TRENGGALEKNJNGGELEK,JAWAPOS.COM - Harga Mitsubishi L300 bekas ternyata masih bertahan tinggi meski usianya sudah lebih dari satu dekade. Berdasarkan data harga pasar 2025 yang dipaparkan dalam video, L300 bekas tahun 2010–2015 masih berada di kisaran Rp93 juta hingga Rp175 juta. Sementara L300 baru 2025 disebut memiliki harga sekitar Rp246 juta hingga Rp251 juta on the road (OTR) Jakarta.
Perbedaan harga tersebut menjadi salah satu daya tarik Mitsubishi L300 sebagai kendaraan niaga. Dalam video, L300 disebut tetap memiliki permintaan kuat di pasar kendaraan bekas, termasuk untuk unit keluaran lama.
Untuk L300 bekas tahun 2021–2022, misalnya, harga yang disebut dalam video berada di kisaran Rp150 juta hingga Rp205 juta. Dengan usia sekitar tiga sampai empat tahun, nilai jual kembali kendaraan ini masih dinilai kuat.
Sementara itu, L300 keluaran 2010–2015 yang usianya sudah lebih dari 10 tahun masih disebut dapat dipasarkan pada rentang Rp93 juta hingga Rp175 juta. Bahkan unit tahun 2005–2007 masih memiliki harga jual di kisaran puluhan juta rupiah.
Kondisi tersebut menunjukkan penyusutan nilai L300 dinilai relatif lambat, terutama pada tahun-tahun awal. Daya tahan harga bekas itu juga dikaitkan dengan kebutuhan pelaku usaha terhadap kendaraan niaga yang mudah dirawat dan memiliki biaya operasional yang terjangkau.
Baca Juga: Pedagang Inginkan Pagar Kayu Dilepas Di Pasar Bendo, Hambat Aksesibilitas
Tiga Alasan L300 Bekas Tetap Diburu
Dalam video, setidaknya ada tiga keunggulan yang disebut menjadi alasan Mitsubishi L300 tetap diminati.
Pertama, mesin diesel yang dikenal bandel. L300 generasi terbaru menggunakan mesin 4N14 Euro 4, sedangkan generasi lawas dikenal dengan mesin 4D56. Mesin tersebut disebut memiliki torsi besar di putaran bawah sehingga mendukung penggunaan untuk membawa muatan, termasuk di medan tanjakan.
Kedua, kapasitas bak yang dinilai optimal. Bentuk bak yang relatif kotak justru memberikan ruang angkut yang luas dan proporsional. Panjang bak disebut dapat mencapai lebih dari 2,4 meter sehingga bisa digunakan untuk mengangkut berbagai kebutuhan, mulai hasil bumi, perabotan hingga galon air.
Ketiga, ketersediaan suku cadang dan kemudahan perawatan. Populasi L300 yang besar membuat suku cadangnya disebut mudah ditemukan. Perawatan juga relatif mudah karena banyak mekanik disebut sudah memahami kendaraan tersebut.
Keunggulan itu membuat waktu kendaraan tidak beroperasi akibat kerusakan atau downtime dapat ditekan. Dalam konteks bisnis, kondisi tersebut dinilai penting karena kendaraan merupakan bagian dari aktivitas operasional.
Baca Juga: Cabuli Gadis, Pemuda Surodakan Terancam 12 Tahun Penjara
L300 Euro 4 Lebih Bertenaga
Di sisi lain, L300 baru 2025 menawarkan peningkatan performa melalui mesin Euro 4. Dalam video disebutkan tenaga meningkat dari 74 PS menjadi 100 PS. Sementara torsi maksimum naik dari 147 Nm menjadi 200 Nm dan tersedia pada putaran mesin 1.000 rpm.
Peningkatan tersebut disebut membuat L300 Euro 4 lebih bertenaga ketika membawa muatan penuh maupun melewati tanjakan. Mesin common rail juga disebut memberikan efisiensi bahan bakar yang lebih baik.
Namun, L300 tetap memiliki sejumlah kekurangan. Kenyamanan dan fitur kabinnya disebut masih sederhana jika dibandingkan mobil penumpang modern. Posisi mesin di bawah kursi pengemudi juga membuat panas dan getaran lebih terasa di kabin serta membuat pemeriksaan mesin perlu dilakukan dengan mengangkat kursi.
Selain itu, fitur keselamatan yang tersedia disebut masih standar dan belum dilengkapi fitur keselamatan canggih seperti pada sejumlah kendaraan modern.
Pada akhirnya, pilihan antara L300 baru dan bekas bergantung pada kebutuhan. L300 bekas menawarkan modal awal lebih rendah, teknologi sederhana, serta kemudahan perawatan. Sementara L300 Euro 4 2025 menawarkan performa lebih tinggi dan efisiensi yang disebut lebih baik.
Bagi pelaku usaha yang mengutamakan biaya awal, harga Mitsubishi L300 bekas menjadi salah satu pertimbangan utama. Sementara konsumen yang mengutamakan tenaga dan teknologi Euro 4 dapat mempertimbangkan unit baru.
Baca Juga: Peredaran Narkoba Masih Merajalela Pengungkapan Kasus Naik 28,5 Persen
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest