TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Dongfeng Nami 01 menjadi salah satu mobil listrik entry level yang menarik perhatian setelah diperkenalkan Dongfeng untuk meramaikan persaingan kendaraan listrik terjangkau. Mobil ini menawarkan desain modern, kabin praktis, serta pilihan jarak tempuh hingga 430 kilometer.
Kehadiran Dongfeng Nami 01 memperlihatkan semakin ketatnya persaingan mobil listrik di kelas perkotaan. Model ini diposisikan untuk berhadapan dengan kendaraan seperti BYD Seagull dan Wuling Binguo EV yang lebih dulu menarik perhatian konsumen di segmen mobil listrik terjangkau.
Menariknya, Dongfeng Nami 01 dibanderol sangat kompetitif di pasar China. Pada model 2026, harga entry level disebut mulai 59.800 yuan atau sekitar Rp134 jutaan. Harga tersebut membuat Nami 01 berpotensi menjadi salah satu penantang baru jika nantinya resmi dipasarkan di Indonesia.
Baca Juga: Rahasia Weton Pon Menurut Primbon Jawa: Punya Simbol Unsur Air, Ketenangan Jiwa, dan Beban Takdir
Desain Kompak, Cocok untuk Perkotaan
Dongfeng Nami 01 memiliki dimensi panjang sekitar 4.020-4.030 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.570 mm, serta wheelbase 2.660 mm. Ukuran tersebut membuatnya cukup ideal sebagai kendaraan perkotaan yang membutuhkan kemampuan manuver di jalan padat.
Desain eksteriornya dibuat membulat dengan lampu utama split dan DRL memanjang. Bagian depan menggunakan grille tertutup yang menjadi ciri khas kendaraan listrik, sementara bagian bawahnya mendapatkan intake bergaya mesh.
Dari samping, Nami 01 memiliki floating roof effect dan pada varian tertentu menggunakan handle pintu tersembunyi. Pilihan pelek tersedia dalam ukuran 16 dan 17 inci. Bahkan beberapa trim disebut telah menggunakan pintu tanpa bingkai atau frameless.
Pilihan warnanya juga cukup berani. Konsumen dapat menemukan kombinasi warna dual tone seperti hijau-putih, ungu-putih, merah-putih, hingga pink-putih.
Kabin Minimalis dengan Layar Besar
Masuk ke interior, Dongfeng Nami 01 mengusung konsep minimalis tetapi tetap mengutamakan fungsi. Dashboard dilengkapi layar infotainment floating berukuran 12,8 inci dan panel instrumen digital 5 inci.
Sistem infotainment mendukung perintah suara, konektivitas smartphone, pembaruan perangkat lunak melalui OTA, serta remote control menggunakan aplikasi. Pada varian tertentu, kursi depan bahkan dapat diatur secara elektrik dan dilengkapi fungsi memori.
Ruang bagasi memiliki kapasitas 326 liter. Ketika kursi belakang dilipat rata, kapasitasnya dapat meningkat hingga 945 liter. Fitur lain yang tersedia antara lain wireless charging, ambient lighting, serta sejumlah fitur kenyamanan tambahan.
Baca Juga: Weton Sabtu Legi Menurut Primbon Jawa Punya Neptu 14: Keseimbangan Energi dan Keistimewaan Gaib
Jarak Tempuh hingga 430 Kilometer
Untuk dapur pacu, Nami 01 menggunakan motor listrik permanent magnet synchronous di bagian depan. Motor tersebut menghasilkan tenaga 70 kW atau sekitar 95 horsepower dengan torsi 160 Nm.
Kecepatan maksimalnya mencapai 140 kilometer per jam. Dongfeng menyediakan dua pilihan baterai, yakni 31,45 kWh dengan jarak tempuh hingga 330 kilometer berdasarkan standar CLTC dan baterai 42,3 kWh yang mampu mencapai 430 kilometer.
Pengisian daya juga menjadi salah satu keunggulannya. Dengan dukungan DC fast charging, baterai dapat diisi dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit.
Nami 01 juga memiliki teknologi V2L atau Vehicle-to-Load. Fitur tersebut memungkinkan baterai mobil digunakan sebagai sumber listrik untuk perangkat elektronik tertentu sehingga kendaraan dapat berfungsi sebagai sumber daya portabel.
Berpeluang Masuk Indonesia
Saat ini Dongfeng Nami 01 belum resmi dipasarkan di Indonesia. Namun, peluang kehadirannya tetap terbuka mengingat Dongfeng telah aktif di sejumlah negara Asia dan ASEAN. Di beberapa pasar, mobil tersebut juga dipasarkan dengan nama Dongfeng Box.
Jika masuk Indonesia, Nami 01 berpotensi bersaing di kelas mobil listrik perkotaan bersama Wuling Binguo EV dan BYD. Harga jual setelah memperhitungkan pajak, biaya distribusi, dan strategi merek tentunya akan menjadi faktor penting.
Selain harga, tantangan lain yang harus dipersiapkan adalah jaringan servis dan ketersediaan suku cadang. Konsumen Indonesia umumnya mempertimbangkan kemudahan perawatan sebelum membeli mobil listrik baru.
Dengan harga di China yang sangat kompetitif dan tren kendaraan listrik yang terus berkembang, Dongfeng Nami 01 berpotensi menjadi pemain menarik di segmen EV entry level. Jika strategi harga dan layanan purnajualnya tepat, mobil ini bahkan berpeluang mengubah persaingan mobil listrik murah di Indonesia.
Baca Juga: Rezeki Weton Pon Menurut Primbon Jawa Melimpah Lewat 5 Rahasia Cakra Langit dan Rahasia Selasa Wage
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest