TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS - Rekomendasi HP 2026 mengalami perubahan cukup signifikan seiring kenaikan harga perangkat di pasar. Kondisi tersebut membuat standar ponsel di setiap kelas harga ikut bergeser dibandingkan tahun sebelumnya. Konsumen pun perlu lebih cermat menentukan perangkat sesuai kebutuhan dan anggaran.
Dalam rekomendasi HP 2026, sejumlah ponsel dipantau berdasarkan harga, spesifikasi, ketersediaan unit baru dan value yang ditawarkan. Ponsel keluaran tahun sebelumnya tetap bisa masuk pilihan selama masih mudah ditemukan dalam kondisi baru di pasaran.
Hasil pemantauan menunjukkan tidak semua rentang harga memiliki pilihan yang menarik. Bahkan, untuk HP di bawah Rp1,5 juta, tidak ditemukan perangkat baru yang dianggap cukup meyakinkan dari toko resmi dan terpercaya. Konsumen yang memaksakan mencari HP di kelas tersebut berisiko mendapatkan perangkat bekas, merek tidak dikenal atau produk dengan kualitas yang meragukan.
Baca Juga: Peralatan KDMP Datang, Pemdes Tunggu Kejelasan Operasional
Samsung A07 Jadi Pilihan di Bawah Rp2 Juta
Memasuki rentang Rp1,5 juta hingga Rp2 juta, Samsung A07 menjadi salah satu pilihan yang paling direkomendasikan. Ponsel ini menggunakan MediaTek Helio G99 6nm, RAM 4 GB dan penyimpanan 64 GB UFS.
Keunggulan lainnya terletak pada dukungan software. Samsung menjanjikan hingga enam kali pembaruan sistem operasi serta enam tahun security patch. Samsung A07 juga memiliki baterai 5.000 mAh, sertifikasi IP54 dan kamera utama 50 MP. Kekurangannya adalah belum tersedia NFC.
Naik Sedikit, Spesifikasi Langsung Lebih Menarik
Kelas Rp2 juta hingga Rp2,5 juta dinilai masih kurang menarik karena peningkatan spesifikasi belum terlalu terasa. Namun, Advan X1 menjadi pengecualian berkat RAM 8 GB, layar Full HD, Helio G100, storage 128 GB UFS, NFC dan sensor gyroscope.
Meski demikian, perangkat ini menggunakan Dido OS dengan dukungan pembaruan yang terbatas. Karena itu, Advan X1 lebih cocok bagi pengguna yang memang mengejar spesifikasi untuk gaming dan memahami kompromi software.
Untuk kelas Rp2,5 juta hingga Rp3 juta, Redmi Note 15 4G menjadi pilihan all-rounder. Ponsel ini menawarkan AMOLED 120 Hz, baterai 6.000 mAh, kamera 108 MP, Helio G100, NFC dan ketahanan terhadap air. Alternatif lainnya adalah Aitel Super 26 Ultra yang menawarkan layar 1.5K 144 Hz, RAM 8 GB dan Gorilla Glass 7i.
Baca Juga: Deteksi Penderita TB, Rontgen Portabel Diterjunkan
Kelas Rp4-6 Juta Mulai Jadi Sweet Spot
Memasuki harga Rp4 juta hingga Rp5 juta, pilihan HP mulai terasa lebih matang. Redmi Note 15 Pro 5G menjadi salah satu favorit dengan Dimensity 7400, layar AMOLED 1.5K 144 Hz, kamera 200 MP dengan OIS, baterai 6.500 mAh, RAM 8 GB dan storage 256 GB.
Infinix Note 60 juga menarik karena menawarkan mesin serupa dengan harga sekitar Rp500 ribu lebih murah, dukungan wireless charging dan bodi metal. Sementara Motorola 860 Fusion menjadi hidden gem karena harganya justru turun ke kisaran Rp4 jutaan meski membawa RAM 12 GB, kamera bagus, ketahanan air dan dukungan software yang baik.
Di kelas Rp5 juta hingga Rp6 juta, Poco X8 Pro menjadi salah satu pilihan paling menonjol berkat Dimensity 8500, storage UFS 4.1 dan kemampuan gaming yang kuat. Tecno Camon 50 Pro 5G juga patut dipertimbangkan karena membawa kamera telefoto khusus di kelas harganya.
Xiaomi 17T dan iQOO 15R Jadi Pilihan Kelas Menengah Atas
Untuk harga Rp8 juta hingga Rp10 juta, Xiaomi 17T menjadi salah satu rekomendasi karena membawa RAM 12 GB, kamera Leica dengan periskop hingga 5x, baterai 6.500 mAh dan performa yang dinilai mampu bertahan relevan hingga empat atau lima tahun.
Sementara iQOO 15R menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan performa tinggi dalam bodi compact. Ponsel ini memiliki baterai 7.600 mAh, meski hanya dibekali dua kamera tanpa telefoto.
Untuk kelas flagship, pilihan semakin luas, mulai dari iPhone 17, Samsung Galaxy S25 Ultra, Xiaomi 17 Ultra, Oppo Find X8 Pro hingga Vivo X300. Sementara konsumen yang memilih ponsel lebih dari Rp20 juta disarankan mempertimbangkan kebutuhan secara matang karena perbedaan fitur dan desain semakin bergantung pada preferensi masing-masing.
Baca Juga: Deteksi Penderita TB, Rontgen Portabel Diterjunkan
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest