TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM- Yadea Velux hadir sebagai motor listrik yang dirancang khusus untuk pasar ASEAN. Skutik listrik ini menawarkan desain yang dekat dengan selera konsumen Asia Tenggara, sekaligus membawa pilihan harga mulai Rp19 jutaan.
Yadea Velux tidak sekadar mengandalkan tampilan. Motor listrik ini hadir dalam beberapa varian dengan perbedaan kapasitas baterai, jarak tempuh, fitur keamanan, hingga konektivitas smartphone. Pilihan tersebut membuat konsumen bisa menyesuaikan motor dengan kebutuhan dan anggaran.
Menariknya, Yadea Velux memiliki desain yang disebut sangat mencirikan skutik ASEAN. Bentuk bodinya tajam dari bagian depan hingga belakang, bahkan desain pegangan belakang dibuat ramping. Secara visual, tampilannya mengingatkan pada beberapa skutik Jepang yang sudah familiar di Indonesia.
Baca Juga: Yadea T9 Mulai Bermasalah Setelah Hampir 3 Tahun, Biaya Perbaikannya Bikin Kaget
Desain Kompak dan Ergonomi Nyaman
Dari sektor kaki-kaki, Yadea Velux menggunakan suspensi teleskopik di bagian depan dan twin shock adjustable preload di belakang. Sistem pengeremannya sudah menggunakan cakram depan-belakang serta Combi Brake System (CBS).
Motor ini memakai ban Kenda berukuran 90/90-14 di depan dan 100/90-14 di belakang. Pola tapaknya terlihat seperti ban dual purpose, meski lebih diarahkan untuk penggunaan di jalan perkotaan.
Soal ergonomi, skutik listrik ini mempunyai tinggi jok sekitar 760 mm. Pengendara dengan tinggi 164 cm masih dapat menapak dengan cukup mudah. Dek kaki juga dibuat tidak terlalu tinggi sehingga posisi berkendara terasa natural.
Jok yang empuk menjadi nilai tambah lain. Posisi setang juga dinilai nyaman karena berada di bawah dada, sementara area belakang jok memberikan ruang yang cukup untuk bersandar.
Bagasi Belum Bisa Angkut Helm
Yadea Velux menyediakan sejumlah kompartemen penyimpanan. Salah satunya memiliki penutup dengan mekanisme magnet yang terasa cukup solid. Di dalamnya terdapat port USB Type-C untuk mengisi daya smartphone.
Namun, ruang penyimpanan tersebut belum cukup besar untuk membawa helm, baik half face maupun full face. Bagasi masih lebih cocok digunakan membawa jas hujan, sepatu, sandal, atau charger portable.
Kabar baiknya, bagasi utama dilengkapi lampu penerangan. Fitur sederhana ini cukup berguna ketika pengendara harus mengambil barang pada malam hari atau kondisi minim cahaya.
Panel instrumen digital menampilkan informasi seperti kecepatan, indikator baterai, odometer, tripmeter, indikator lampu, mode berkendara, serta peringatan ketika terjadi gangguan.
Baca Juga: Yadea Velax H Rp22,8 Juta Diuji ke Kantor, Senyaman Ini Suspensinya!
Harga Mulai Rp19 Jutaan, Range hingga 200 Km
Yadea Velux tersedia dalam beberapa pilihan. Varian entry dibanderol sekitar Rp19,1 juta. Motor ini menggunakan baterai berkapasitas 2,7 kWh dengan teknologi graphene dan menawarkan jarak tempuh sekitar 75 km dalam sekali pengisian.
Pengisian menggunakan charger portable membutuhkan waktu sekitar tujuh hingga delapan jam. Varian tersebut menjadi pilihan bagi konsumen yang lebih mengutamakan harga terjangkau dan penggunaan jarak dekat.
Sementara itu, varian high performance berada di kisaran Rp23 jutaan dan sudah menggunakan baterai lithium. Perbedaan utama tidak hanya terletak pada kapasitas baterai, tetapi juga fitur keamanan serta konektivitas.
Untuk varian Ultra, kapasitas baterainya mencapai 3,8 kWh. Motor ini menggunakan dua baterai lithium-ion terpisah yang lebih mudah diangkat karena bobotnya terbagi. Jarak tempuh yang ditawarkan bahkan diklaim dapat mencapai sekitar 200 km.
Ada GPS dan Fitur IoT
Varian yang lebih tinggi juga mendapatkan konektivitas smartphone melalui aplikasi Yadea. Pengguna dapat mengetahui lokasi kendaraan melalui GPS dan mendapatkan sejumlah fungsi pengendalian dari aplikasi.
Salah satu fitur yang menarik adalah kemampuan mematikan motor dari jarak jauh. Varian Ultra juga membawa teknologi IoT yang membuat motor dapat berinteraksi dengan perangkat pengguna.
Dengan harga mulai Rp19 jutaan hingga kisaran Rp23 jutaan untuk varian lebih tinggi, Yadea Velux menawarkan pilihan menarik di pasar motor listrik Indonesia. Konsumen tinggal menentukan prioritas, apakah membutuhkan harga murah dengan jarak 75 km atau menginginkan varian baterai lithium dengan jarak tempuh hingga ratusan kilometer.
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest