TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Yadea T9 yang telah digunakan hampir tiga tahun mulai menunjukkan sejumlah masalah pada beberapa komponennya. Pemilik motor listrik tersebut membawa kendaraannya ke bengkel untuk mengecek berbagai kerusakan, mulai dari shockbreaker bocor hingga bearing kemudi yang kembali berbunyi.
Meski begitu, Yadea T9 masih dianggap layak digunakan sebagai kendaraan harian. Dalam penggunaan sehari-hari, motor listrik tersebut disebut mampu memenuhi kebutuhan perjalanan pemiliknya dengan biaya listrik sekitar Rp50.000 per bulan. Jarak tempuh yang sebelumnya bisa mencapai 100 kilometer kini disebut menurun menjadi sekitar 70 kilometer.
Pengalaman hampir tiga tahun menggunakan Yadea T9 tersebut juga memperlihatkan sisi lain kepemilikan motor listrik. Perawatannya memang relatif sederhana karena tidak membutuhkan penggantian oli mesin, tetapi bukan berarti sepenuhnya bebas dari kerusakan komponen.
Shockbreaker Bocor Jadi Salah Satu Masalah
Kerusakan pertama yang ditemukan adalah kebocoran oli pada shockbreaker bagian depan. Seal shock disebut sudah mengalami kebocoran dan membuat oli merembes.
Dalam pengecekan di bengkel, pemilik kendaraan mendapatkan perkiraan biaya sekitar Rp80.000 per sisi untuk penggantian komponen tersebut, termasuk jasa pemasangan. Kebocoran yang sudah berlangsung cukup lama bahkan membuat oli menyebar hingga bagian pelek dan cakram.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena oli yang mengenai cakram berpotensi mengganggu komponen pengereman. Karena itu, pemilik berencana melakukan perbaikan terlebih dahulu sebelum motor dicuci agar mekanik lebih mudah menemukan sumber kebocoran.
Baca Juga: HP 1 Jutaan Terbaik 2026 Spesialis Game: Advan X1 dan Samsung A07 Siap Libas Gim Berat
Bearing Kemudi Kembali Berbunyi
Masalah berikutnya muncul dari bagian kemudi. Ketika setang digerakkan, terdengar bunyi yang diduga berasal dari komstir atau bearing kemudi.
Komponen tersebut sebenarnya sudah pernah diganti sekitar satu tahun sebelumnya setelah motor mengalami insiden tersenggol mobil. Saat itu, bagian segitiga motor juga mengalami masalah sehingga dilakukan pengepresan sekaligus penggantian komstir.
Namun, setelah sekitar satu tahun digunakan, bunyi kembali muncul. Bengkel memperkirakan biaya penggantian komponen tersebut sekitar Rp180.000 termasuk ongkos pemasangan. Pemilik menduga bobot motor listrik yang cukup berat bisa menjadi salah satu faktor yang membuat komponen tersebut lebih cepat mengalami keausan.
Klakson dan Standar Tengah Ikut Bermasalah
Selain sektor kaki-kaki, klakson Yadea T9 juga mengalami gangguan. Suaranya terkadang normal, tetapi pada kondisi tertentu terdengar kecil. Bengkel menduga bagian saklar perlu dibersihkan agar kembali bekerja dengan baik.
Ada pula bunyi pada area standar tengah. Setelah diperiksa lebih teliti, sumber suara ternyata berasal dari baut standar yang kurang kencang. Setelah dikencangkan, masalah tersebut dapat diatasi tanpa penggantian komponen besar.
Pengalaman tersebut sekaligus menjadi catatan mengenai kualitas perakitan. Setelah hampir tiga tahun digunakan, beberapa bagian motor membutuhkan pemeriksaan dan pengencangan ulang.
Baca Juga: HP 1 Jutaan Terbaik 2026 Bergaya Mewah: Tecno Spark Go 3 Tahan Air dan Infinix Smart 20 Modern
Perawatan Motor Listrik Tetap Lebih Sederhana
Terlepas dari sejumlah kerusakan tersebut, pemilik mengaku masih mendapatkan keuntungan dari penggunaan motor listrik. Salah satunya adalah minimnya perawatan rutin.
Berbeda dengan motor bensin, Yadea T9 tidak membutuhkan penggantian oli mesin. Pemilik menyebut penggunaan motor listriknya hanya membutuhkan biaya listrik sekitar Rp50.000 per bulan untuk pengisian daya.
Motor yang sebelumnya mampu menempuh sekitar 100 kilometer sekali pengisian kini diperkirakan hanya mampu mencapai sekitar 70 kilometer. Namun, kebutuhan harian pemilik maksimal sekitar 50 kilometer sehingga jarak tersebut masih dianggap mencukupi.
Bengkel Umum Mulai Sediakan Spare Part Motor Listrik
Hal menarik lainnya adalah ketersediaan suku cadang. Pemilik menemukan bengkel umum yang ternyata menyediakan spare part untuk motor listrik, meskipun bengkel resmi Yadea disebut tidak memiliki komponen yang dibutuhkan pada saat pengecekan.
Bengkel tersebut juga memiliki pengalaman menggunakan motor listrik sehingga lebih memahami sejumlah komponen dan kebutuhan perbaikannya.
Pengalaman ini menunjukkan bahwa ekosistem kendaraan listrik perlahan mulai berkembang. Bahkan, pemilik juga melihat kendaraan operasional seperti Grab mulai menggunakan motor listrik di jalan.
Bagi pemilik Yadea T9, pengalaman hampir tiga tahun tersebut memperlihatkan bahwa motor listrik tetap membutuhkan perawatan, terutama pada komponen mekanis seperti suspensi, bearing, rem, dan bagian kaki-kaki. Namun, absennya kebutuhan ganti oli serta biaya energi yang relatif rendah membuatnya tetap dianggap ekonomis untuk penggunaan harian.
Baca Juga: HP 1 Jutaan Terbaik 2026: Panduan Cerdas Memilih Ponsel Murah Berkualitas Agar Tidak Boncos
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest