Dongfeng Nami 01 EV Bakal Guncang Indonesia? Harga Cuma Rp134 Jutaan

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:55 WIB
Dongfeng Nami 01 EV menawarkan jarak tempuh 430 km dan harga Rp134 jutaan di China. Jika masuk Indonesia, siap menantang Binguo EV dan BYD (Pinterest).
Dongfeng Nami 01 EV menawarkan jarak tempuh 430 km dan harga Rp134 jutaan di China. Jika masuk Indonesia, siap menantang Binguo EV dan BYD (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Dongfeng Nami 01 EV mulai mencuri perhatian di tengah persaingan mobil listrik entry level yang semakin ketat. Mobil listrik asal China ini menawarkan desain modern, fitur melimpah, serta jarak tempuh hingga 430 kilometer dengan harga yang sangat kompetitif di pasar China.

Kehadiran Dongfeng Nami 01 EV dinilai berpotensi menjadi penantang baru bagi mobil listrik murah seperti BYD Seagull dan Wuling Binguo EV. Apalagi, harga model terbaru Nami 01 disebut mulai 59.800 yuan atau sekitar Rp134 jutaan untuk varian entry level.

Meski demikian, Dongfeng Nami 01 EV hingga kini belum resmi dipasarkan di Indonesia. Namun, peluang kehadirannya cukup terbuka mengingat Dongfeng sudah memiliki aktivitas bisnis di sejumlah negara Asia dan ASEAN.

Baca Juga: Samsung Galaxy A57 Dinilai Terlalu Nyaman, Upgrade dari A56 Bikin Penasaran

Desain Kompak dengan Tampilan Modern

Nami 01 dirancang sebagai mobil listrik perkotaan. Dimensinya memiliki panjang sekitar 4.020-4.030 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.570 mm, serta wheelbase 2.660 mm.

Desain eksteriornya mengusung bentuk membulat dengan lampu utama model split dan DRL memanjang. Grille depan dibuat tertutup seperti mobil listrik pada umumnya, sementara bagian bawah menggunakan intake hitam bergaya mesh.

Pada sisi samping terdapat floating roof effect dan handle pintu tersembunyi pada varian tertentu. Pilihan pelek tersedia dalam ukuran 16 dan 17 inci. Beberapa trim bahkan sudah menggunakan pintu frameless.

Pilihan warna dual tone turut membuat tampilan Nami 01 terlihat atraktif. Warna seperti hijau-putih, ungu-putih, merah-putih, hingga pink-putih membuatnya menyasar konsumen perkotaan yang menginginkan mobil listrik dengan desain berbeda.

Kabin Minimalis dan Fitur Melimpah

Masuk ke interior, Nami 01 mengandalkan konsep minimalis dengan panel instrumen digital 5 inci dan layar infotainment floating berukuran 12,8 inci.

Sistem hiburannya mendukung perintah suara, konektivitas smartphone, pembaruan software melalui OTA, serta kendali kendaraan menggunakan aplikasi. Pada varian tertinggi, kursi depan juga sudah dilengkapi pengaturan elektrik dan memori.

Kapasitas bagasinya mencapai 326 liter. Ketika kursi belakang dilipat rata, ruang penyimpanan dapat berkembang hingga 945 liter.

Fitur lain yang tersedia antara lain wireless charging, ambient lighting, dan pad mode pada model terbaru. Berbagai kelengkapan tersebut membuat Nami 01 tidak hanya mengandalkan harga murah untuk menarik konsumen.

Baca Juga: Mobil Listrik 300 Juta di GIIAS: 6 Pilihan Menarik, Ada yang Cuma Rp100 Jutaan

Jarak Tempuh hingga 430 Kilometer

Dari sisi performa, Nami 01 menggunakan motor listrik permanent magnet synchronous di bagian depan. Motor tersebut menghasilkan tenaga 70 kW atau sekitar 95 horsepower dengan torsi maksimum 160 Nm.

Kecepatan maksimumnya mencapai 140 km/jam. Konsumen dapat memilih dua kapasitas baterai, yakni 31,45 kWh dengan jarak tempuh hingga 330 kilometer berdasarkan standar CLTC dan baterai 42,3 kWh yang mampu mencapai 430 kilometer.

Untuk pengisian cepat, sistem DC fast charging memungkinkan baterai terisi dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit. Mobil ini juga mendukung teknologi Vehicle-to-Load (V2L), sehingga baterainya dapat digunakan sebagai sumber listrik portabel.

Berpotensi Jadi Penantang Binguo EV

Saat pertama diluncurkan di China pada 2024, Nami 01 ditawarkan dengan harga sekitar 74.800-104.800 yuan. Pada model 2026, harganya menjadi lebih agresif, mulai 59.800 yuan.

Jika nantinya masuk Indonesia, mobil listrik ini berpotensi bersaing di kelas city car EV bersama Wuling Binguo EV dan BYD Seagull. Namun, harga di Indonesia tentu akan dipengaruhi pajak, biaya distribusi, serta strategi harga dari distributor.

Tantangan lain adalah jaringan servis dan ketersediaan suku cadang. Meski begitu, perkembangan infrastruktur charging dan meningkatnya minat masyarakat terhadap mobil listrik membuat peluang Nami 01 untuk masuk pasar Indonesia cukup menarik.

Jika benar dipasarkan dengan harga kompetitif, Dongfeng Nami 01 berpotensi menjadi salah satu pemain yang membuat persaingan mobil listrik murah di Indonesia semakin sengit.

Baca Juga: Jaecoo J5 EV Kuasai 24 Persen Pasar Mobil Listrik, Apa Rahasianya?

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
Dongfeng Nami 01 EV Wuling Binguo EV Mobil listrik Murah BYD Seagull mobil listrik china