BYD M6 DM-i Bawa Teknologi Hybrid, Bisa Ngecas dan Isi Bensin Sekaligus

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:01 WIB
BYD M6 DM-i hadir dengan teknologi plug-in hybrid yang bisa dicas dan diisi bensin. Simak teknologi, performa, baterai, hingga perubahan interiornya (Pinterest).
BYD M6 DM-i hadir dengan teknologi plug-in hybrid yang bisa dicas dan diisi bensin. Simak teknologi, performa, baterai, hingga perubahan interiornya (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - BYD M6 DM-i menjadi langkah baru BYD untuk memperluas pasar mobil elektrifikasi di Indonesia. Jika sebelumnya BYD lebih dikenal dengan jajaran mobil listrik murni, kini pabrikan asal China tersebut mulai membawa teknologi hybrid atau yang mereka sebut Dual Mode Intelligent (DM-i).

BYD M6 DM-i menarik perhatian karena menawarkan konsep plug-in hybrid yang memungkinkan mobil mendapatkan energi dari baterai sekaligus bahan bakar bensin. Langkah ini dinilai relevan untuk pasar Indonesia yang belum sepenuhnya siap beralih ke mobil listrik murni. Dalam versi yang diperkenalkan, mobil tetap mempertahankan format MPV tujuh penumpang seperti M6 listrik.

Teknologi hybrid tersebut menggunakan mesin bensin 1.500 cc empat silinder dengan rasio kompresi tinggi. Berdasarkan spesifikasi yang dirujuk dalam ulasan, rasio kompresinya mencapai 16:1, tetapi mesin tersebut tetap dapat menggunakan bahan bakar minimal RON 92.

Baca Juga: 7 HP Gaming 1 Jutaan Terbaik 2026, Ada yang Disebut Monster Performa

Baterai Belasan kWh, Bisa Fast Charging

Salah satu komponen penting pada BYD M6 DM-i adalah baterai Blade Battery dengan kapasitas belasan kWh. Mobil juga memiliki tangki bahan bakar berkapasitas 52 liter.

Untuk pengisian daya AC, kecepatannya mencapai 6,6 kW dan membutuhkan sekitar lima hingga enam jam untuk mengisi baterai dari kosong hingga penuh. Sementara itu, pengisian DC fast charging dari 10 hingga 80 persen disebut hanya membutuhkan sekitar 30 menit.

Teknologi DM-i menawarkan tiga pola kerja. Pertama, full EV, ketika roda digerakkan sepenuhnya menggunakan motor listrik. Kedua, series hybrid, ketika mesin menghasilkan energi yang kemudian disalurkan melalui baterai untuk menggerakkan motor listrik. Ketiga, parallel hybrid, ketika mesin dan baterai sama-sama memberikan tenaga ke roda.

Berdasarkan spesifikasi model yang dirujuk dari luar Indonesia, sistem tersebut berpotensi menghasilkan tenaga gabungan hingga 300 HP dan torsi 490 Nm. Akselerasi 0-100 kilometer per jam diklaim dapat mencapai sekitar 7,9 detik. Namun, angka tersebut berasal dari acuan spesifikasi luar negeri dan belum dapat dijadikan spesifikasi final untuk pasar Indonesia.

Tampilan Tidak Banyak Berubah

Dari sisi eksterior, perbedaan M6 DM-i dengan versi listrik murni terbilang minim. Bagian fascia depan mendapatkan perubahan pada grille, sementara bentuk lampu masih serupa.

M6 DM-i juga mendapatkan cladding hitam pada beberapa bagian bodi sehingga membawa embel-embel Cross. Profil samping pada dasarnya masih mempertahankan desain M6 EV, begitu pula dengan bentuk lampu belakang yang tetap menggunakan teknologi LED.

Salah satu perubahan penting terdapat pada bagian samping. Sisi kanan digunakan untuk port pengisian listrik, sedangkan sisi kiri menjadi tempat pengisian bahan bakar. Spion juga sudah dibekali kamera yang mendukung sistem kamera 360 derajat serta welcome light.

Baca Juga: 10 HP Gaming 1 Jutaan Terbaik Juli 2026, Ada yang Punya Layar 120 Hz

Interior Lebih Modern dari M6 EV

Masuk ke kabin, perubahan paling kentara terdapat pada posisi tuas transmisi. Jika pada M6 listrik tuas transmisi berada di konsol tengah, pada versi DM-i posisinya berpindah ke kolom setir sebelah kanan.

Speedometer juga sudah menggunakan panel digital penuh berwarna. Perubahan tersebut membuat interior M6 DM-i terlihat lebih modern dibandingkan M6 EV yang masih menggunakan instrumen dengan elemen analog pada varian tertentu.

Untuk penumpang belakang, baris kedua masih menawarkan konfigurasi tiga penumpang. Akses menuju baris ketiga menggunakan mekanisme one-touch tumble. Namun, ruang kaki dan kepala baris ketiga dinilai tidak terlalu luas sehingga lebih cocok untuk perjalanan dalam kota.

Meski begitu, sirkulasi AC tetap tersedia hingga baris ketiga. Terdapat pula cup holder, soket 12 volt, serta kompartemen penyimpanan. Kursi baris ketiga dapat dilipat rata untuk memperbesar kapasitas bagasi.

Belum Jadi Spesifikasi Final Indonesia

BYD M6 DM-i yang diperlihatkan dalam ulasan tersebut belum dapat dijadikan patokan final untuk unit yang nantinya dipasarkan di Indonesia. Saat video dibuat, BYD masih memperkenalkan teknologi hybrid DM-i dan belum mengumumkan secara lengkap varian, fitur, maupun spesifikasi resmi untuk pasar Indonesia.

Namun, kehadiran teknologi ini menunjukkan BYD mulai memperluas strategi elektrifikasinya. Selain DM-i, BYD juga memperkenalkan teknologi DM Power untuk performa dan DM-O untuk kendaraan berkemampuan off-road.

Jika nantinya BYD M6 DM-i resmi dijual di Indonesia, kombinasi kemampuan mengisi daya listrik sekaligus menggunakan bensin berpotensi menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang masih ragu beralih sepenuhnya ke mobil listrik.

Baca Juga: 10 HP Gaming 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Ada yang Bawa Baterai 6.500 mAh

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
plug-in hybrid BYD M6 DM-i mobil listrik BYD M6 mobil hybrid