TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - BYD M6 DM vs Chery Tiggo 8 CSH menjadi duel menarik di tengah meningkatnya minat terhadap mobil plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) di Indonesia. Keduanya menawarkan teknologi elektrifikasi, tetapi membawa karakter yang sangat berbeda.
Perbandingan BYD M6 DM vs Chery Tiggo 8 CSH memperlihatkan dua pendekatan dalam mengembangkan mobil PHEV. BYD M6 DM mengutamakan efisiensi dan kepraktisan sebagai MPV keluarga, sedangkan Chery Tiggo 8 CSH menawarkan performa besar, kemewahan, serta postur SUV yang lebih tangguh.
Kehadiran mobil PHEV sendiri menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kekhawatiran konsumen terhadap jarak tempuh mobil listrik. Pengguna bisa berkendara menggunakan tenaga listrik untuk aktivitas harian, tetapi tetap memiliki mesin bensin ketika harus melakukan perjalanan jauh.
Baca Juga: 7 HP di Bawah 1 Juta Terbaik 2025, Ada Infinix hingga ZTE yang Layak Dipilih
Teknologi BYD DM-i Utamakan Efisiensi
BYD M6 DM disebut menjadi model pertama BYD di Indonesia yang membawa teknologi DM. Teknologi ini merupakan evolusi dari sistem dual mode yang dikembangkan BYD.
Teknologi DM-i memiliki tiga pola kerja utama. Pertama adalah EV mode, ketika mobil bergerak menggunakan energi baterai. Kedua hybrid seri, ketika mesin bensin berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan listrik. Ketiga hybrid paralel, saat mesin bensin dan motor listrik bekerja bersama untuk memberikan tenaga tambahan.
Sistem tersebut membuat motor listrik menjadi bagian utama dalam penggerak kendaraan. Mesin bensin tidak selalu menjadi sumber tenaga utama, melainkan dapat berfungsi sebagai generator ketika kondisi baterai membutuhkan suplai energi.
Dalam kondisi baterai penuh, M6 DM dapat beroperasi layaknya mobil listrik. Ketika daya baterai mulai berkurang, mesin bensin bekerja secara otomatis. Saat mobil melaju lebih cepat, sistem dapat menggabungkan tenaga mesin dan motor listrik.
BYD mengklaim M6 DM mampu mencapai jarak tempuh kombinasi hingga 1.800 kilometer. Efisiensinya bahkan disebut dapat mencapai 65 kilometer per liter dalam kondisi ideal. Klaim tersebut tentu tetap bergantung pada kondisi kendaraan, gaya berkendara, dan lingkungan pengujian.
Chery Tiggo 8 CSH Tawarkan Tenaga Lebih Besar
Di sisi lain, Chery Tiggo 8 CSH membawa filosofi berbeda. SUV PHEV ini menggunakan mesin 1,5 liter turbo dan baterai sekitar 18 kWh.
Dari sisi jarak tempuh, klaim yang disebut dalam ulasan menempatkan kemampuan listrik murni Tiggo 8 CSH sekitar 90 kilometer. Jarak tempuh kombinasi mencapai sekitar 1.300 kilometer.
Angka tersebut memang berada di bawah BYD M6 DM. Namun, Chery memberikan kompensasi melalui performa yang jauh lebih besar.
Chery Tiggo 8 CSH disebut menghasilkan tenaga hingga 341 horsepower. Angka tersebut lebih dari dua kali lipat dibandingkan BYD M6 DM yang berada di kisaran 160 horsepower.
Perbedaan tersebut membuat Tiggo 8 CSH lebih ditujukan bagi konsumen yang mengutamakan performa dan sensasi berkendara. Mesin turbo memberikan karakter yang lebih agresif dibandingkan orientasi efisiensi pada M6 DM.
Baca Juga: Uwinfly T3S Pro Seri Kedua Makin Keren, Kecepatan Tembus 70 Km/Jam
SUV Chery Lebih Jangkung
Perbedaan lainnya terlihat dari karakter bodi. BYD M6 DM merupakan MPV yang mengutamakan kepraktisan dan kenyamanan keluarga. Ground clearance-nya berada di sekitar 170 mm.
Sementara itu, Chery Tiggo 8 CSH memiliki ground clearance sekitar 207 mm. Postur yang lebih tinggi memberikan keuntungan ketika menghadapi jalan bergelombang, permukaan tidak rata, atau polisi tidur.
Masuk ke kabin, BYD M6 DM menawarkan konfigurasi yang berorientasi pada keluarga. Captain seat, ventilasi AC hingga baris belakang, serta peredaman kabin menjadi nilai tambah untuk perjalanan jarak jauh.
Chery Tiggo 8 CSH tampil lebih premium. SUV tersebut dibekali panoramic sunroof, kursi berventilasi, pintu bagasi elektrik, hingga fitur pijat untuk pengemudi. Sistem bantuan pengemudi atau ADAS juga menjadi salah satu daya tariknya.
Pilih Efisiensi atau Performa?
Duel BYD M6 DM vs Chery Tiggo 8 CSH pada akhirnya bukan sekadar mencari pemenang. Kedua kendaraan memiliki target konsumen yang berbeda.
BYD M6 DM lebih menarik bagi keluarga yang membutuhkan MPV praktis, kabin nyaman, serta efisiensi bahan bakar tinggi. Teknologi DM-i juga menawarkan fleksibilitas penggunaan tenaga listrik tanpa sepenuhnya bergantung pada fasilitas pengisian daya.
Sementara Chery Tiggo 8 CSH lebih cocok bagi konsumen yang mencari SUV premium dengan tenaga besar, ground clearance tinggi, fitur lengkap, dan karakter berkendara lebih agresif.
Dengan semakin berkembangnya teknologi PHEV di Indonesia, kedua model tersebut menunjukkan bahwa konsumen kini memiliki pilihan yang semakin beragam. Tinggal menentukan apakah efisiensi dan kepraktisan lebih penting, atau performa serta kemewahan yang menjadi prioritas.
Baca Juga: Uwinfly T3S Pro Seri Kedua Makin Keren, Kecepatan Tembus 70 Km/Jam
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest