JAKARTA - Motor listrik Uwinfly T3S yang telah digunakan selama sekitar tiga tahun mulai membutuhkan sejumlah penggantian komponen. Pemilik mengaku menghabiskan sekitar Rp3 juta untuk mengganti aki, ban, jok, shockbreaker, dan beberapa komponen lain setelah motor sempat mangkrak selama enam bulan.
Aki Uwinfly T3S Drop Setelah Tempuh 8.400 Kilometer
Pemilik Uwinfly T3S mengatakan motor tersebut pertama kali dibeli sekitar 2022. Selama pemakaian hampir tiga tahun, tidak ada kerusakan signifikan pada dinamo maupun komponen utama lainnya.
Masalah utama muncul pada baterai. Setelah digunakan hingga sekitar 8.400 kilometer, enam aki motor mengalami penurunan performa dan akhirnya harus diganti.
Baca Juga: 7 HP di Bawah 1 Juta Terbaik 2025, Ada Infinix hingga ZTE yang Layak Dipilih
Motor ini menggunakan enam aki berkapasitas 12 volt 20 Ah. Menurut pemilik, masing-masing aki memiliki bobot sekitar 6 kilogram sehingga total bobot keenam aki mencapai hampir 37 kilogram.
Proses mencari aki pengganti juga menjadi tantangan karena aki dengan merek Uwinfly disebut sulit ditemukan di toko online. Pemilik akhirnya menggunakan merek lain dengan harga sekitar Rp2,4 juta termasuk ongkos kirim.
Setelah penggantian aki, motor kembali digunakan setelah sebelumnya sempat tidak beroperasi selama kurang lebih enam bulan.
Baca Juga: 10 HP 1 Jutaan Terbaik 2026, Ada Baterai 7.000 mAh hingga Layar 120 Hz
Ban dan Shockbreaker Ikut Diganti
Selain aki, pemilik juga mengganti ban Uwinfly T3S. Ban depan dan belakang kini menggunakan ukuran 120/70 ring 10 dengan merek yang sama agar tampilannya lebih serasi.
Pemilik mengingatkan calon pembeli agar memperhatikan ukuran ban ketika berbelanja secara online. Menurut pengalamannya, paket ban untuk motor bergaya Vespa kerap menawarkan kombinasi ring 10 dan ring 11, sedangkan Uwinfly T3S miliknya membutuhkan ring 10 untuk roda depan dan belakang.
Bagian jok juga mendapat pembaruan dengan bahan MBtech bergaya Vespa. Biaya bahan disebut sekitar Rp200 ribuan, sedangkan pemasangannya sekitar Rp50 ribu.
Baca Juga: 8 HP di Bawah Rp1 Juta yang Layak Dipertimbangkan, Ada Layar 120 Hz dan RAM 6 GB
Komponen lain yang mengalami kerusakan adalah shockbreaker. Pemilik menyebut bagian tersebut sudah rusak sebelum baterai mengalami drop dan kondisinya semakin terasa ketika motor digunakan berboncengan.
Bobot motor yang berat membuat shockbreaker bekerja lebih keras, terutama karena harus membawa beban aki. Karena itu, pemilik menyarankan pengguna memilih shockbreaker berkualitas jika ingin melakukan penggantian.
Motor Listrik Lebih Cocok Jadi Kendaraan Kedua
Setelah tiga tahun pemakaian, pemilik mengatakan tidak menyesal membeli Uwinfly T3S. Motor tersebut dinilai masih cocok untuk kebutuhan perjalanan jarak dekat, seperti mengantar anak sekolah, berbelanja, membeli kopi, atau bepergian santai.
Baca Juga: 5 HP di Bawah 1 Juta Terbaik 2025, Ada Redmi hingga Infinix
Namun, motor listrik ini dinilai kurang ideal untuk pengguna dengan mobilitas tinggi. Keterbatasan jarak tempuh, kecepatan, serta waktu pengisian baterai menjadi beberapa pertimbangan.
Pengisian baterai Uwinfly T3S disebut membutuhkan waktu sekitar enam jam dari kondisi kosong hingga penuh. Karena itu, pengguna yang lupa mengisi daya bisa mengalami kendala ketika membutuhkan motor secara mendadak.
Pemilik menyarankan motor listrik digunakan sebagai kendaraan kedua, terutama bagi pengguna yang sudah memiliki motor bensin sebagai kendaraan utama. Untuk perjalanan sekitar 10–20 kilometer pulang-pergi, motor ini masih dinilai cocok.
Baca Juga: Daftar HP di Bawah Rp1 Jutaan Akhir 2025, Ada yang Sudah 120 Hz dan Baterai 5.200 mAh
Sebaliknya, pengguna yang setiap hari menempuh perjalanan sekitar 30–40 kilometer atau lebih disarankan mempertimbangkan motor bensin. Menurut pengalaman pemilik, pilihan antara motor listrik dan motor bensin pada akhirnya harus disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas masing-masing.
Selama pemakaian sekitar tiga tahun, pengeluaran terbesar dalam perawatan Uwinfly T3S berasal dari penggantian aki dan sejumlah komponen pendukung. Pemilik pun menyarankan pengguna menyisihkan dana secara rutin untuk mempersiapkan biaya penggantian baterai di kemudian hari.
source: Youtube @DANIOTOMOTIF
Editor : Ais Mufida Zamzam