TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Toyota Veloz Hybrid resmi diperkenalkan sebagai pilihan MPV 7-seater entry level dengan teknologi hybrid. Mobil ini menggunakan sistem strong hybrid yang memungkinkan kendaraan melaju dalam kondisi tertentu hanya dengan mengandalkan motor listrik dan baterai tanpa mesin bensin menyala.
Toyota Veloz Hybrid saat ini masih berada dalam tahap preorder. Harga yang disebutkan dalam masa pemesanan berlaku hingga akhir 2025, sementara konsumen yang melakukan pemesanan disebut baru akan menerima unit pada awal 2026.
Toyota Veloz Hybrid akan tersedia dalam empat varian, yakni V sebagai varian paling bawah, Q, Q Modellista, serta Q Modellista TSS sebagai varian tertinggi. Menurut penjelasan dalam video, harga varian V selama masa preorder berada di angka Rp299 juta, hanya berbeda Rp3 juta dibandingkan Veloz bermesin bensin termurah.
Harga tersebut membuat Toyota Veloz Hybrid disebut sebagai mobil hybrid tujuh penumpang termurah di Indonesia. Namun, informasi mengenai kemungkinan penghentian penjualan Veloz bermesin bensin ketika versi hybrid mulai dipasarkan secara resmi masih belum dikonfirmasi Toyota.
Menggunakan Sistem Strong Hybrid dengan Mesin 1.500 CC
Perbedaan utama Toyota Veloz Hybrid dengan versi bensin terletak pada sistem penggeraknya. Mobil ini menggunakan teknologi strong hybrid, sehingga dapat bergerak menggunakan motor listrik dan baterai untuk waktu tertentu tanpa mesin bensin bekerja.
Sistem hybrid yang digunakan disebut mirip dengan Toyota Yaris Cross Hybrid. Mesin bensinnya menggunakan unit 2NR-VE berkapasitas 1.500 cc dengan siklus Atkinson. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 90 HP dan torsi 121 Nm.
Sementara itu, motor listriknya menghasilkan tenaga 79 HP dengan torsi 141 Nm. Tenaga gabungan dari sistem hybrid tersebut mencapai 109 HP.
Toyota Veloz Hybrid menggunakan sistem series-parallel hybrid dengan power split system. Artinya, mesin bensin dan motor listrik dapat bekerja untuk menggerakkan roda sesuai kebutuhan sistem.
Baterai ditempatkan di bawah jok depan. Namun, Toyota disebut belum mengonfirmasi jenis dan kapasitas baterai yang digunakan. Pengisian baterai dilakukan secara self-charging, baik melalui regenerative braking saat kendaraan melambat maupun melalui mesin bensin yang memutar generator.
Mobil ini menggunakan transmisi e-CVT yang bekerja dengan kombinasi motor listrik dan planetary gear. Pengemudi juga mendapatkan posisi B pada transmisi untuk meningkatkan efek regenerative braking.
Toyota Veloz Hybrid tetap menggunakan penggerak roda depan. Tersedia mode Normal, Sport, dan Eco, serta tombol EV Mode yang memprioritaskan penggunaan motor listrik ketika kapasitas baterai mencukupi.
Klaim internal menyebut akselerasi 0-100 km/jam dapat ditempuh dalam 11,5 detik. Sementara konsumsi bahan bakarnya diklaim mencapai 25,8 km per liter.
Baca Juga: Bansos Tambahan September 2026, Ada Beras 30 Kg dan PIP yang Masih Cair
Eksterior dan Interior Masih Mirip Veloz Sebelumnya
Secara tampilan, Toyota Veloz Hybrid tidak mengalami perubahan besar dibandingkan Veloz yang sudah beredar sebelumnya. Perbedaan paling mudah dikenali terdapat pada desain bagian bawah bumper depan dan emblem HV di bagian belakang.
Pilihan warna reguler terdiri atas Platinum White Pearl, Silver Mica Metallic, Black Metallic, dan Dark Red Mica Metallic. Sementara varian Modellista tersedia dengan pilihan warna two tone putih, silver, dan merah.
Varian Modellista mendapatkan sejumlah pembeda visual, seperti penggunaan aksen piano black, velg dengan warna berbeda, tambahan panel bodi, serta atap dan sejumlah detail eksterior berwarna hitam.
Masuk ke kabin, perubahan juga relatif minim. Tombol start-stop kini menggunakan warna biru khas sistem hybrid Toyota. Posisi tuas transmisi berubah dan terdapat gundukan di bawah jok depan karena penempatan baterai.
Varian Q ke atas juga mendapatkan head unit baru berukuran 10 inci. Interior varian Modellista menggunakan dominasi warna hitam, sedangkan varian lainnya masih mempertahankan kombinasi warna berbeda.
Salah satu perubahan yang terasa berada di baris kedua. Lantai bagian tengah kini rata, tetapi keberadaan baterai di bawah jok depan membuat penumpang tidak dapat memasukkan kaki ke bawah jok depan seperti pada Veloz versi bensin.
Di sisi lain, jok baris kedua tetap memiliki slider panjang yang membuat ruang kaki dapat diatur secara fleksibel. Toyota Veloz Hybrid juga tetap menawarkan konfigurasi jok tiga baris dan kemampuan melipat kursi untuk memperluas kapasitas bagasi.
Fitur dan Keselamatan
Toyota Veloz Hybrid mendapatkan pembaruan pada sistem infotainment dan instrumen digital. Head unit mendukung wireless Apple CarPlay dan Android Auto, kamera 360 derajat, koneksi internet, serta sejumlah fitur hiburan.
Seluruh varian tetap mendapatkan electronic parking brake dan brake hold. Mobil ini juga dilengkapi wireless charger, auto climate control, double blower, passive keyless entry, serta beberapa power outlet dan port USB.
Untuk keselamatan aktif, Toyota Safety Sense tersedia pada varian tertinggi Q Modellista TSS. Fitur tersebut mencakup adaptive cruise control, pre-collision warning dan braking, lane departure warning, lane departure prevention, front departure alert, pedal misoperation control, blind spot monitoring, serta rear cross traffic alert.
Toyota Veloz Hybrid juga dirakit secara lokal. Garansi kendaraan berlaku selama tiga tahun atau 100.000 km, sedangkan garansi baterai hybrid mencapai delapan tahun atau 160.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.
Baca Juga: BLT Dana Desa Rp900.000 Cair, Ini Daftar Sejumlah Wilayah yang Disebut Mendapatkan
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest