TRENGGGALEK - Produsen otomotif asal Tiongkok, BYD, kembali memperkuat cengkeramannya di pasar kendaraan listrik Tanah Air dengan memperkenalkan BYD M6 EV versi rakitan lokal (Completely Knocked Down/CKD) dalam ajang GIIAS. Kehadiran varian lokal ini membawa sejumlah penyegaran visual serta pembaharuan fitur interior yang diadopsi dari lini varian Dual Mode (DM), namun tetap mempertahankan performa serta keterjangkauan harga khas MPV listrik tiga baris tersebut. BYD M6 EV CKD ini resmi dipasarkan dengan banderol harga Rp 395 juta.
Perubahan paling mencolok pada BYD M6 EV CKD langsung terlihat dari area eksterior, khususnya penggunaan velg two-tone berukuran 17 inci berbahan ban GT Control berprofil 225/55 R17 yang desainnya identik dengan milik varian M6 DM. Bagian fasia depan masih mempertahankan gaya khas kendaraan listrik murni lewat grille silver tertutup rapat yang dilengkapi kamera depan untuk sistem kamera 360 derajat. Pencahayaan utamanya mengandalkan triple LED projector dipadu DRL LED yang juga berfungsi secara bergantian sebagai lampu sein.
Sektor dapur pacu BYD M6 EV CKD masih mempercayakan spesifikasi yang sama dengan varian standar CBU. MPV listrik ini dibekali motor listrik penggerak roda depan bertenaga 163 PS dan torsi puncak 310 Nm. Daya utamanya disokong oleh baterai berkapasitas 55,4 kWh yang dalam kondisi terisi penuh mampu mengantarkan mobil menempuh jarak hingga 420 km berdasarkan standar pengujian NEDC. Area ruang mesin dan kap depan juga telah dicat rapi serta dilengkapi panel peredam.
Memasuki area kabin, BYD M6 EV CKD menyajikan kombinasi warna interior cokelat dan hitam yang elegan. Layout konsol tengah kini tampil baru dan lebih lapang karena tuas transmisi (shifter) telah dipindahkan ke balik lingkar kemudi sebelah kanan. Sejalan dengan perubahan tersebut, kluster instrumen di balik setir berbalut kulit kini sudah menggunakan layar digital Full TFT serupa varian DM, yang dapat menampilkan berbagai informasi seperti pengukur konsumsi listrik, TPMS, hingga skenario berkendara.
Pembaruan menarik lainnya terletak pada pusat hiburan. Layar head unit floating yang mendukung konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto kini hadir dalam posisi permanen dan tidak lagi dapat diputar secara elektronik (non-rotatable). Layar ini terintegrasi langsung dengan sistem pendingin udara Auto Climate Control dual zone, pengaturan Front/Rear Defogger, hingga berbagai pengaturan sistem kendaraan seperti fitur pengisian daya Smart Charging berbasis jadwal (schedule).
Fasilitas keselamatan dan kemudahan berkendara tetap melimpah melalui kehadiran kamera 360 derajat yang fleksibel, Cruise Control, Electronic Parking Brake (EPB) dengan Auto Hold, Electronic Stability Control (ESC), hingga skema penghentian terintegrasi Regenerative Braking dengan pilihan opsi Standard atau High. Akomodasi kepraktisan turut ditingkatkan melalui penyediaan port pengisian daya USB Type-A dan Type-C di baris depan serta baris kedua, plus tambahan power outlet model bulat khusus untuk varian CKD di baris ketiga.
Untuk konfigurasi kabin, baris kedua telah dilengkapi jok berfitur sliding yang memiliki pengikat ISOFIX serta armrest tengah yang menyatu dengan cup holder. Bagian belakang kendaraan menyajikan fleksibilitas bagasi dengan pelipatan jok baris ketiga 50:50 yang dapat menghasilkan lantai rata. Tampilan belakang makin manis berkat stop lamp LED bar memanjang, rear spoiler dengan high mount stop lamp, rear wiper, serta sensor parkir dan kamera mundur tanpa adanya lubang knalpot.