TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Daihatsu Rocky Hybrid resmi meluncur dengan harga Rp293 juta. Mobil hybrid berbasis Rocky tersebut menjadi salah satu pilihan menarik di kelasnya karena mengandalkan sistem hybrid series dan diklaim mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 28 km/l berdasarkan metode WLTC.
Peluncuran Rocky Hybrid disebut berlangsung sehari setelah pembahasan mengenai mobil hybrid termurah di Indonesia dengan harga Rp319 juta. Dengan banderol Rp293 juta, Rocky Hybrid bahkan disebut lebih murah Rp14 juta dibandingkan Rocky tipe tertinggi bermesin 1.000 cc turbo yang ada sebelumnya.
Secara tampilan, Daihatsu Rocky Hybrid tidak mengalami banyak perubahan dibandingkan Rocky yang sudah dikenal di Indonesia. Perbedaan terlihat pada sejumlah detail, seperti logo berwarna biru dan emblem e-Smart Hybrid. Mobil ini juga memiliki kaca tambahan di bagian bawah untuk membantu pengemudi melihat area sekitar bawah kendaraan saat parkir.
Baca Juga: Persib vs PSM Buka Pekan Pertama Liga 1 2026-2027 dengan Rekor Head to Head
Bukan Varian Tertinggi
Meski berstatus mobil hybrid buatan Jepang, unit yang masuk Indonesia bukan varian tertinggi. Hal tersebut terlihat dari beberapa kelengkapan eksterior yang absen.
Rocky Hybrid tidak mendapatkan DRL dan fog lamp seperti varian yang lebih tinggi. Peleknya juga menggunakan model satu warna dengan ukuran ban 195/65 R16, bukan pelek 17 inci.
Di bagian belakang terdapat kamera mundur yang sedikit menonjol, empat sensor parkir, serta muffler tip sehingga knalpot masih terlihat. Menariknya, mobil ini sudah menggunakan electronic parking brake, tetapi rem belakangnya masih menggunakan tromol.
Perubahan cukup terasa pada area bagasi. Jika Rocky atau Raize versi biasa memiliki ban serep di bagian bawah bagasi, Rocky Hybrid justru tidak mendapatkannya. Sebagai gantinya, tersedia ruang penyimpanan yang lebih besar dan rapi, lengkap dengan tempat penyimpanan di sisi kanan dan kiri.
Baterai hybrid ditempatkan di bagian tertentu pada kabin, sementara bagian bawah jok belakang memiliki ventilasi untuk membantu menjaga temperatur baterai. Ventilasi tersebut juga perlu dijaga kebersihannya agar sistem pendinginan baterai tetap bekerja dengan baik.
Di dalam kabin, ruang penumpang tetap menawarkan leg room dan head room yang cukup lega. Namun, beberapa fitur masih sederhana. Door trim menggunakan plastik keras, tidak tersedia armrest, power window belum otomatis, dan penumpang belakang belum mendapatkan AC.
Sementara itu, tersedia dua port USB 2,1 amp, meski masih menggunakan USB Type-A. Perbedaan penting lainnya ada pada keselamatan. Rocky Hybrid memiliki enam airbag, termasuk airbag samping dan curtain airbag.
Baca Juga: 18 Tim Liga 1 2026-2027 dan Nilai Skuadnya, Persija Tertinggi
Hybrid Series, Mesin Jadi Genset
Sistem penggerak menjadi bagian paling menarik dari Rocky Hybrid. Berbeda dengan sistem hybrid yang dapat menggabungkan kerja mesin dan motor listrik secara langsung, sistem e-Smart Hybrid pada mobil ini menggunakan konfigurasi hybrid series seperti Nissan e-Power.
Mesin bensin 1.200 cc tiga silinder berfungsi sebagai generator atau genset untuk menghasilkan energi. Penggerak utamanya adalah motor listrik di bagian depan dengan sistem FWD.
Tenaga yang dihasilkan mencapai 106 PS dengan torsi 170 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam diklaim bisa ditempuh dalam sekitar 10 detik, sehingga disebut lebih cepat dibandingkan Rocky bermesin bensin.
Keunggulan lainnya adalah efisiensi. Dengan dimensi yang kompak dan bobot yang relatif ringan, Rocky Hybrid diklaim mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 28 km/l menggunakan metode WLTC. Sementara berdasarkan metode JC08 yang digunakan di Jepang, angkanya bisa mencapai 34 km/l.
Menariknya, kapasitas baterai Rocky Hybrid justru tergolong kecil, yakni hanya 0,7 kWh. Baterai tersebut menggunakan teknologi lithium-ion. Kapasitas kecil dinilai membuat kebutuhan penggantian baterai berpotensi lebih ringan dibandingkan baterai hybrid berkapasitas lebih besar.
Namun, fitur bantuan berkendara menjadi salah satu bagian yang cukup disayangkan. Mobil ini memiliki sensor kamera di bagian atas seperti sistem ADAS pada Raize, tetapi tidak mendapatkan adaptive cruise control dan lane keeping assist. Tombol pengaturan di setir juga lebih minim.
Untuk sistem hiburannya, Rocky Hybrid mendapatkan head unit berukuran lebih besar yang mendukung Android Auto dan Apple CarPlay.
Dengan harga Rp293 juta, Rocky Hybrid menawarkan kombinasi mesin bensin sebagai generator dan motor listrik sebagai penggerak. Konsumsi bahan bakar yang diklaim mencapai 28 km/l menjadi salah satu daya tarik utamanya, meski sejumlah fitur yang tersedia pada varian lain harus dikorbankan.
Baca Juga: Jadwal Liga 1 Pekan Pertama 4-6 September 2026, Ada 9 Pertandingan
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest