TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Indomobil E-Motor Sprinto menjadi salah satu skutik listrik yang menarik perhatian berkat desain sporty dan sejumlah fitur modern. Model ini hadir mengisi segmen skutik perkotaan dengan tampilan yang sekilas mengingatkan pada skutik populer Honda.
Namun, Indomobil E-Motor Sprinto bukan sekadar menawarkan tampilan. Motor listrik ini dibekali baterai lithium 2,45 kWh yang diklaim mampu menghasilkan jarak tempuh hingga 110 kilometer. Kecepatan maksimalnya juga mencapai 90 km/jam.
Bagi konsumen yang mencari Indomobil E-Motor Sprinto, motor ini menawarkan kombinasi desain sporty, teknologi digital, hingga fitur konektivitas smartphone. Karakternya juga cukup ringan sehingga diklaim mudah digunakan untuk aktivitas stop and go di perkotaan.
Desain Sporty dengan Lampu Full LED
Secara tampilan, Sprinto mengusung gaya skutik sporty. Desain bagian depan menggunakan lampu full LED dan daytime running light (DRL) yang membuat tampilannya terlihat modern.
Permainan grafis pada bodinya dibuat cukup atraktif dengan kombinasi warna yang ramai tetapi tetap terlihat serasi. Karakter tersebut membuat Sprinto tampil berbeda dari skutik listrik yang mengutamakan desain minimalis.
Motor ini juga menggunakan hub wheel pada bagian belakang. Artinya, motor listrik ditempatkan langsung di area roda belakang. Tenaga yang dihasilkan mencapai 4,7 PS dengan torsi hingga 195 Nm.
Baterai Lithium Mampu Tempuh 110 Km
Salah satu daya tarik utama Sprinto adalah sektor baterai. Motor listrik ini menggunakan baterai lithium berkapasitas 2,45 kWh.
Dengan kapasitas tersebut, jarak tempuhnya diklaim mencapai 110 kilometer. Sementara kecepatan maksimum berada di angka 90 km/jam, sehingga cukup untuk kebutuhan mobilitas perkotaan hingga perjalanan jarak menengah.
Untuk menunjang pengendalian, bagian depan menggunakan suspensi teleskopik. Sementara di belakang terdapat twin shock adjustable yang memungkinkan pengaturan preload sesuai kebutuhan pengendara.
Sprinto menggunakan pelek 14 inci pada roda depan dan belakang. Ukuran bannya 90/90 di depan dan 100/80 di belakang. Sistem pengereman sudah menggunakan cakram depan dan belakang, meski belum dibekali ABS. Sebagai gantinya, tersedia Combi Brake System (CBS).
Panel Instrumen Full Digital Touchscreen
Fitur teknologi menjadi salah satu bagian yang cukup menonjol. Sprinto sudah menggunakan panel instrumen full digital yang dapat dioperasikan melalui layar sentuh.
Pada layar tersebut, pengendara dapat melihat berbagai informasi kendaraan. Bahkan, panel instrumen bisa terkoneksi dengan smartphone dan mendukung fungsi mirroring.
Tersedia pula speaker bawaan untuk memutar musik. Selain itu, Sprinto memiliki beberapa pilihan mode berkendara, termasuk Sport dan Boost. Sistem regenerative braking juga dapat diatur levelnya sesuai kebutuhan.
Fitur lain yang menarik adalah tire pressure monitoring system (TPMS). Pengendara dapat mengetahui kondisi tekanan ban depan maupun belakang langsung melalui layar. Jika tekanan ban bermasalah, indikator akan memberikan peringatan.
Baca Juga: Motor Listrik Terbaik 2026, Harga Mulai Rp15 Jutaan dan Bisa Tempuh 140 Km
Keyless dan USB Type-C
Dari sisi kepraktisan, Sprinto mendukung sistem keyless sehingga motor dapat dihidupkan tanpa harus memasukkan kunci secara langsung. Pengguna juga tetap mendapatkan opsi penggunaan kunci konvensional.
Untuk penyimpanan, terdapat kompartemen terbuka di sisi kiri. Ruang tersebut dapat digunakan untuk membawa botol minuman, meski kedalamannya tidak terlalu besar.
Sprinto juga menyediakan port USB Type-C dan USB Type-A yang dapat digunakan untuk mengisi daya perangkat elektronik. Bagian tengah memiliki hook berbahan logam dan dek kaki rata yang memungkinkan pengguna membawa barang berukuran besar.
Ringan untuk Penggunaan Harian
Dengan tinggi jok sekitar 770 mm dan bobot sekitar 100 kilogram lebih, Sprinto tergolong cukup ringan untuk ukuran skutik listrik. Karakter tersebut membuatnya relatif mudah dikendalikan saat berhenti maupun bermanuver di jalan padat.
Posisi berkendara juga dirancang untuk kebutuhan harian. Meski dek kaki tidak terlalu luas, ruang tersebut masih memberikan posisi yang cukup nyaman bagi pengendara.
Dengan kombinasi desain sporty, baterai 2,45 kWh, jarak tempuh hingga 110 kilometer, top speed 90 km/jam, layar sentuh, keyless, hingga konektivitas smartphone, Indomobil E-Motor Sprinto menjadi salah satu pendatang yang patut diperhitungkan di pasar skutik listrik Indonesia.
Baca Juga: Motor Listrik Paling Worth It 2026 Kelas Murah: ZPT Nimbus Rp2 Jutaan dan WinFly T3 Jadi Primadona
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest