BYD Atto 2 Muncul di Singapore Motor Show 2026, Calon SUV Listrik Praktis untuk Pasar Indonesia?

Ahmad Fadhil Gusnaashir • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 07:10 WIB
BYD Atto 2 Muncul di Singapore Motor Show 2026, Calon SUV Listrik Praktis untuk Pasar Indonesia?
BYD Atto 2 Muncul di Singapore Motor Show 2026, Calon SUV Listrik Praktis untuk Pasar Indonesia?

SINGAPURA - Kehadiran BYD Atto 2 di Singapore Motor Show 2026 langsung menarik perhatian. Mobil listrik terbaru ini membawa posisi yang cukup unik karena memiliki ukuran lebih kecil dari BYD Atto 3, tetapi tampil dengan bentuk SUV yang lebih tegak dan mengotak.

Dari desain hingga tata ruang kabin, BYD Atto 2 terlihat menawarkan pendekatan berbeda dibandingkan sejumlah SUV listrik BYD lainnya. Mobil ini hadir dengan karakter yang lebih sederhana, tetapi tetap membawa berbagai fitur khas kendaraan listrik asal Tiongkok.

Dimensinya menjadi salah satu pembeda utama. BYD Atto 2 memiliki panjang sekitar 4,2 meter. Ukuran tersebut lebih pendek dibandingkan BYD Atto 3 yang panjangnya berada di kisaran 4,4 hingga 4,5 meter.

Meski lebih ringkas, tampilan mobil ini justru terasa lebih konvensional sebagai sebuah SUV. Bagian belakang dibuat lebih tegak dan tidak mengikuti tren desain coupe SUV yang memiliki garis atap menurun.

Punya Kemiripan dengan BYD Atto 3

Secara tampilan, BYD Atto 2 memang masih memiliki sejumlah kemiripan dengan Atto 3. Keduanya disebut berasal dari keluarga Dynasty Series di pasar Tiongkok sehingga penggunaan bahasa desain yang serupa menjadi hal yang wajar.

Baca Juga: 7 Ikan Hias Air Tawar Terlucu, Ada Black Ghost hingga Galaxy Rasbora

Bagian depan menampilkan bentuk lampu yang membulat dengan garis desain khas Dynasty Series. Bumper depan juga dilengkapi sejumlah aksen yang membuat wajah mobil ini terlihat cukup ramai, tetapi secara keseluruhan desainnya cenderung lebih aman.

Pada unit yang dipamerkan di Singapore Motor Show 2026, BYD Atto 2 menggunakan velg berukuran 17 inci dengan ban 215/60. Desain velgnya mengarah pada nuansa sporty dengan sentuhan warna gun metal grey.

Warna Breeze Green juga menjadi salah satu daya tarik pada unit yang diperlihatkan. Warna tersebut memberikan karakter berbeda dan cukup mencolok dibandingkan pilihan warna SUV pada umumnya.

Versi yang dipamerkan di Singapura sudah menggunakan konfigurasi setir kanan. Port pengisian daya yang digunakan pun sudah mengadopsi CCS2.

Desain Belakang Lebih Tegak, Bagasi Cukup Dalam

Salah satu karakter paling menonjol dari BYD Atto 2 terdapat pada bagian belakang. Bentuk bodinya dibuat lebih tegak dan mengotak sehingga memberikan kesan sebagai SUV tradisional.

Desain lampu belakang disebut memiliki perpaduan karakter dari BYD Dolphin dan keluarga Atto. Bagian bawah bumper juga menggunakan sejumlah aksen tambahan serta sentuhan warna silver yang membuat tampilannya terlihat lebih ramai.

Bagasinya menawarkan ruang yang cukup praktis. Meski pintu bagasi belum elektrik, lantai bagasi dapat diturunkan untuk mendapatkan ruang penyimpanan yang lebih dalam.

Di bagian bawah juga tersedia tempat untuk menyimpan tire kit. Ruang tambahan juga masih tersedia pada sisi kanan dan kiri area bagasi. Selain itu, tonneau cover sudah tersedia.

Baca Juga: 7 Ikan Hias Air Tawar Tercantik untuk Akuarium, Ada Cupang hingga Koi

Masuk ke dalam kabin, BYD Atto 2 menawarkan suasana yang cukup familiar bagi pengguna mobil BYD. Panel instrumen digital berada di depan pengemudi, sementara layar utama ditempatkan di bagian tengah dashboard.

Material kabinnya menjadi salah satu hal yang cukup menarik. Sejumlah bagian menggunakan lapisan soft touch, termasuk pada dashboard dan beberapa area trim lainnya. Setir juga telah menggunakan material berlapis kulit.

Konsol tengah membawa beberapa tombol fisik untuk mengatur fungsi kendaraan. Kehadiran tombol fisik tersebut menjadi nilai positif karena sejumlah fungsi masih bisa dioperasikan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada layar.

Fitur wireless charging juga tersedia. Area di bawah konsol tengah dibuat terbuka sehingga dapat dimanfaatkan sebagai ruang penyimpanan tambahan.

Jok depan menggunakan desain menyerupai bucket seat dengan material kulit. Namun, karena diposisikan sebagai model yang lebih terjangkau, BYD Atto 2 tidak dilengkapi sunroof, panoramic roof, maupun atap kaca.

Ruang Penumpang dan Baterai Jadi Perhatian

Baris kedua BYD Atto 2 juga terlihat cukup diperhatikan. Penumpang belakang mendapatkan ventilasi AC serta dua jenis port pengisian daya, yakni USB-C dan USB-A.

Tersedia pula armrest dengan dua cup holder. Mobil ini tetap menyediakan tiga headrest sehingga dapat membawa tiga penumpang di baris kedua.

Posisi duduk di belakang dinilai lebih proper dibandingkan model Atto yang lebih kecil. Ruang kaki masih cukup dan lantai tidak terlalu tinggi, meski sandaran kursinya dianggap cukup tegak.

Menariknya, area di bawah kap depan sebenarnya terlihat memiliki ruang yang cukup luas. Namun, pada unit yang dipamerkan belum terdapat frunk untuk menyimpan barang.

Dalam pembahasan spesifikasi, BYD Atto 2 disebut menggunakan baterai sekitar 51 kWh. Kapasitas tersebut berpotensi memberikan efisiensi menarik mengingat ukuran mobil yang lebih ringkas.

Jika nantinya BYD Atto 2 benar-benar masuk ke Indonesia, harga akan menjadi faktor paling menentukan. Dengan karakter SUV yang lebih praktis, kabin yang cukup lega, serta ukuran yang lebih ringkas dari Atto 3, mobil ini berpeluang menjadi alternatif menarik di pasar SUV listrik Tanah Air.

Editor : Ahmad Fadhil Gusnaashir
Singapore Motor Show 2026 BYD Indonesia mobil listrik BYD Atto 2 suv listrik