartphone ini dinilai menjadi salah satu pilihan paling menarik di kelas menengah premium.
Editor : Ahmad Fadhil Gusnaashir