BYD M6 DM Classic Rp298 Juta Diuji Tanpa Baterai, Konsumsinya Tembus 19,5 Km per Liter

Ais Mufida Zamzam • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 07:50 WIB
BYD M6 DM Classic Rp298 juta diuji tanpa baterai dan mencatat konsumsi 19,55 km per liter dalam mode hybrid.
BYD M6 DM Classic Rp298 juta diuji tanpa baterai dan mencatat konsumsi 19,55 km per liter dalam mode hybrid.

JAKARTA - BYD M6 DM Classic membuktikan tetap bisa berjalan dan irit meski baterainya tidak digunakan. Dalam pengujian terbaru, mobil plug-in hybrid tersebut mencatat konsumsi bahan bakar 19,55 kilometer per liter setelah menempuh 133 kilometer dalam mode hybrid tanpa tambahan energi dari baterai yang dicas.

BYD M6 DM Classic yang diuji merupakan varian Classic dengan harga Rp298 juta untuk tipe Standard. Sementara versi Classic Dynamic disebut dibanderol Rp318 juta. Harga tersebut membuat M6 DM Classic berada sangat dekat dengan Toyota Veloz Hybrid saat pertama kali diperkenalkan.

Berbeda dari hybrid biasa, BYD M6 DM Classic memiliki baterai yang dapat diisi ulang. Kapasitas baterainya sekitar 7 kWh dan mampu digunakan dalam mode EV hingga 40 kilometer. Mobil ini juga tetap bisa beroperasi menggunakan mesin bensin ketika baterainya habis.

Baca Juga: BYD M6 Cross DM-i PHEV Dibedah, Mesin 1.500 CC hingga ADAS, Harganya Diklaim Lebih Murah?

Dalam pengujian, baterai terlebih dahulu digunakan sampai sistem beralih dari EV ke hybrid. Penggunaan normal menghasilkan jarak sekitar 42 kilometer sebelum mesin bensin bekerja lebih dominan. Selama 40 kilometer pertama, konsumsi bahan bakar tercatat masih 0 liter karena tenaga berasal dari baterai.

Pengujian kemudian dilanjutkan menuju Jogja dan dilakukan tanpa mengandalkan baterai yang telah diisi ulang. Setelah menempuh 68 kilometer, konsumsi bahan bakar tercatat 4,1 liter atau sekitar 16,6 kilometer per liter. Perjalanan selanjutnya dilakukan melalui jalan biasa tanpa kembali menggunakan tol.

Setelah total perjalanan mencapai 133 kilometer, konsumsi bahan bakar yang tercatat mencapai 6,8 liter. Jika dihitung berdasarkan jarak dan jumlah bahan bakar tersebut, konsumsi BYD M6 DM Classic mencapai sekitar 19,55 kilometer per liter.

Baca Juga: Harga BYD M6 DM-i Mulai Rp298 Juta. Plug-in Hybrid 7 Seater Ini Bisa Jalan Pakai Listrik

Hasil itu menunjukkan mobil tetap mampu mencatat efisiensi meski digunakan sebagai hybrid tanpa mengandalkan pengisian baterai dari luar. Dalam transkrip, pengujian tersebut juga menjadi pembuktian bahwa baterai habis tidak membuat mobil berhenti berjalan.

Dari sisi pengisian, BYD M6 DM Classic belum mendukung fast charging. Mobil mendapatkan portable charger dengan kebutuhan daya sekitar 2.400 watt berdasarkan perhitungan 10 ampere pada 240 volt. Dengan kapasitas baterai yang relatif kecil, pengisian di rumah dinilai cukup untuk penggunaan harian.

Untuk pemakaian sehari-hari, jarak tempuh EV hingga 40 kilometer dinilai sudah mencukupi untuk aktivitas seperti antar-jemput anak dan perjalanan ke gym. Dengan pengisian rutin di rumah, penggunaan mesin bensin bisa diminimalkan untuk perjalanan pendek.

Baca Juga: Harga BYD M6 DM-i Mulai Rp298 Juta, Plug-in Hybrid 7 Seater Ini Bisa Jalan Pakai Listrik

Namun, dibandingkan varian Cross, M6 DM Classic memiliki sejumlah pengurangan fitur. Eksteriornya menggunakan grille plastik hitam, pelek 16 inci dengan ban 225/60 R16, serta tidak memiliki overfender. Bagian interior juga didominasi plastik keras dan jok fabric.

Varian Classic Dynamic mendapatkan kamera 360 derajat, sementara tipe Standard hanya disebut memiliki kamera mundur. Layar infotainment pada Dynamic juga lebih besar dibandingkan Standard. Meski demikian, unit Dynamic yang diuji tetap memiliki Apple CarPlay, Android Auto, kamera 360 derajat, cruise control, serta berbagai mode berkendara.

Dari sisi kenyamanan, penguji menilai BYD M6 DM Classic masih terasa cukup keras. Jok juga dinilai kurang nyaman untuk perjalanan jauh, sementara peredaman kabin disebut masih berada di bawah varian Cross. Kendati demikian, handling dan performanya dianggap cukup baik untuk mobil di kelas harganya.

Baca Juga: BYD Atto 2 Muncul di Singapore Motor Show 2026, Calon SUV Listrik Praktis untuk Pasar Indonesia?

Dalam pengujian akselerasi, BYD M6 DM Classic mampu mencapai 0-100 kilometer per jam dalam 9,8 detik. Tenaga tersebut berasal dari kombinasi mesin bensin dan motor listrik yang disebut sama dengan varian Cross, sementara bobot Classic lebih ringan.

Secara keseluruhan, BYD M6 DM Classic dinilai layak dipertimbangkan bagi konsumen dengan anggaran terbatas. Keunggulan utamanya adalah fleksibilitas sebagai mobil listrik untuk perjalanan pendek sekaligus hybrid ketika digunakan keluar kota. Sementara bagi konsumen yang menginginkan jarak EV lebih jauh dan fast charging, varian Cross dinilai lebih menarik.

 

source: Youtube @Ridwan Hanif

Editor : Ais Mufida Zamzam
BYD M6 DM plug-in hybrid mobil BYD BYD M6 DM Classic mobil hybrid