TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - BYD Atto 2 belum masuk Indonesia, tetapi SUV listrik kompak tersebut sudah diperkenalkan dan diuji langsung di Thailand. Mobil ini menawarkan dimensi ringkas, kabin yang cukup lega, bagasi besar, serta motor listrik bertenaga 177 PS.
Dalam video review dari Bangkok, BYD Atto 2 disebut berpotensi menjadi pesaing JAC J5 jika nantinya masuk ke pasar Indonesia. Ukurannya berada di kelas SUV kompak dengan panjang sekitar 4,3 meter dan lebar 1,8 meter.
Desain menjadi salah satu daya tarik BYD Atto 2. Bagian depan menggunakan lampu full LED dengan DRL memanjang yang dibuat menyipit. Pada bagian depan juga terdapat dua sensor parkir, radar, serta kamera untuk sistem kamera 360 derajat.
Unit tipe Premium yang diperlihatkan menggunakan pelek single tone berukuran 17 inci dengan ban 215/60. Sementara varian Dynamic menggunakan pelek dual tone berukuran 16 inci.
Pada bagian samping, BYD Atto 2 mengusung door handle model flush serta spion dengan lampu sein. Mobil ini juga telah memiliki blind spot monitoring. Aksen cladding hitam yang terintegrasi dengan warna bodi memberikan tampilan samping yang dinilai tidak terlalu polos.
Bagian belakang mengandalkan lampu full LED dengan desain memanjang. Bentuk lampu tersebut memberikan ilusi visual sehingga bodi terlihat lebih lebar. Meski lebarnya hanya sekitar 1,8 meter, tampilan belakang dibuat cukup berisi.
Baca Juga: Mitsubishi L300 2026 Dibanderol Rp231 Juta, Kini Pakai Mesin Euro 4 Turbo
Bagasi besar dan kabin lega
Salah satu bagian yang mendapat perhatian adalah kapasitas bagasi. BYD Atto 2 disebut memiliki ruang bagasi yang besar untuk ukuran SUV listrik kompak. Di bawah lantai bagasi juga tersedia kompartemen penyimpanan yang dapat digunakan untuk berbagai perlengkapan.
Bagasi tersebut belum menggunakan powergate. Namun, sudah terdapat lampu yang membantu penerangan ketika pengguna mengambil barang pada malam hari.
Masuk ke baris kedua, ruang kaki dinilai cukup lega. Reviewer dengan tinggi badan 174 sentimeter mengatakan masih mendapatkan legroom yang baik meski posisi duduknya cenderung mundur.
Kursi belakang juga dapat direbahkan dengan sudut yang dinilai nyaman. Menurut reviewer, karakter duduknya mengingatkan pada BYD Atto 1, tetapi dengan ruang yang sedikit lebih lega.
Tersedia seatback pocket di sisi kiri dan kanan, armrest, serta ruang penyimpanan tambahan. Material interior juga mendapat penilaian positif karena penggunaan soft touch yang cukup banyak dan material jok yang dinilai berkualitas.
Bagian depan kabin mempertahankan karakter desain BYD. Material empuk mendominasi dashboard dan area interior. Posisi mengemudi juga disebut ergonomis.
Layar infotainment menjadi salah satu bagian yang dipuji. Reviewer menilai layar BYD Atto 2 terasa lebih baik dibandingkan layar pada JAC J5. Sistem pengaturan transmisi berada di area yang dinilai mudah dijangkau.
BYD Atto 2 juga dilengkapi ADAS. Selain itu, tersedia wireless charging 50 watt serta sejumlah tombol fisik untuk mode berkendara, hazard, start-stop, front defogger, dan pengaturan volume.
Baca Juga: Mitsubishi Colt L300 2025 Masih Manual, Mesin 2.200 cc dan Kabin Muat 3 Orang
Tenaga 177 PS, akselerasi 7,9 detik
Dari sektor performa, BYD Atto 2 menggunakan motor listrik di bagian depan dengan penggerak roda depan atau front-wheel drive.
Tenaga yang dihasilkan mencapai 177 PS dengan torsi 290 Nm. Dengan output tersebut, SUV listrik kompak ini diklaim mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu sekitar 7,9 detik.
Untuk jarak tempuh, baterai yang digunakan disebut mampu membawa mobil melaju hingga sekitar 410 kilometer berdasarkan standar NEDC ketika terisi penuh.
Meski menawarkan performa dan ruang penyimpanan yang cukup baik, reviewer masih menyoroti satu bagian yang dinilai belum maksimal. Area depan kendaraan sebenarnya masih memiliki ruang yang berpotensi dimanfaatkan sebagai frunk, tetapi BYD Atto 2 belum menyediakan kompartemen tersebut.
Kehadiran BYD Atto 2 di Thailand menjadi gambaran mengenai calon SUV listrik kompak yang berpotensi masuk ke persaingan pasar Indonesia. Namun, hingga akhir video, mobil tersebut disebut belum tersedia di Indonesia.
Jika nantinya masuk, dimensi, performa 177 PS, jarak tempuh hingga 410 kilometer NEDC, serta kabin dan bagasi yang cukup praktis menjadi sejumlah aspek yang dapat menjadi daya tariknya di segmen SUV listrik kompak.
Baca Juga: New L300 XL Long Euro 4 Punya Bak Lebih Panjang, Volume Capai 1,47 Kubik
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest