Yadea T9 Mulai Bermasalah Setelah Hampir 3 Tahun, Biaya Perbaikannya Bikin Kaget

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 17:51 WIB
Yadea T9 mulai menunjukkan sejumlah masalah setelah hampir 3 tahun dipakai harian. Simak kerusakan, biaya perbaikan, dan alasan motor listrik ini masih layak digunakan (Pinterest).
Yadea T9 mulai menunjukkan sejumlah masalah setelah hampir 3 tahun dipakai harian. Simak kerusakan, biaya perbaikan, dan alasan motor listrik ini masih layak digunakan (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Yadea T9 yang sudah digunakan hampir tiga tahun mulai menunjukkan sejumlah masalah pada beberapa komponennya. Mulai dari shockbreaker bocor, komstir berbunyi, klakson bermasalah, hingga standar tengah yang mengeluarkan suara.

Pemilik Yadea T9 tersebut membagikan kondisi motornya setelah digunakan sebagai kendaraan harian. Motor listrik ini disebut akan memasuki usia tiga tahun pada November mendatang dan selama ini digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Meski mulai mengalami beberapa gangguan, pemilik menilai Yadea T9 masih cukup layak digunakan. Apalagi, perawatan motor listrik dinilai relatif sederhana dibandingkan motor konvensional karena tidak membutuhkan penggantian oli mesin secara berkala.

Baca Juga: Yadea GT80 Dibanderol Rp29,8 Juta, Bisa Tempuh 190 Km, Benarkah Senyaman Skutik Premium?

Shockbreaker Yadea T9 Mulai Bocor

Masalah pertama yang ditemukan adalah kebocoran oli pada shockbreaker bagian depan. Seal shockbreaker terlihat mulai mengalami rembesan, bahkan oli disebut sudah menyebar hingga bagian velg dan piringan cakram.

Menurut perkiraan bengkel yang didatangi, biaya penggantian seal shockbreaker berada di kisaran Rp80 ribu untuk satu sisi. Jika kedua sisi diganti, biaya yang dibutuhkan sekitar Rp160 ribu, termasuk jasa pemasangan.

Kondisi tersebut terjadi setelah kebocoran dibiarkan cukup lama. Pemilik mengakui motor memang jarang mendapatkan perawatan karena selama ini perawatan motor listrik relatif minim.

Komstir Kembali Mengeluarkan Bunyi

Masalah berikutnya muncul pada bagian komstir. Ketika setang digerakkan, terdengar bunyi yang mengindikasikan adanya gangguan pada komponen tersebut.

Menariknya, komstir Yadea T9 sebelumnya sudah pernah diperbaiki. Komponen itu diganti setelah motor sempat tersenggol mobil hingga bagian segitiga mengalami masalah.

Namun, sekitar setahun kemudian bunyi kembali muncul. Bengkel memperkirakan biaya penggantian komstir berada di kisaran Rp180 ribu, termasuk pemasangan.

Pemilik menduga bobot motor listrik yang cukup berat bisa menjadi salah satu faktor yang membuat komponen tersebut lebih cepat mengalami keausan. Meski demikian, ia juga membuka kemungkinan kualitas komponen menjadi penyebab.

Baca Juga: Yadea T9 Cuma Rp14 Jutaan, Bisa Tempuh 100 Km, Tapi Ada Catatan Saat Nanjak

Klakson dan Standar Tengah Ikut Bermasalah

Selain bagian kaki-kaki, klakson Yadea T9 juga mulai bermasalah. Suaranya terkadang terdengar normal, tetapi pada kondisi tertentu menjadi sangat kecil.

Menurut bengkel, gangguan tersebut kemungkinan berasal dari saklar klakson yang perlu dibersihkan. Masalah lain ditemukan pada standar tengah yang menimbulkan bunyi ketika motor digunakan.

Setelah diperiksa lebih teliti, penyebabnya ternyata bukan kerusakan besar. Baut standar tengah diketahui dalam kondisi kurang kencang sehingga menimbulkan celah dan suara ketika terjadi gesekan.

Pengalaman tersebut membuat pemilik menilai kualitas perakitan atau build quality motor listrik China masih memiliki ruang untuk ditingkatkan dibandingkan sejumlah motor Jepang.

Motor Listrik Dinilai Tetap Lebih Hemat

Di tengah berbagai masalah tersebut, pemilik tetap menilai Yadea T9 memiliki keunggulan dari sisi biaya operasional. Ia mengaku hanya membutuhkan sekitar Rp50 ribu tambahan biaya listrik untuk mengisi daya motor dalam sebulan.

Jarak tempuh motor yang sebelumnya bisa mendekati 100 kilometer kini disebut sudah menurun. Dalam kondisi sekarang, jarak maksimal yang mampu ditempuh sekitar 70 kilometer. Untuk pemakaian harian, motor biasanya digunakan sejauh maksimal 50 kilometer dan cukup diisi daya sekali sehari.

Pemilik juga menemukan bengkel umum yang mampu menangani motor listrik sekaligus menyediakan suku cadang. Menurutnya, keberadaan bengkel seperti ini cukup membantu karena ketersediaan suku cadang di bengkel resmi Yadea disebut belum selalu memadai.

Penggunaan motor listrik oleh layanan transportasi seperti Grab juga dinilai menjadi tanda bahwa pasar kendaraan listrik di Indonesia berpotensi terus berkembang. Meski memiliki sejumlah kekurangan setelah hampir tiga tahun digunakan, Yadea T9 dianggap masih memberikan pengalaman menarik sebagai kendaraan harian dengan biaya operasional yang relatif rendah.

Baca Juga: Yadea T9 Diuji Harian, Tarikannya Bikin Kaget tapi Nyaman Dipakai Ngebut?

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
Yadea T9 biaya perawatan motor listrik motor listrik China Yadea motor listrik