ZHENGZHOU - Produsen kendaraan listrik BYD dinilai terus menjaga momentum peluncuran produk-produk terbarunya di Indonesia. Salah satu lini produk yang dinilai paling menjanjikan untuk diboyong ke Tanah Air adalah BYD Atto 2. Kendaraan listrik ini diposisikan berada di atas BYD Atto 1 atau Dolphin, namun tetap di bawah BYD Atto 3. Secara desain, mobil ini tampil sebagai SUV berdesain *boxy* dan kokoh yang berpotensi menyasar pasar Indonesia. Bahkan, unit ini sudah meluncur di Malaysia sehingga peluangnya untuk dipasarkan di Indonesia sangat terbuka.
Meskipun secara global bakal memakai nama BYD Atto 2, di pasar domestik Tiongkok kendaraan ini dijual dengan nama BYD Yuan Up. Hal tersebut dikarenakan model ini masuk dalam jajaran Dynasty Series. Ketika dipamerkan di Zhengzhou, Tiongkok, logo yang terpasang pada fasia dan bagian tengah kemudi masih menggunakan aksara Yuan. Kendati demikian, jika resmi dipasarkan di Indonesia, logo serta penamaannya diprediksi kuat akan menyesuaikan dengan versi global atau versi Malaysia.
Dari sisi dimensi dan eksterior, BYD Atto 2 memiliki ukuran panjang 4,3 meter, lebar 1,8 meter, serta tinggi 1,6 meter. Proporsi ini membuat tampilannya terlihat lebih manis dan tidak cungkring. Karakter tegas tampak dari penggunaan bumper beraksen *cladding* hitam berukuran besar, lengkap dengan *underguard* di bagian bawah. Fasia depan mengusung bahasa desain Dynasty Series dengan gril tertutup, saluran udara (*air intake*) besar di bawah bumper untuk pendinginan baterai dan AC, serta *air curtain* asli pada fender depan guna meningkatkan aerodinamika. Lampu depannya memakai teknologi dual projector LED dengan *daytime running light* (DRL), sedangkan sektor pengereman telah dibekali rem cakram di seluruh roda.
Baca Juga: 7 Hewan Penghuni Aquascape yang Cocok untuk Akuarium Rumahan, Ada Guppy hingga Udang Hias
Bagian belakang mobil disokong antena *shark fin*, *integrated roof spoiler* dengan braket lampu rem LED, serta bilah lampu LED (*LED bar*) penuh yang melintasi tailgate. Motif rajutan tradisional Tiongkok turut disematkan pada grafis lampu belakang yang sudah *full* LED. Pada bagian samping, terdapat aksen *floating roof* berbahan kaca yang menyambung hingga kaca bagasi, *door handle* model cepol yang rata dengan bodi, serta kaca kecil pada pilar A untuk mereduksi *blind spot*. Kaca spion telah dilengkapi sistem elektrik, kamera 360 derajat, dan fitur penghangat. Adapun pelek yang diulas berukuran 16 inci berbahan kaleng dengan penutup *aerodisc* bergaya *off-road*, terbalut ban berukuran 215/65 R16.
Masuk ke dalam kabin, pintu mobil terasa tebal dan solid saat ditutup. Desain dasbor mengusung nuansa simpel dengan kombinasi warna hitam dan gading (*ivory*) serta lapisan bertekstur lembut (*soft touch*) di area sentuh utama. Pada konsol tengah yang dibuat tinggi ala mobil Eropa, terdapat tuas transmisi (*shifter*) di kolom setir, pad pengisian daya nirkabel (*wireless charging pad*), serta tombol fisik untuk *shortcut* audio, *defogger*, *auto hold*, *engine start stop*, dan mode berkendara. Fitur mode berkendara menyediakan pilihan Normal, Eco, Sport, hingga mode Salju (*Snow*).
Sistem hiburan berpusat pada layar utama yang mendukung Android Auto dan Apple CarPlay serta pengaturan status kendaraan. Layar instrumen di balik kemudi memiliki antarmuka serupa BYD Seal, yang menyajikan informasi durasi berkendara, kecepatan rata-rata, daya baterai, hingga konsumsi energi. Pengaturan kemudi sudah mendukung *tilt* dan *telescopic*. Jok mobil menggunakan desain *integrated headrest* berlapis bahan kulit dengan efek perforasi.
Baca Juga: 7 Hewan Penghuni Aquascape yang Cocok untuk Akuarium, Ada Udang hingga Ikan Tetra
Akses masuk ke baris kedua tergolong mudah berkat garis atap yang tegak. Ruang kaki (*legroom*) dan ruang kepala (*headroom*) di baris kedua cukup lapang untuk postur tinggi 170 cm. Penumpang belakang mendapatkan fasilitas tiga *headrest* yang dapat disesuaikan, ventilasi AC, dua *port USB charging* (Type A dan Type C), *grab handle*, serta lampu kabin LED model sentuh. Lantai baris kedua dibuat rata tanpa gundukan di tengah.
Sektor keselamatan BYD Atto 2 sudah didukung sensor parkir di depan dan belakang, kamera mundur, kamera 360 derajat, serta teknologi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) yang memanfaatkan *millimeter wave radar* di bumper depan. Pengereman dilengkapi sistem ABS, EBD, serta *traction control*. Berdasarkan ukuran SUV kompak dan kelengkapan fiturnya, BYD Atto 2 dinilai berpotensi menjadi salah satu pilihan mobil listrik yang sangat kompetitif jika dibanderol dengan harga yang tepat di pasar Indonesia.
Editor : Cendikiawan Tristan Valentino