Wuling Axion Diperkenalkan di IIMS 2026, SUV 7-Seater dengan Jarak Tempuh hingga 1.000 Km

Ahmad Fadhil Gusnaashir • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:10 WIB
Wuling Axion Diperkenalkan di IIMS 2026, SUV 7-Seater dengan Jarak Tempuh hingga 1.000 Km
Wuling Axion Diperkenalkan di IIMS 2026, SUV 7-Seater dengan Jarak Tempuh hingga 1.000 Km

JAKARTA - Wuling Axion menjadi salah satu kejutan dalam ajang IIMS 2026. Meski belum resmi diluncurkan, Wuling sudah memperkenalkan tampilan SUV keluarga tujuh penumpang tersebut kepada publik.

Wuling Axion hadir dalam dua pilihan teknologi, yakni EV atau kendaraan listrik murni dan PHEV yang menggabungkan mesin bensin, motor listrik, serta baterai. Kedua versi tersebut menawarkan karakter berbeda, termasuk dari sisi jarak tempuh.

Versi EV diklaim mampu menempuh perjalanan hingga 530 km berdasarkan standar CLTC dalam sekali pengisian daya. Sementara varian PHEV disebut dapat memiliki jarak tempuh gabungan lebih dari 1.000 km.

Desain Tangguh dengan Ground Clearance Tinggi

Wuling Axion PHEV tampil dengan grille depan yang memiliki sejumlah bukaan udara. Bagian tersebut menjadi salah satu pembeda utama dibanding versi EV karena PHEV masih menggunakan mesin bensin yang membutuhkan sistem pendinginan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Trenggalek 26 Agustus, Suhu Capai 29 Derajat

Secara tampilan, wajah Wuling Axion mengingatkan pada desain yang sebelumnya diperkenalkan melalui Wuling Darion. Namun, bagian samping mobil memiliki karakter berbeda dengan desain yang disebut muscular flowline design serta ground clearance tinggi.

Kombinasi tersebut membuat Wuling Axion tampil lebih boxy dan memiliki karakter SUV yang tangguh. Bentuk ini dinilai cocok untuk menghadapi kondisi jalan di Indonesia yang beragam.

Varian PHEV juga menggunakan desain pelek yang berbeda dibanding versi EV. Mobil ini turut ditampilkan dengan pilihan warna two tone. Sementara Wuling Axion EV memiliki bagian depan yang lebih tertutup tanpa grille besar karena tidak menggunakan mesin bensin.

Pada bagian bawah depan versi EV tetap terdapat jalur untuk membantu pendinginan sistem kelistrikan. Perbedaan desain pelek juga menjadi salah satu ciri yang membedakan kedua pilihan teknologi tersebut.

SUV Keluarga dengan Kabin Modern

Wuling Axion disiapkan sebagai SUV dengan konfigurasi tujuh penumpang. Mobil ini juga memiliki panoramic sunroof yang menjadi salah satu fitur unggulannya.

Meski pengunjung IIMS 2026 belum dapat melihat seluruh bagian kabin secara langsung, tampilan interior yang terlihat menunjukkan penggunaan aksen warna cokelat. Mobil ini juga dibekali panel instrumen digital serta layar head unit berukuran besar yang mengingatkan pada Wuling Cloud.

Dari kamera di bagian depan, Wuling Axion juga disebut telah dipersiapkan dengan fitur ADAS. Namun, spesifikasi lengkap untuk model yang akan dipasarkan di Indonesia masih belum diumumkan secara rinci.

Menurut informasi yang disampaikan dalam video, Wuling Axion memiliki empat pilar teknologi terbaru. Pertama adalah Wonder Flexible Modular System atau WFMS, yakni platform yang mendukung penggunaan teknologi EV dan PHEV.

Platform tersebut juga disebut mendukung kemampuan pengisian daya cepat serta diklaim dapat memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan.

Baca Juga: Lucunya Lomba Makan Kerupuk Hyundai Hillstate! Jeong Ji-yoon Sebut Lebih Susah Dibanding Smash

Baterai dan Teknologi Hybrid Jadi Andalan

Pilar berikutnya adalah Magic Battery Pro. Baterai tersebut disebut memiliki teknologi zero combustible dan dirancang lebih tahan terhadap risiko kebakaran saat terjadi kecelakaan.

Untuk Wuling Axion EV, baterainya diklaim mampu menghasilkan jarak tempuh hingga 530 km berdasarkan standar CLTC.

Sementara itu, varian PHEV berdasarkan spesifikasi model di Tiongkok disebut dapat menempuh jarak hingga 125 km dalam mode listrik setelah baterai terisi penuh. Jika dikombinasikan dengan sistem hybrid Ling Power, jarak tempuh totalnya diklaim bisa mencapai lebih dari 1.000 km.

Mesin bensin yang digunakan pada model di Tiongkok disebut berkapasitas 1.500 cc dengan tenaga sekitar 78 kW. Mesin tersebut bekerja bersama motor listrik untuk menghasilkan performa sekaligus efisiensi bahan bakar.

Pilar teknologi terakhir adalah Ling OS, sistem operasi terbaru Wuling yang diklaim responsif dan memiliki konektivitas internet. Sistem ini juga mendukung Wuling Indonesian Command atau WIND.

Harga resmi Wuling Axion masih belum diumumkan. Spesifikasi untuk pasar Indonesia juga belum dijelaskan sepenuhnya. Namun, Wuling disebut berpeluang memproduksi SUV ini secara lokal seperti Wuling Darion.

Jika benar diproduksi di Indonesia dan ditawarkan dengan harga kompetitif, Wuling Axion berpotensi menjadi pilihan baru di segmen SUV keluarga tujuh penumpang, baik untuk konsumen yang mencari kendaraan listrik murni maupun teknologi PHEV.

Editor : Ahmad Fadhil Gusnaashir
Mobil PHEV Wuling Axion SUV 7-Seater wuling ev IIMS 2026