TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM- Toyota Alphard Hybrid kembali menunjukkan alasan mengapa MPV mewah ini lekat dengan citra mobil orang mapan. Setelah diuji dalam perjalanan dan penggunaan harian, Alphard dinilai unggul dalam kenyamanan, fitur, serta efisiensi bahan bakar. Namun, karakter berkendaranya disebut kurang menggugah bagi pengemudi yang mencari sensasi fun to drive.
Dalam pengujian tersebut, Toyota Alphard yang digunakan merupakan tipe dengan harga sekitar Rp1,7 miliar. Alphard sendiri disebut telah lama dikenal sebagai mobil premium dengan kabin mewah dan posisi penumpang yang sangat nyaman.
Persoalannya muncul ketika posisi berpindah ke balik kemudi. Dimensi Alphard yang besar dan wheelbase panjang membuat pengemudi membutuhkan waktu untuk memahami karakter serta menentukan posisi mobil ketika melewati jalan sempit atau melakukan putar balik.
Penguji bahkan menilai Kia Grand Carnival terasa lebih mudah dipahami dan tidak terlalu intimidatif ketika dikendarai. Sementara itu, Alphard lebih menuntut pengemudi untuk berhati-hati, terutama agar manuver kendaraan tidak membuat penumpang merasa terganggu.
Baca Juga: Soroti Debut Fenomenal Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate: Pertahanan Blok Monster Bawa Kemenan
Fitur Membantu Pengemudi
Meski berukuran besar, Toyota Alphard Hybrid dibekali sejumlah fitur yang membantu pengemudi. Salah satu yang paling diapresiasi adalah kamera 360 derajat yang dinilai jernih dan mudah dikendalikan.
Visibilitas ke belakang juga terbantu dengan spion elektrik. Ketika penumpang belakang menutup gorden atau barang bawaan mengganggu pandangan, fitur tersebut membuat pengemudi tetap bisa mendapatkan pandangan ke belakang. Kaca besar di area pilar A juga dinilai membantu visibilitas ke samping.
Alphard turut memiliki driver monitoring system yang memantau gerak-gerik wajah pengemudi. Sistem tersebut akan memberikan peringatan ketika pengemudi terlalu lama tidak melihat jalan atau menguap. Meski dinilai terkadang terlalu sensitif, fitur tersebut dianggap berguna untuk membantu menjaga kondisi pengemudi.
Sistem ADAS juga menjadi salah satu pendukung utama. Adaptive cruise control disebut bekerja halus, sedangkan lane keeping assist mampu melakukan koreksi setir tanpa terasa mengagetkan. Fitur tersebut dianggap sangat membantu ketika Alphard digunakan untuk perjalanan luar kota melalui jalan tol.
Dari sisi kenyamanan, Alphard menggunakan ban dengan profil tinggi dan karakter suspensi yang diarahkan ke kenyamanan. Penumpang di baris belakang disebut bisa menikmati perjalanan dengan santai, bahkan tidur dengan nyaman.
Baca Juga: Dipuji Legenda Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri Bawa Hyundai Hillstate Jadi Armada Terkuat di V-Le
Mesin Hybrid dan Konsumsi BBM
Toyota Alphard Hybrid menggunakan mesin 2.500 cc yang dipadukan dengan motor listrik. Kombinasi tersebut membuat performanya dinilai cukup untuk membawa bodi besar Alphard, termasuk ketika digunakan untuk menanjak atau membutuhkan tenaga tambahan.
Salah satu hasil pengujian yang paling menarik adalah konsumsi bahan bakarnya. Saat digunakan dari Jakarta ke Bandung dengan kondisi mobil penuh lima penumpang dan membawa banyak barang, konsumsi tercatat mencapai 17,67 km/liter berdasarkan metode full to full.
Efisiensi tersebut didapat dalam perjalanan yang memiliki rute menanjak. Dalam penggunaan dalam kota maupun jalan tol dengan karakter eco driving, konsumsi bahan bakar juga disebut cukup irit.
Keunggulan lain dari sistem hybrid adalah pengemudi tidak perlu memikirkan lokasi pengisian daya seperti mobil listrik murni. Kendaraan cukup diisi bensin dan jaringan pengisian bahan bakar tersedia luas.
Meski demikian, penguji mengakui tingkat kekedapan kabin masih menyisakan catatan. Untuk ukuran MPV mewah, ekspektasi terhadap kabin yang lebih senyap disebut masih belum sepenuhnya terpenuhi.
Fitur hiburan di kabin belakang juga memiliki keterbatasan. Pengaturan televisi dan hiburan di belakang lebih banyak dikendalikan penumpang melalui remote. Pengemudi tidak dapat mengatur beberapa fungsi hiburan tersebut dari kabin depan.
Di sisi lain, penumpang mendapatkan kendali yang luas terhadap kabin belakang, mulai dari audio, pengaturan suhu, posisi jok, ventilasi, pijat, hingga pengaturan suasana kabin.
Baris ketiga dapat menampung hingga tiga orang dewasa dan masih terasa cukup lega ketika baris kedua sedikit dimajukan. Jok tersebut juga bisa dilipat ketika tidak digunakan, meski konfigurasi dan fleksibilitas bagasi dinilai masih kalah dibandingkan Kia Grand Carnival.
Secara keseluruhan, pengujian menunjukkan Toyota Alphard Hybrid memang kuat sebagai mobil yang mengutamakan kenyamanan penumpang. Desain mewah, teknologi, fitur keselamatan, hiburan, serta efisiensi menjadi daya tarik utamanya.
Namun, bagi pengemudi yang ingin merasakan sensasi berkendara yang menyenangkan, Alphard bukan pilihan paling menggugah. Karakternya lebih diarahkan untuk membawa penumpang dengan nyaman daripada menawarkan pengalaman fun to drive.
Baca Juga: Toyota Alphard Hybrid Rp388 Juta, Fitur Mewah Masih Lengkap dan Makin Nyaman
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest