BYD Atto 1 Rp195 Jutaan Bikin Heboh, Review Ungkap Kelebihan dan Kekurangan Mobil Listrik Murah Ini

Erlin Nur Azizah • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:55 WIB
BYD Atto 1 dibanderol mulai Rp195 juta dengan fitur lengkap, baterai hingga 380 km, dan kenyamanan yang mengungguli LCGC.
BYD Atto 1 dibanderol mulai Rp195 juta dengan fitur lengkap, baterai hingga 380 km, dan kenyamanan yang mengungguli LCGC.

 

JAKARTA - BYD Atto 1 menjadi salah satu mobil yang paling banyak dibicarakan setelah peluncurannya di GIIAS. Mobil listrik terbaru dari BYD ini menarik perhatian karena dibanderol mulai Rp195 juta, harga yang bahkan bersinggungan dengan segmen Low Cost Green Car (LCGC).

Dengan banderol tersebut, konsumen mendapatkan kendaraan listrik lengkap dengan berbagai fitur modern yang biasanya hadir pada mobil dengan harga lebih tinggi.

Varian Dynamic dijual Rp195 juta, sedangkan varian Premium dipasarkan Rp235 juta. Perbedaan harga tersebut membawa sejumlah tambahan fitur dan kapasitas baterai yang lebih besar pada varian tertinggi.

Baca Juga: MG S5 EV dan 4 SUV Listrik Baru Siap Tantang BYD Atto 3, Ada yang Range 516 Km

Dalam pengujian yang dilakukan kanal otomotif Motomobi, BYD Atto 1 menawarkan kombinasi harga kompetitif, kenyamanan berkendara, dan efisiensi yang cukup menarik untuk pasar mobil listrik Indonesia.

Spesifikasi dan Fitur BYD Atto 1 Jadi Daya Tarik Utama

Salah satu alasan mengapa BYD Atto 1 ramai diperbincangkan adalah kombinasi spesifikasi dan harga yang ditawarkan.

Secara desain, mobil ini memiliki tampilan futuristis dengan garis bodi tegas dan lampu LED lengkap dengan Daytime Running Light (DRL). Desainnya bahkan disebut memiliki kemiripan dengan mobil sport premium, meski dalam dimensi yang lebih kompak.

Baca Juga: BYD Atto 1 vs Chery QQ EV: Mana Mobil Listrik Murah Rp200 Jutaan Terbaik?

BYD Atto 1 Dynamic menggunakan baterai berkapasitas 30,08 kWh dengan klaim jarak tempuh sekitar 300 kilometer.

Sementara itu, varian Premium dibekali baterai 38,88 kWh yang mampu menempuh hingga 380 kilometer dalam sekali pengisian.

Keduanya menggunakan motor listrik bertenaga 74 hp atau 55 kW dengan torsi maksimum 135 Nm yang disalurkan ke roda depan melalui transmisi single-speed.

Baca Juga: Penjualan Mobil Listrik Terlaris Semester I 2026: Jaecoo J5 EV Salip BYD Atto 3, Pasar EV Makin Berubah

Untuk pengisian daya, mobil ini sudah mendukung AC Charging hingga 6,6 kW. Pada pengisian cepat DC Charging, varian Dynamic mendukung hingga 30 kW, sedangkan Premium mencapai 40 kW.

Fitur modern lain yang menjadi nilai tambah antara lain NFC Card Key, Android Auto, Apple CarPlay, Vehicle to Load (V2L), kamera parkir, cruise control, serta berbagai aplikasi hiburan yang bisa diakses melalui layar tengah.

Perbedaan Varian Dynamic dan Premium Cukup Signifikan

Meski tampilan luar kedua varian hampir identik, perbedaan fitur di kabin cukup terasa.

Baca Juga: Mobil Listrik di Bawah Rp300 Juta, Komparasi BYD Atto 1, Geely EX2 Max, dan Jaecoo J5 EV, Mana Paling Cocok?

Varian Premium mendapatkan jok berlapis kulit sintetis dengan pengaturan elektrik enam arah. Mobil ini juga dilengkapi wireless charger dan setir berlapis kulit yang terasa lebih premium saat digunakan.

Sebaliknya, varian Dynamic masih menggunakan jok berbahan fabric dengan pengaturan manual.

Pada sektor kemudi, varian Premium sudah mendukung pengaturan tilt dan telescopic, sedangkan Dynamic hanya mendapatkan tilt steering.

Baca Juga: Promo BYD Juli 2026 Bikin Kaget, Atto 3, M6 hingga Sealion 7 Dapat DP 15 Persen dan Cashback

Menurut pengujian Motomobi, posisi duduk pengemudi pada varian Premium terasa nyaman dan ergonomis. Kabinnya juga tergolong lega untuk ukuran mobil listrik kompak dengan panjang 3.925 mm dan wheelbase mencapai 2,5 meter.

Penumpang belakang masih mendapatkan ruang kaki yang memadai untuk orang dewasa dengan tinggi badan sekitar 174 cm.

Meski sebagian besar material dashboard menggunakan plastik keras, hal tersebut dinilai masih wajar mengingat harga mobil berada di kisaran Rp200 jutaan.

Baca Juga: 5 Mobil Listrik Termurah 2026 Mulai Rp178 Juta, BYD Atto 1 hingga GAC Aion UT Masuk Daftar

Kenyamanan Berkendara Jadi Nilai Lebih, Performa Bukan Prioritas

Dalam pengujian jalan, salah satu keunggulan terbesar BYD Atto 1 adalah kenyamanan suspensi.

Mobil ini dinilai jauh lebih nyaman dibandingkan rata-rata LCGC yang beredar di Indonesia. Kehadiran baterai di lantai kendaraan membuat titik gravitasi lebih rendah sehingga mobil terasa lebih stabil saat melaju.

"Suspensinya enak dan lumayan stabil. Karena baterai ada di bawah, mobil terasa lebih mantap dibanding mobil kecil pada umumnya," ungkap reviewer Motomobi.

Baca Juga: 5 Mobil Listrik Termurah 2026 Mulai Rp178 Juta, BYD Atto 1 hingga GAC Aion UT Masuk Daftar

Kabin juga dinilai cukup kedap untuk kelas harganya. Minimnya getaran khas mesin pembakaran membuat pengalaman berkendara terasa lebih halus.

Namun, performa bukan menjadi fokus utama mobil ini. Dalam pengujian akselerasi, BYD Atto 1 mencatat waktu 0-100 km/jam sekitar 14,12 detik.

Angka tersebut memang tidak tergolong cepat. Meski demikian, tenaga yang tersedia dianggap cukup untuk penggunaan harian di dalam kota.

Baca Juga: Tes Jarak Tempuh JAECOO J5 EV vs BYD Atto 3, Hasilnya Bikin Kaget, Siapa Paling Irit?

Efisiensi energi juga menjadi salah satu keunggulan. Konsumsi listrik yang tercatat berada di kisaran 10 kWh per 100 kilometer atau mendekati klaim efisiensi yang diberikan pabrikan.

Dengan harga mulai Rp195 juta, fitur lengkap, serta kenyamanan berkendara yang baik, BYD Atto 1 berpotensi menjadi salah satu mobil listrik paling menarik di segmen entry level Indonesia.

Meski performanya tidak istimewa, kombinasi harga dan teknologi yang ditawarkan membuat mobil ini menjadi alternatif kuat bagi konsumen yang sebelumnya mempertimbangkan mobil LCGC konvensional.

Baca Juga: 10 Mobil Listrik Terlaris Mei 2026: Jaecoo J5 EV Tak Tergeser, BYD Atto 1 Hilang dari 10 Besar

Course: Youtube @motomobitv

Editor : Erlin Nur Azizah
#BYDAtto1 #ReviewBYDAtto1 #Mobillistrikmurah #HargaBYDAtto1 #MobillistrikRp195juta