Samsung Galaxy S26 Ultra Setelah 1 Bulan Dipakai: Ada Fitur Killer, tapi Harga Bikin Geregetan

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:20 WIB
Samsung Galaxy S26 Ultra dipakai 1 bulan dan punya Privacy Display inovatif. Namun, kualitas layar dan harga pasarnya menyimpan kejutan (Pinterest).
Samsung Galaxy S26 Ultra dipakai 1 bulan dan punya Privacy Display inovatif. Namun, kualitas layar dan harga pasarnya menyimpan kejutan (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM- Samsung Galaxy S26 Ultra menjadi salah satu flagship yang menarik perhatian setelah digunakan selama satu bulan dalam berbagai aktivitas. Dari tracking di tengah hujan, berburu foto, hingga penggunaan harian, ponsel ini dinilai punya inovasi yang sulit ditemukan di perangkat lain. Namun, pengalaman pemakaian tersebut juga menemukan sejumlah kompromi, terutama pada kualitas layar dan harga.

Fitur yang paling menonjol adalah Privacy Display, teknologi yang membuat tampilan layar menjadi samar ketika dilihat dari sudut tertentu. Fitur ini dirancang untuk menjaga privasi pengguna ketika berada di tempat umum, sehingga orang di sekitar tidak mudah melihat isi layar.

Baca Juga: Resep Udang Asam Manis ala Restoran, Rahasia Saus dan Udang Tak Alot Terungkap

Privacy Display Jadi Fitur Andalan

Privacy Display dapat diaktifkan atau dimatikan secara manual. Pengguna bahkan bisa mengaturnya melalui shortcut dengan menekan tombol power dua kali. Samsung juga memberikan pengaturan yang lebih spesifik sehingga fitur tersebut dapat otomatis aktif ketika membuka aplikasi tertentu.

Aplikasi sensitif seperti layanan perbankan, percakapan, investasi, hingga media sosial dapat dipilih agar Privacy Display aktif secara otomatis. Bahkan, pengguna bisa mengatur bagian tertentu saja yang dibuat lebih gelap, misalnya notifikasi yang muncul ketika sedang menunjukkan foto atau video kepada orang lain.

Pengaturan privasi juga dapat diterapkan pada bagian PIN di lock screen. Menariknya, teknologi tersebut bukan sekadar lapisan tambahan seperti privacy screen protector. Layar Samsung Galaxy S26 Ultra menggunakan teknologi dengan dua karakteristik sudut pandang. Ketika Privacy Display aktif, bagian yang memiliki viewing angle lebar dimatikan sehingga tampilan hanya optimal bagi pengguna yang melihat layar dari posisi lurus.

Ada Kompromi pada Kualitas Layar

Meski terdengar sebagai inovasi besar, Privacy Display ternyata memiliki konsekuensi. Pengguna yang tidak membutuhkan fitur privasi tersebut tetap akan merasakan perbedaan pada karakter layar.

Dalam penggunaan normal ketika Privacy Display dimatikan, viewing angle Galaxy S26 Ultra disebut belum sebaik Galaxy S25 Ultra. Layar generasi sebelumnya juga dinilai terlihat lebih bening ketika dilihat dari sudut sempit.

Brightness Galaxy S26 Ultra tetap tinggi, tetapi disebut belum maksimal dibanding pendahulunya. Lapisan anti-reflektifnya juga memiliki karakter berbeda. Artinya, teknologi Privacy Display memberikan kemampuan baru, tetapi tetap ada kompromi yang harus diterima pengguna.

Baca Juga: HP Samsung Terbaru Pertengahan 2026, dari Galaxy A hingga Z Fold 7

Harga Galaxy S26 Ultra Jadi Sorotan

Selain layar, harga menjadi bagian yang cukup mengganjal. Harga peluncuran Samsung Galaxy S26 Ultra yang dipublikasikan sebelumnya ternyata berkaitan dengan strategi promo berupa free memory upgrade.

Dalam skema tersebut, pembeli varian 512 GB seharga Rp27,5 juta mendapatkan kapasitas 1 TB. Sementara pembeli varian 256 GB seharga Rp24,5 juta memperoleh varian 512 GB. Sekilas, promo tersebut terlihat menguntungkan karena konsumen mendapatkan kapasitas penyimpanan lebih besar tanpa membayar harga normalnya.

Namun, setelah sekitar satu bulan, harga di toko online justru membuat promo tersebut terlihat kurang menarik. Varian 512 GB disebut sudah tersedia di kisaran Rp23,4 juta atau Rp23 jutaan. Harga tersebut bahkan lebih rendah daripada harga promo Rp24,5 juta untuk varian 256 GB yang mendapatkan upgrade ke 512 GB.

Dengan voucher, harga yang tersedia secara online bahkan disebut bisa turun hingga sekitar Rp22 juta. Kondisi ini membuat calon pembeli perlu lebih cermat membandingkan harga sebelum memutuskan membeli Galaxy S26 Ultra.

Layak Dibeli?

Samsung Galaxy S26 Ultra tetap memiliki daya tarik kuat berkat Privacy Display yang menjadi inovasi utama dan sulit ditiru hanya dengan pembaruan software. Namun, pengguna harus memahami bahwa teknologi tersebut membawa kompromi pada viewing angle dan karakter layar.

Di sisi lain, perubahan harga yang cukup cepat membuat calon pembeli sebaiknya tidak hanya terpaku pada harga peluncuran atau promo resmi. Membandingkan harga pasar dan voucher dapat menjadi langkah penting agar mendapatkan penawaran yang lebih menguntungkan.

Dengan demikian, pengalaman satu bulan menunjukkan Galaxy S26 Ultra bukan sekadar flagship dengan fitur baru, tetapi juga perangkat yang menuntut pengguna memahami kompromi teknologi dan strategi harganya sebelum membeli.

Baca Juga: 7 HP Samsung RAM 8/256 GB Terbaik 2026, Mana yang Paling Worth It?

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
privacy display harga Galaxy S26 Ultra flagship Samsung samsung Samsung Galaxy S26 Ultra