JAKARTA - BYD M6 DM mencatat konsumsi bahan bakar yang tergolong irit dalam pengujian perjalanan sejauh ratusan kilometer dengan beragam kondisi jalan. Dalam uji yang dilakukan Motomobi, mobil plug-in hybrid tersebut mampu mencapai konsumsi 23,58 kilometer per liter berdasarkan metode full to full setelah menempuh sekitar 675 kilometer.
Pengujian dilakukan dengan rute kombinasi antara jalan tol, jalan provinsi, kemacetan, tanjakan, hingga jalur berkelok di kawasan Jawa Barat. Kondisi tersebut sengaja dipilih untuk melihat seberapa irit BYD M6 DM ketika digunakan layaknya mobil keluarga untuk bepergian saat musim liburan.
Sebelum perjalanan, baterai mobil diisi penuh. Pengujian juga tidak dilakukan dengan gaya berkendara yang sangat hemat. AC disetel pada suhu paling dingin dan penggunaan mobil mencakup perjalanan malam, kemacetan, hingga perjalanan menuju Pantai Sayang Heulang di Garut Selatan.
Baca Juga: Harga BYD M6 DM-i Mulai Rp298 Juta. Plug-in Hybrid 7 Seater Ini Bisa Jalan Pakai Listrik
Hasil awal menunjukkan BYD M6 DM mampu mengandalkan tenaga listrik ketika baterai masih tersedia. Saat perjalanan dari markas menuju rest area, mobil dapat menggunakan energi listrik hingga mencapai batas yang ditentukan sistem. Setelah daya baterai berada di sekitar 25 persen, mesin bensin mulai bekerja.
Pada salah satu catatan perjalanan, komputer mobil menunjukkan konsumsi hingga 17,4 kilometer per liter dalam 100 kilometer pertama. Setelah mesin bensin lebih banyak bekerja dalam perjalanan menuju Bandung, angka konsumsi berubah menjadi sekitar 15,4 kilometer per liter.
Pengujian kemudian berlanjut ke wilayah Soreang, Cisewu, hingga Pantai Sayang Heulang yang memiliki banyak tanjakan dan tikungan. Di jalur tersebut, sistem regenerative braking membantu mengembalikan energi ke baterai ketika mobil melaju menurun.
Baca Juga: BYD M6 DM-i Cross Rp380 Juta Disebut Bukan Lawan Xpander, Begini Rasa Berkendaranya
Setelah menempuh total 335 kilometer menuju Pantai Sayang Heulang, konsumsi bahan bakar yang tercatat mencapai 2,5 liter per 100 kilometer, dengan konsumsi energi baterai 5,2 kWh per 100 kilometer. Angka tersebut masih dipengaruhi penggunaan tenaga listrik yang bisa diisi ulang.
Menariknya, setelah perjalanan dilanjutkan dan mobil digunakan dalam berbagai kondisi, hasil full to full menjadi angka yang dianggap paling relevan. Dari sekitar 675 kilometer perjalanan, BYD M6 DM membutuhkan 28,62 liter bensin. Perhitungan tersebut menghasilkan konsumsi sekitar 23,58 kilometer per liter.
Dalam pengujian tersebut, mobil juga beberapa kali dibiarkan menyala ketika berhenti untuk mendinginkan kabin. Meski demikian, konsumsi bahan bakarnya tetap berada di angka yang rendah.
Baca Juga: Harga BYD M6 DM-i Mulai Rp298 Juta, Plug-in Hybrid 7 Seater Ini Bisa Jalan Pakai Listrik
Dari sisi performa, BYD M6 DM mengandalkan mesin bensin bertenaga 101 PS dengan torsi 126 Nm yang dipadukan motor elektrik 126 PS dan torsi 210 Nm. Kombinasi tersebut membuat mobil tetap memiliki tenaga yang cukup ketika digunakan untuk menyalip maupun menghadapi tanjakan.
Menurut penguji, salah satu keunggulan utama BYD M6 DM adalah karakter electric first. Ketika melaju dalam kecepatan rendah atau berada di tengah kemacetan, motor listrik lebih diutamakan sehingga mesin bensin tidak terus-menerus bekerja.
Mobil ini juga menawarkan fleksibilitas karena baterainya dapat diisi ulang menggunakan AC charging. Namun, ketika baterai habis atau pengemudi tidak sempat melakukan pengisian, mobil tetap bisa digunakan dengan bahan bakar bensin.
Baca Juga: BYD Atto 2 Muncul di Singapore Motor Show 2026, Calon SUV Listrik Praktis untuk Pasar Indonesia?
Dari sisi kenyamanan, suspensi BYD M6 DM dinilai stabil ketika digunakan di jalan tol. Handling dan posisi berkendara juga dianggap baik. Kekurangannya antara lain suspensi yang terasa cukup firm, jok yang cenderung keras, suara klakson yang dinilai kurang bagus, serta fitur ADAS yang terbatas pada varian Classic.
Secara keseluruhan, hasil pengujian menunjukkan BYD M6 DM mampu memberikan efisiensi bahan bakar tinggi meski digunakan dalam perjalanan panjang dengan kondisi jalan yang beragam. Dengan konsumsi full to full sekitar 23,58 kilometer per liter, mobil ini dinilai tetap irit meski menghadapi tanjakan, kemacetan, dan perjalanan luar kota.
source: Youtube @motomobi
Editor : Ais Mufida Zamzam