TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM- Indomobil E-Motor Tirano menjadi salah satu motor listrik yang menarik perhatian berkat desain bergaya dual purpose, fitur modern, serta karakter berkendara yang disebut mendekati motor bensin konvensional. Motor ini juga menawarkan sejumlah perlengkapan yang membuatnya cukup siap digunakan untuk mobilitas perkotaan hingga perjalanan dengan karakter jalan beragam.
Indomobil E-Motor Tirano tampil dengan desain yang sekilas mengingatkan pada motor bergaya adventure seperti Yamaha X-Ride maupun Honda ADV. Namun, motor listrik ini memiliki ciri khas berupa crash guard dan sejumlah rangka pelindung yang tidak hanya menjadi aksesori, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membawa barang.
Bagi calon pengguna Indomobil E-Motor Tirano, kemampuan membawa muatan menjadi salah satu daya tarik. Bagian atas crash guard disebut mampu menahan beban hingga 50 kilogram, sedangkan sisi kanan dan kiri masing-masing dapat menopang hingga 30 kilogram. Tersedia pula pilihan boks belakang yang pada periode tertentu diberikan sebagai bagian dari promo selama persediaan masih ada.
Baca Juga: Mobil Klasik Replika Ini Bikin Pangling, Berbasis Mazda MR90 hingga Porsche 911
Desain Adventure dan Fitur Lampu LED
Dari sisi tampilan, Tirano mengusung desain yang cukup agresif. Motor ini tersedia dalam delapan pilihan warna, dengan empat di antaranya menggunakan motif loreng bergaya militer. Pilihan warna lainnya hadir dengan grafis garis.
Bagian depan menjadi salah satu area yang mendapat perhatian. Tirano menggunakan lampu LED ganda dengan daytime running light (DRL) berbentuk kotak. Pencahayaan malam hari dinilai cukup terang, sementara cut-off lampunya juga dianggap mampu memberikan penerangan tanpa terlalu mengganggu pengguna jalan lain.
Motor ini juga memiliki windshield, crash guard di sekitar lampu, suspensi depan dengan cover, serta ban dual purpose. Ban tersebut memberikan grip lebih baik ketika digunakan di permukaan nonaspal, meski konsekuensinya terasa sedikit bergetar ketika melaju pada kecepatan sekitar 30-40 km per jam.
Layar Sentuh dan Android Auto Wireless
Salah satu fitur yang cukup menarik adalah panel instrumen digital dengan layar sentuh. Pengendara dapat melihat informasi baterai, voltase, mode berkendara, hingga inclinometer yang menunjukkan posisi motor ketika melewati tanjakan atau turunan.
Tirano juga dilengkapi konektivitas seperti Apple CarPlay, AirPlay, Android Auto, serta sistem integrasi smartphone. Android Auto bahkan dapat digunakan secara wireless. Fitur tersebut membuat navigasi seperti Google Maps lebih mudah diakses ketika berkendara.
Tersedia pula speaker bawaan yang dapat digunakan untuk memutar musik. Namun, suara speaker mulai kurang terdengar ketika motor melaju di atas 40 km per jam akibat suara angin. Karena itu, fitur audio dinilai lebih berguna untuk memberikan suara motor listrik saat berada di kawasan ramai sehingga keberadaan kendaraan lebih mudah diketahui pejalan kaki atau pengendara lain.
Baca Juga: SUV 80 Jutaan Bekas yang Cocok untuk Luar Kota, Ada Grand Vitara hingga Sportage
Baterai 2,4 kWh dan Jarak Tempuh hingga 110 Km
Untuk sektor tenaga, Tirano menggunakan motor listrik in-wheel. Baterainya berkapasitas 76,8 volt, 32 Ah atau sekitar 2,45 kWh. Pengisian menggunakan charger bawaan membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat jam dari kondisi baterai kosong.
Secara klaim, jarak tempuh motor dapat mencapai sekitar 110 kilometer. Namun, berdasarkan penggunaan harian, jarak realistis disebut berada di kisaran 80-90 kilometer, tergantung gaya berkendara dan mode yang digunakan.
Tirano menyediakan mode Eco, Comfort, dan Sport. Mode Eco memberikan respons paling halus dan dapat digunakan untuk mengejar jarak tempuh lebih jauh. Sebaliknya, mode Sport menawarkan respons akselerasi yang jauh lebih agresif dan mampu membawa motor mencapai sekitar 90 km per jam.
Handling Ringan dan Performa Responsif
Saat dikendarai, Tirano disebut memiliki karakter handling yang ringan sehingga mudah diajak bermanuver dan menyelip di tengah kemacetan. Sistem pengereman menggunakan cakram depan dan belakang dengan Combi Brake System (CBS), sementara fitur keselamatan lainnya mencakup traction control dan hill start assist.
Suspensi belakang juga menggunakan dual shock dengan pengaturan preload. Posisi duduk dinilai cukup nyaman, sementara dek kaki yang luas memberikan ruang untuk membawa barang.
Secara keseluruhan, Indomobil E-Motor Tirano dinilai menawarkan pengalaman berkendara yang cukup matang. Karakter motor, suspensi, pengereman, serta handling disebut terasa mendekati motor bensin. Namun, daya tarik terbesarnya tetap berada pada desain bergaya adventure yang membuatnya tampil berbeda di antara motor listrik perkotaan.
Baca Juga: Motor Listrik Terbaik 2026: 5 Pilihan Mulai Rp15 Jutaan, Ada yang Bisa Tempuh 140 Km
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest