JEMBER - Membeli motor bekas bisa menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan dengan harga lebih terjangkau. Namun, calon pembeli perlu lebih teliti agar tidak mendapatkan motor dengan kondisi buruk atau justru harus mengeluarkan biaya besar untuk perbaikan.
Melalui video di kanal John Motor, terdapat 10 tips yang bisa dilakukan sebelum memutuskan membeli motor bekas. Pemeriksaan tidak hanya dilakukan pada bagian luar, tetapi juga mencakup mesin, kelistrikan hingga rangka kendaraan.
1. Periksa nomor rangka dan mesin
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin motor dengan data yang tercantum pada STNK atau BPKB. Kesamaan nomor tersebut belum cukup. Calon pembeli juga perlu memastikan nomor rangka dan mesin terlihat asli.
Nomor yang tampak seperti hasil ketokan ulang patut dicurigai. Pasalnya, nomor rangka dan mesin pada kendaraan bermasalah dapat diubah untuk menyamarkan identitas asli motor.
2. Cek kondisi fisik
Periksa seluruh bagian bodi, spion, baut dan komponen yang menempel pada motor. Perhatikan apakah terdapat banyak goresan, bagian retak, pecah atau bekas perbaikan.
Semakin lengkap dan terawat komponen bawaan motor, semakin baik kondisi kendaraan yang akan dibeli.
Baca Juga: Rekomendasi Jenis Ikan Hias yang Cocok Dicampur dalam Satu Akuarium Tanpa Risiko Saling Serang
3. Periksa kondisi oli
Oli mesin juga perlu diperiksa. Jangan hanya melihat apakah oli masih tersedia, tetapi perhatikan jumlahnya.
Oli yang terlalu banyak dapat membuat suara mesin terdengar lebih halus sehingga berpotensi menutupi suara kasar dari mesin. Karena itu, pemeriksaan oli sebaiknya dilakukan dengan teliti.
4. Cek speedometer
Pastikan speedometer tidak mengalami keretakan atau menunjukkan tanda-tanda pernah dibongkar. Perhatikan pula jumlah kilometer yang sudah ditempuh.
Motor dengan jarak tempuh lebih dari 50.000 kilometer berpotensi membutuhkan penggantian sejumlah komponen mesin. Kondisi tersebut tentu perlu dipertimbangkan karena dapat menambah biaya setelah pembelian.
5. Hidupkan mesin
Calon pembeli sebaiknya mencoba menyalakan mesin secara langsung. Perhatikan apakah motor mudah dihidupkan menggunakan starter maupun cara lainnya.
Mesin yang kondisinya baik seharusnya dapat menyala dan mencapai putaran mesin normal. Dengarkan pula apakah muncul suara kasar atau bunyi tidak wajar dari dalam mesin.
Bagian knalpot juga perlu diperiksa. Jika terdapat tanda hitam atau asap yang tidak normal, kondisi mesin perlu dicermati lebih lanjut.
Baca Juga: Rekomendasi Jenis Ikan Hias yang Cocok Dicampur dalam Satu Akuarium Tanpa Risiko Saling Serang
6. Periksa perpindahan gigi
Untuk motor bertransmisi manual, coba jalankan kendaraan dan rasakan perpindahan setiap gigi. Jika perpindahan gigi terasa sulit atau tidak normal, hal tersebut bisa menjadi tanda adanya masalah pada sistem kopling.
7. Cek kebocoran mesin
Lihat bagian mesin secara menyeluruh untuk memastikan tidak terdapat rembesan atau kebocoran oli. Mesin yang terlihat basah akibat oli perlu diperiksa lebih lanjut agar calon pembeli mengetahui sumber masalah dan potensi biaya perbaikannya.
8. Periksa kelistrikan
Seluruh komponen kelistrikan juga harus dipastikan berfungsi. Periksa lampu depan, lampu sein, lampu rem, klakson, lampu speedometer hingga electric starter.
Jika seluruhnya bekerja dengan normal, calon pembeli dapat memastikan tidak ada masalah kelistrikan yang terlihat pada komponen-komponen tersebut.
9. Periksa rangka dan sasis
Rangka dan sasis menjadi bagian penting yang tidak boleh dilewatkan. Pastikan roda depan dan belakang berada dalam posisi lurus serta tidak terdapat indikasi rangka bengkok.
Saat melakukan test ride, perhatikan kestabilan motor ketika dikendarai dan direm. Kondisi tersebut dapat membantu mendeteksi kemungkinan masalah pada sasis, poros maupun sistem kemudi.
Baca Juga: Panduan Memilih Ikan Hias yang Cocok Dicampur dalam Satu Akuarium untuk Komunitas Damai
10. Lakukan test ride
Terakhir, mintalah izin kepada penjual untuk mencoba motor secara langsung. Test ride dapat membantu calon pembeli merasakan performa kendaraan, mulai dari tarikan, perpindahan gigi hingga kemampuan motor mencapai kecepatan tertentu.
Dengan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, calon pembeli memiliki peluang lebih besar mendapatkan motor bekas yang kondisinya masih layak dan sesuai dengan anggaran.
Editor : Ahmad Fadhil Gusnaashir