TRENGGALEK - Mazda menghadirkan kejutan di pasar kendaraan listrik Indonesia dengan memperkenalkan Mazda 6e Fastback. Di tengah tren pasar otomotif tanah air yang didominasi oleh mobil listrik berjenis SUV dan MPV, kendaraan baru ini hadir sebagai satu-satunya fastback listrik berjarak tempuh jauh yang mengusung sistem penggerak roda belakang (Rear-Wheel Drive/RWD).
Secara dimensi, Mazda 6e Fastback memiliki panjang mencapai 4,9 meter. Ukuran ini tercatat lebih panjang ketimbang lini sedan Mazda 6 generasi terdahulu, sehingga memberikan proporsi bodi yang bongsor dan terkesan mewah setara sedan full-size.
Sesuai identitasnya sebagai kendaraan fastback, pintu bagasi belakang terintegrasi langsung dengan kaca. Mekanisme bukaan yang lebar ini memberikan kemudahan dan kepraktisan ekstra bagi pengguna saat memasukkan maupun mengakses barang di ruang bagasi. Di area belakang, pabrikan juga menyematkan electric active spoiler yang dapat membuka atau menutup secara otomatis untuk mengoptimalkan aerodinamika saat melaju dalam kecepatan tinggi.
Bahasa desain Kodo khas Mazda tetap dipertahankan pada bodi kendaraan ini. Pada fasia depan, area yang umumnya diisi oleh grill radiator digantikan oleh panel bertekstur serta logo Mazda yang terintegrasi secara halus. Profil sampingnya tampak rapi berkat penggunaan gagang pintu model flush atau hidden, pelek aerodinamis berukuran 19 inci dengan profil ban 245/45, serta aksen garnish yang memanjang hingga ke area belakang.
Masuk ke dalam kabin, interior Mazda 6e Fastback dilapisi kombinasi material suede berwarna cokelat dan bahan kulit soft-touch. Sektor kemudi dilengkapi setir berdesain flat-bottom khas Mazda serta sistem pemantau pengemudi (Driver Monitoring System). Di balik roda kemudi, terdapat panel instrumen digital berukuran 10,26 inci yang didukung Head-Up Display (HUD) berteknologi Augmented Reality (AR).
Sistem hiburan utama dipusatkan pada layar sentuh berukuran 14,6 inci yang mengontrol hampir seluruh fungsi kendaraan, termasuk pengaturan spion, kaca, mode berkendara, hingga bukaan sunroof. Fitur interior lainnya mencakup pengisi daya nirkabel (wireless charging), ambient lighting, sistem audio Sony dengan 14 speaker, serta sistem pengenalan gestur (gesture recognition). Mobil ini juga dilengkapi kamera interior yang dapat merekam foto maupun video di dalam kabin.
Dari segi performa, Mazda 6e Fastback dibekali motor listrik yang terpasang di poros belakang. Dapur pacu ini sanggup memuntahkan tenaga sebesar 258 PS dan torsi puncak 290 Nm. Sementara itu, sumber daya utamanya mengandalkan baterai berkapasitas 77,94 kWh. Berdasarkan pengujian standar WLTP, baterai tersebut mampu membawa kendaraan menjelajah hingga jarak 560 kilometer dalam satu kali pengisian penuh.
Untuk kemudahan daya, mobil listrik ini sudah menggunakan port pengisian daya standar CCS2 yang mendukung pengisian AC slow charging maupun DC fast charging. Menggunakan pengisian daya cepat DC dengan daya maksimum hingga 200 kW, baterai kendaraan dapat terisi dari 10 hingga 80 persen dalam kurun waktu 24 menit. Selain ruang penyimpanan utama di belakang, kendaraan ini juga menyediakan frunk atau bagasi depan berkapasitas 72 liter.
Mazda 6e Fastback dijadwalkan meluncur secara resmi dalam pameran otomotif GIIAS 2026. Kehadirannya menjadi opsi baru bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik berperforma RWD dengan kepraktisan sebuah fastback.
Sumber : YOUTUBE\