JAKARTA - Mitsubishi L300 kembali menjadi sorotan sebagai kendaraan niaga yang disebut “rajanya Mitsubishi”. Dalam ulasan video Brodi Motif, pikap ini dinilai masih mempertahankan karakter kuat sejak pertama kali hadir di Indonesia pada 1981. Model terbaru disebut tidak mengalami perubahan signifikan, terutama pada desain yang masih mempertahankan konsep lama.
Salah satu pembeda pada versi terbaru terlihat dari grille depan berlapis chrome yang membuat tampilannya dinilai lebih mewah. Lampu utama, lampu jauh, lampu senja, dan lampu sein masih menggunakan halogen. Bagian bumper juga disebut menggunakan material besi sehingga memberikan kesan kokoh.
Dari sisi ukuran, Mitsubishi L300 yang diulas memiliki panjang sekitar 4,1 meter, lebar 1,6 meter, dan tinggi 1,9 meter. Kendaraan ini tersedia dalam dua pilihan, yakni model pick up dan sasis yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan karoseri, seperti box maupun bak kayu.
Baca Juga: 10 Ikan Hias Air Tawar Tercantik, Nomor 8 Punya Harga Fantastis
Kapasitas angkut menjadi salah satu daya tarik utama L300. Dalam ulasan tersebut, kendaraan ini disebut mampu membawa muatan sekitar 1 hingga 2 ton. Bahkan, bentuk karoserinya dapat disesuaikan untuk kebutuhan usaha, mulai dari bak terbuka, bak three way, hingga ambulans. L300 juga disebut dapat dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional untuk program MBG.
Mesin 2.300 cc dan Fitur Sederhana
Mitsubishi L300 dalam video tersebut menggunakan mesin berkode 4N14. Mesin diesel tersebut disebut memiliki konfigurasi 4 silinder DOHC 16 valve, turbocharger, dan intercooler. Kapasitas mesinnya sekitar 2.300 cc dengan tenaga 73 PS serta torsi 200 Nm.
Posisi mesin berada di bawah jok, bukan di bagian depan maupun belakang kendaraan. Untuk kenyamanan pengemudi, L300 sudah menggunakan power steering sehingga kemudi disebut lebih ringan digunakan.
Baca Juga: Bingung Pilih Ikan? Ini 10 Ikan Hias Air Tawar Tercantik untuk Akuarium
Namun, sejumlah bagian masih mempertahankan desain lama. Speedometer masih menggunakan model analog, sementara sistem pembukaan kaca menggunakan model putar. Handle pintu masih berwarna chrome dan menggunakan anak kunci manual. Bagian kabin juga disebut hanya dilengkapi radio serta sejumlah ruang penyimpanan.
Pada bagian pengereman, L300 menggunakan cakram di roda depan dan tromol di belakang. Peleknya masih menggunakan model kaleng dengan ban berukuran 185 dan ring 14. Kendaraan ini juga belum dilengkapi kaca film sehingga pembeli dapat meminta tambahan tersebut kepada marketing.
Bagian bak dibuat rata dari depan hingga belakang. Penyangga bak juga disebut cukup kuat sehingga dapat digunakan untuk duduk. Ban serep ditempatkan di bagian bawah kendaraan.
Baca Juga: 10 Ikan Hias Air Tawar Tercantik yang Bikin Akuarium Makin Memesona
Harga dan Penawaran untuk Pengusaha
Dalam video, harga Mitsubishi L300 yang ditawarkan disebut Rp258 juta. Marketing Mitsubishi Duwindo Brilliant Samjaya, Ramdan atau yang biasa dipanggil Rama, menyampaikan sejumlah skema pembelian dan promo untuk calon konsumen.
Salah satu penawaran yang disebut adalah uang muka mulai 10 persen. Ada pula angsuran mulai Rp2,8 juta. Untuk pembelian dengan skema tertentu, konsumen disebut dapat membayar DP 50 persen dan melanjutkan angsuran selama satu tahun tanpa bunga.
Dealer tersebut juga disebut menyediakan layanan servis dengan enam stall. Sistem quick pit stop diklaim memungkinkan satu kendaraan dikerjakan oleh dua hingga tiga orang dengan waktu pengerjaan maksimal sekitar 1,5 jam. Selain servis, tersedia pula kebutuhan seperti ban, oli, dan spare part.
Baca Juga: Akuarium Belum Punya Filter? 12 Ikan Hias Ini Disebut Bisa Jadi Pilihan
Program trade in juga tersedia untuk kendaraan komersial maupun passenger. Sementara bagi pembeli, terdapat sejumlah bonus yang disebut dalam video, di antaranya free service, free KIR, dan kaca film.
Dengan kapasitas angkut hingga 2 ton, pilihan karoseri yang beragam, serta mesin diesel 2.300 cc, Mitsubishi L300 dalam ulasan tersebut diposisikan sebagai kendaraan yang menyasar kebutuhan operasional pengusaha.
source:Youtube @Brodimotiv
Editor : Ais Mufida Zamzam