Honda Jazz Hybrid yang Tak Dijual di Indonesia, Begini Sosoknya

Hikaila Aulia Nahru Durroh Aklila • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 18:45 WIB
Honda Jazz Hybrid GR tampil di Singapura dengan varian Crosstar. Simak desain, interior, teknologi hybrid, dan alasan model ini tak dijual di Indonesia.
Honda Jazz Hybrid GR tampil di Singapura dengan varian Crosstar. Simak desain, interior, teknologi hybrid, dan alasan model ini tak dijual di Indonesia.

 

JAKARTA - Honda Jazz Hybrid kembali menjadi perhatian setelah sosoknya diperlihatkan dalam sebuah video otomotif. Mobil yang berada di Singapura tersebut merupakan Honda Jazz generasi terbaru berkode GR, dengan teknologi hybrid dan varian crossover yang disebut Crosstar. Kehadirannya sekaligus mengobati kerinduan penggemar Jazz di Indonesia yang tidak mendapatkan model tersebut.

Dalam video, pembahasan dimulai dari desain Honda Jazz GR yang disebut belum mendapatkan facelift. Tampilan depannya terlihat berbeda dibandingkan generasi Jazz sebelumnya. Lampu utama dibuat lebih besar dan membulat, sementara bagian tengah menggunakan projector yang ditemani LED daytime running light (DRL).

Karena merupakan varian Crosstar, sejumlah bagian eksterior mendapat ornamen khas crossover. Di antaranya cladding hitam di sekitar fog lamp, side skirt, serta aksen seperti skid plate berwarna silver. Bagian depan juga dilengkapi empat sensor parkir.

Baca Juga: DPRD Trenggalek Dukung Pembebasan PPB Sawah, Langsung Koordinasi untuk Siapkan Dasar Hukum

Pada sisi samping, salah satu ciri khas Jazz tetap dipertahankan, yakni kaca segitiga di dekat pilar A. Menurut pembawa acara, desain kaca tersebut menjadi salah satu pembeda karena tidak ditemukan pada Honda City Hatchback.

Honda Jazz Crosstar ini menggunakan pelek dual tone berwarna hitam dan silver. Ban yang dipakai berprofil 185/60 R16. Di bagian atas terdapat roof rail, sedangkan spion dan handle pintu menggunakan warna hitam.

Bagian belakang juga memiliki desain yang selaras dengan wajah depannya. Lampu belakang berukuran besar, tetapi tidak lagi memanjang hingga pilar seperti pada Honda Jazz GK5. Di dalam rumah lampu terdapat LED bar, sementara bagian lainnya masih menggunakan bohlam.

Baca Juga: DPRD Trenggalek Dukung Pembebasan PPB Sawah, Langsung Koordinasi untuk Siapkan Dasar Hukum

Logo hybrid terlihat di bagian belakang. Mobil ini juga dilengkapi defogger, wiper belakang, stop lamp, serta antena model shark fin. Aksen hitam gloss diberikan di sekitar bagian atas kaca belakang.

Kabin Tetap Mengutamakan Kepraktisan

Masuk ke interior, desainnya disebut masih memiliki karakter yang sama karena mobil ini bukan generasi yang sepenuhnya berbeda. Setir menggunakan desain two-spoke dengan bentuk bulat.

Kabin juga menyediakan sejumlah ruang penyimpanan. Cup holder tersedia di sisi kanan dan kiri, sementara setir sudah bisa diatur secara tilt dan teleskopik. Pengaturan AC berada di bagian tengah, sedangkan konektivitasnya masih menggunakan USB Type-A di depan.

Fitur lain yang disebut dalam video antara lain power outlet, electronic parking brake, serta ruang terbuka di konsol tengah untuk menyimpan barang.

Di baris kedua, ruang kabin dinilai masih cukup lega. Honda tetap mempertahankan konsep Ultra Seat yang menjadi salah satu karakter praktis Jazz. Mobil juga menyediakan armrest di belakang, konektor USB Type-C, kantong penyimpanan, ISOFIX, headrest, dan sabuk pengaman untuk penumpang.

Baca Juga: Bagikan 11 Ribu Kantong Udik-Udik ke Warga Bregodo Tani Jadi Pembeda Prosesi

Kapasitas bagasi memang dinilai tidak terlalu besar. Namun, bibir bagasi dibuat relatif rendah dan masih terdapat ruang penyimpanan tambahan di bawahnya. Bagian tersebut diduga berkaitan dengan keberadaan komponen hybrid, meski fungsi pastinya tidak dijelaskan dalam video.

Mengusung Teknologi Hybrid

Ketika kap mesin dibuka, terlihat mesin bensin yang berdampingan dengan motor listrik serta berbagai komponen elektrikal untuk sistem hybrid. Dalam video disebutkan, Honda Jazz Hybrid menggunakan teknologi EHV yang disebut memiliki kemiripan dengan sistem pada Honda HR-V.

Namun, angka tenaga dan torsi sistem tersebut tidak disebutkan secara rinci dalam transkrip. Karena itu, spesifikasi tersebut tidak dicantumkan lebih lanjut.

Baca Juga: Bagikan 11 Ribu Kantong Udik-Udik ke Warga Bregodo Tani Jadi Pembeda Prosesi

Pembawa acara kemudian mempertanyakan keputusan Honda untuk tidak menjual Jazz di Indonesia dan memilih Honda City. Menurut penilaiannya, keputusan tersebut masih bisa diperdebatkan jika melihat versi hatchback. Namun, ketika melihat varian Crosstar, keputusan menjual City dinilai cukup masuk akal

Salah satu pertimbangannya adalah pasar crossover di Indonesia. Dalam video disebutkan, model crossover dengan harga menarik masih memiliki peluang penjualan, sementara Honda dinilai akan menghadapi tantangan untuk menawarkan Jazz Crosstar dengan harga yang kompetitif.

Meski begitu, kehadiran Honda Jazz Hybrid tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar hatchback. Video tersebut bahkan menyebut harapan agar Jazz suatu saat kembali masuk ke Indonesia, meski belum diketahui apakah model yang akan hadir nantinya akan menggunakan desain seperti Crosstar ini atau bukan.

Bagi penggemar Jazz di Indonesia, Honda Jazz Hybrid GR setidaknya memberikan gambaran tentang evolusi model yang selama ini memiliki basis penggemar kuat, tetapi belum kembali dipasarkan secara resmi di Tanah Air.

 

Editor : Hikaila Aulia Nahru Durroh Aklila
Honda Jazz Crosstar Honda Jazz Hybrid honda Honda Jazz GR Crossstar mobil hybrid