TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Samsung Galaxy A57 kembali menjadi sorotan setelah dibandingkan langsung dengan pendahulunya, Galaxy A56. Meski membawa sejumlah peningkatan, smartphone kelas menengah tersebut dinilai belum memberikan lompatan besar pada performa, kamera, maupun baterai. Upgrade yang paling terasa justru datang dari desain dan kenyamanan penggunaan.
Dalam sebuah ulasan, Galaxy A57 disebut memang lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Namun, peningkatan itu dianggap kurang menggairahkan karena sebagian besar sektor utama masih terasa mirip dengan Galaxy A56. Kondisi tersebut memunculkan kesan Samsung terlalu nyaman dengan posisi Galaxy A5 Series yang selama ini memiliki banyak penggemar.
Baca Juga: Rekomendasi HP Flagship Killer Terbaik 2026: Murahnya Enggak Ngotak, Spek Dewa Banget!
Galaxy A57 Lebih Tipis dan Ringan
Perubahan paling jelas pada Samsung Galaxy A57 terlihat dari bodinya. Bobotnya kini 180 gram, atau sekitar 10 persen lebih ringan dibanding Galaxy A56. Ketebalannya juga menyusut menjadi 6,9 milimeter, sekitar 0,5 milimeter lebih tipis.
Material premium tetap dipertahankan. Bagian depan dan belakang menggunakan Gorilla Glass Victus Plus, sementara frame berbahan aluminium. Ketahanan air juga meningkat dengan sertifikasi IP68, dibanding IP67 pada A56.
Kombinasi bodi lebih ringan dan tipis membuat Galaxy A57 terasa lebih nyaman ketika digenggam. Bezel layar juga dibuat lebih tipis sehingga tampilannya terlihat lebih modern. Desain modul kamera turut mengalami perubahan dengan tampilan yang disebut terinspirasi dari lini flagship Samsung.
Di sektor konektivitas, Galaxy A57 membawa Bluetooth 6 dan Wi-Fi 6E yang mendukung frekuensi 6 GHz. Namun, port USB Type-C masih berada pada standar 2.0 dan perangkat tetap tidak menyediakan slot microSD.
Performa Naik, tetapi Belum Istimewa
Samsung Galaxy A57 menggunakan Exynos 1680, sementara Galaxy A56 memakai Exynos 1580. Meski namanya menunjukkan generasi berbeda, konfigurasi core kedua chipset tersebut dinilai tidak mengalami perubahan teknologi yang signifikan.
Hasil benchmark memang menunjukkan Galaxy A57 lebih unggul, terutama pada performa multi-core. Namun, peningkatan tersebut belum sepenuhnya terasa saat bermain game. Mobile Legends masih belum stabil untuk mencapai 120 fps, sedangkan game berat seperti Genshin Impact hanya berada di kisaran 40 fps pada pengaturan medium.
Suhu perangkat juga menjadi perhatian. Saat digunakan dalam adegan game berat, temperatur disebut bisa mencapai 47-48 derajat Celsius. Samsung memang meningkatkan sistem pendinginan hingga 13 persen, tetapi peningkatan tersebut belum memberikan dampak besar terhadap suhu maupun performa gaming.
Baca Juga: Resep Egg Foo Young ala Devina Hermawan, Renyah di Luar dan Lembut di Dalam
Kamera dan Baterai Masih Mirip A56
Untuk kamera, Galaxy A57 masih membawa konfigurasi yang sama, yakni kamera utama 50 MP, ultrawide 13 MP, dan makro 5 MP. Tidak ada kamera telephoto. Karakter foto juga disebut masih serupa dengan Galaxy A56, dengan warna cerah, detail cukup baik, tetapi cenderung flat.
Peningkatan lebih terasa pada sistem zoom ketika merekam video. Transisinya menjadi lebih mulus dibanding A56. Kamera selfie juga dinilai mampu menghasilkan video 4K 30 fps dengan dynamic range, detail, dan stabilisasi yang baik.
Baterai tetap berkapasitas 5.000 mAh. Pengisian daya mendukung 45W, dengan pengisian mencapai sekitar 64 persen dalam 30 menit dan 79 persen dalam 40 menit sebelum melambat hingga penuh sekitar 1 jam 10 menit.
Harga Jadi Penentu
Perbedaan Galaxy A57 dan A56 akhirnya sangat bergantung pada harga. A56 disebut berada di kisaran Rp5,9 juta untuk varian 8/256 GB, sedangkan Galaxy A57 di pasaran berada sekitar Rp6,8 juta hingga Rp7 juta.
Selisih sekitar Rp1 juta dianggap masih masuk akal jika konsumen mengutamakan desain lebih tipis, bobot ringan, dan tampilan yang lebih modern. Namun, harga resmi yang bisa mencapai sekitar Rp8,3 juta dinilai terlalu mahal karena sudah mendekati perangkat yang menawarkan spesifikasi kelas lebih tinggi.
Kesimpulannya, Samsung Galaxy A57 tetap menjadi pilihan aman bagi konsumen yang memang menginginkan HP Samsung kelas menengah. Namun, bagi pembeli yang mengejar peningkatan performa dan fitur secara signifikan, Galaxy A57 dinilai belum memberikan alasan kuat untuk melakukan upgrade dari Galaxy A56.
Baca Juga: Sapi Lada Hitam Empuk dan Juicy, Ternyata Rahasianya Ada di Chiller
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest