TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Wuling Axion hadir sebagai alternatif SUV bagi konsumen yang tertarik dengan Wuling Darion, tetapi menginginkan dimensi lebih ringkas dan ground clearance lebih tinggi. Mobil tiga baris ini memiliki panjang sekitar 4,7 meter, lebih pendek dibandingkan Darion yang disebut memiliki panjang 4,9 meter.
Wuling Axion mengusung konsep SUV tujuh penumpang dengan konfigurasi kursi 2-3-2. Mobil ini tersedia dalam dua pilihan sistem penggerak, yakni EV atau kendaraan listrik murni dan PHV yang memadukan mesin bensin dengan motor listrik.
Dalam first impression dan mini test drive, Wuling Axion dinilai menawarkan bentuk yang lebih sesuai untuk karakter jalan di Indonesia dibandingkan Darion yang berformat MPV dan memiliki dimensi lebih besar.
Perbedaan paling mudah terlihat dari desain eksteriornya. Wuling Axion PHV memiliki grille dengan bukaan untuk kebutuhan pendinginan radiator, sedangkan versi EV tampil lebih tertutup dan polos pada bagian depan.
Karakter SUV juga terlihat melalui bentuk bodi yang lebih mengotak, wheel arch tebal, serta postur yang lebih tinggi. Dibandingkan Darion, bagian belakang Axion memiliki overhang yang lebih pendek sehingga dinilai terlihat lebih proporsional.
Wuling Axion tersedia dalam pilihan warna two tone yang dapat dipilih pada kedua sistem penggerak. Pilihannya terdiri atas kombinasi bodi biru dengan atap putih dan bodi putih dengan atap hitam.
Baca Juga: Bansos Tambahan September 2026, Ada Beras 30 Kg dan PIP yang Masih Cair
Interior Mirip Darion, Tetap Menawarkan Tiga Baris Kursi
Masuk ke kabin, desain Wuling Axion sebagian besar memiliki kemiripan dengan Darion. Perbedaan yang paling terlihat terdapat pada desain kisi-kisi AC yang dibuat lebih mengotak untuk menyesuaikan karakter SUV.
Dashboard, layar, center console, hingga desain setir disebut memiliki banyak kesamaan dengan MPV tersebut. Sejumlah bagian interior juga menggunakan material soft touch, meskipun masih terdapat penggunaan material plastik pada beberapa area.
Fitur yang tersedia cukup lengkap. Wuling Axion memiliki pengaturan lampu dan wiper otomatis, kamera 360 derajat, wireless charging hingga 50 watt, serta tombol fisik untuk pengaturan AC.
Mobil ini juga menggunakan floating center console dengan ruang penyimpanan tambahan. Pada bagian kabin tersedia panoramic roof berukuran besar.
Penumpang depan mendapatkan pengaturan kursi elektrik untuk maju dan mundur. Sementara pengaturan ventilasi kursi baris pertama dapat diakses melalui layar berukuran 12,8 inci.
Pada baris kedua, kabin Wuling Axion menawarkan ruang yang cukup lega berkat lebar kendaraan yang disebut lebih dari 1,8 meter. Kursi dapat menampung tiga penumpang dan dilengkapi armrest, AC, USB Type-A, USB Type-C, serta pengaturan sliding dan reclining.
Namun, Wuling Axion tidak menawarkan konfigurasi captain seat seperti Darion. Mobil ini hanya tersedia sebagai SUV tujuh penumpang dengan konfigurasi 2-3-2.
Baris ketiga dapat diakses melalui mekanisme tip and tumble pada kursi baris kedua. Ruang pada baris ketiga dinilai cukup untuk perjalanan jarak dekat, meskipun posisi kursi baris kedua perlu disesuaikan agar ruang kaki penumpang belakang lebih nyaman.
Baris ketiga sudah mendapatkan kisi-kisi AC, tetapi belum tersedia port USB untuk pengisian daya perangkat.
Baca Juga: Toyota Veloz Hybrid Dibuka Preorder, Diklaim Jadi MPV 7-Seater Hybrid Termurah di Indonesia
Versi EV Diklaim Punya Jarak Tempuh 530 Km
Wuling Axion EV menggunakan motor listrik penggerak roda depan dengan tenaga 150 kW dan torsi 310 Nm. Motor tersebut dipadukan dengan baterai berkapasitas 69,2 kWh.
Berdasarkan klaim yang disebut dalam video, Wuling Axion EV memiliki jarak tempuh hingga 530 km berdasarkan standar CLTC. Mobil ini sudah menggunakan port pengisian AC dan DC dengan standar CCS2.
Sementara Wuling Axion PHV menggunakan mesin bensin 1.500 cc yang dipadukan dengan motor listrik dan baterai berkapasitas sekitar 20 kWh. Jarak tempuhnya disebut dapat mencapai kisaran 1.000 km.
Kedua varian disebut telah menggunakan port pengisian CCS2. Versi PHV menggunakan DHT atau Direct Hybrid Transmission.
Dari sisi keselamatan, Wuling Axion disebut sudah memiliki paket ADAS pada kedua varian. Fitur tersebut mencakup lane keeping, adaptive cruise control, intelligent driving assist, forward collision warning, dan blind spot monitoring.
Dalam pengujian singkat, versi EV dinilai lebih responsif dibandingkan PHV berkat karakter motor listrik dengan torsi besar. Varian listrik murni juga terasa lebih hening karena tidak menggunakan mesin bensin saat berjalan.
Suspensi bagian belakang disebut terasa sedikit kaku, tetapi karakter tersebut dinilai memberikan keuntungan dalam menjaga stabilitas. Sementara respons setir menjadi salah satu catatan karena dinilai kurang tajam dan responsif.
Dengan panjang sekitar 4,7 meter, Wuling Axion dinilai masih cukup mudah bermanuver di area parkir dan jalan yang tidak terlalu lebar. Kamera 360 derajat juga membantu pengemudi memantau kondisi di sekitar kendaraan.
Harga Wuling Axion belum diumumkan dalam video tersebut. Namun, kehadiran SUV EV tujuh penumpang ini dinilai memiliki peluang tersendiri karena disebut belum memiliki lawan langsung di segmen mid SUV EV 7-seater di Indonesia.
Baca Juga: Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid Q Modellista, Irit hingga 27 Km/L tapi Masih Ada Kekurangan
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest