ROG Strix G16 Jadi Laptop ROG Termurah, Intel Core i5 dan RTX 4050 Bikin Gaming Ngebut

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 16:10 WIB
ROG Strix G16 dengan Intel Core i5-13450HX dan RTX 4050 menawarkan gaming hingga 186 FPS dan performa rendering kencang (Pinterest).
ROG Strix G16 dengan Intel Core i5-13450HX dan RTX 4050 menawarkan gaming hingga 186 FPS dan performa rendering kencang (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM- ROG Strix G16 menjadi salah satu laptop gaming menarik bagi pengguna yang ingin masuk ke lini Republic of Gamers (ROG) tanpa harus mengeluarkan biaya terlalu besar. Dalam transkrip pengujian, laptop dengan SKU G614 I545 J6G disebut sebagai laptop ROG paling murah pada 2025, tetapi tetap menawarkan performa yang cukup agresif untuk gaming maupun rendering.

ROG Strix G16 tersebut mengandalkan Intel Core i5-13450HX dan GPU NVIDIA GeForce RTX 4050 dengan VRAM 6GB GDDR6. Meski menggunakan prosesor Core i5 generasi ke-13, kemampuan pemrosesannya disebut masih bisa diandalkan untuk kebutuhan berat.

Salah satu pengujian menunjukkan proses rendering Premiere 4K dapat diselesaikan sekitar 1,5 menit. Sementara rendering video Full HD membutuhkan waktu kurang dari satu menit.

Core i5-13450HX Tawarkan Performa Tinggi

Salah satu alasan ROG Strix G16 mampu memberikan performa tinggi terletak pada penggunaan prosesor seri HX. Intel Core i5-13450HX memiliki 10 core dan 16 thread, dengan base power 55 watt serta clock speed maksimal hingga 4,6 GHz berdasarkan pengujian yang disampaikan.

Dalam pengujian Cinebench R15 sebanyak 10 kali looping, skor multicore berada di kisaran 2.459 hingga 2.496 poin. Hasilnya relatif stabil dari pengujian awal hingga akhir.

Konsistensi juga terlihat pada Cinebench R23. Skor multicore berada di rentang 16.440 hingga 16.656 poin setelah dijalankan sebanyak 10 kali. Sementara skor single-core berada di angka 1.680 poin.

Pengujian suhu menunjukkan temperatur CPU berada di kisaran 85 hingga 96 derajat Celsius. Meski cukup tinggi, pengujian tersebut disebut masih berada di bawah batas throttling.

Pada kondisi menggunakan baterai, CPU package power dibatasi sekitar 75 watt. Pengaturan tersebut ditujukan agar konsumsi daya tidak terlalu besar ketika laptop tidak terhubung ke charger.

Baca Juga: 8 Jenis Ikan Cupang 2026 untuk Akuarium, Half Moon hingga Fancy Betta yang Berwarna Unik

Rendering 3D dan Video Bisa Diandalkan

Kemampuan ROG Strix G16 tidak hanya terlihat pada benchmark sintetis. Untuk rendering Blender, CPU membutuhkan sekitar 2 menit 33 detik dalam pengujian yang ditampilkan.

Ketika rendering dilakukan menggunakan GPU RTX 4050, waktunya jauh lebih singkat, yakni sekitar 22 detik.

Laptop ini juga dibekali RAM 16GB dengan kecepatan 4.800 MHz dan SSD 512GB PCIe Gen 4. Kombinasi tersebut membuat laptop tidak hanya menyasar gamer, tetapi juga pengguna yang membutuhkan perangkat untuk editing dan pekerjaan kreatif.

Layar 16 Inci 165Hz

ROG Strix G16 menggunakan layar berukuran 16 inci dengan resolusi Full HD Plus dan rasio 16:10. Rasio tersebut memberikan area vertikal yang lebih luas dibandingkan layar 16:9.

Panel yang digunakan merupakan IPS-level dengan refresh rate 165Hz dan dukungan G-Sync. Fitur tersebut membuat layar lebih cocok untuk gaming kompetitif karena membantu mengurangi tearing.

Laptop ini juga dibekali MUX Switch dan NVIDIA Optimus. Pengguna dapat berpindah antara integrated GPU dan discrete GPU tanpa perlu melakukan restart.

Untuk reproduksi warna, ASUS mengklaim cakupan 100 persen sRGB. Dalam pengujian, hasilnya mencapai sekitar 99,1 persen sRGB, 87,2 persen Adobe RGB, dan 80 persen P3.

Namun, tingkat kecerahannya hanya sekitar 215 nits. Angka tersebut masih memadai untuk penggunaan di dalam ruangan, tetapi kurang ideal ketika digunakan di luar ruangan dengan cahaya matahari yang kuat.

Baca Juga: Cara Merawat Ikan Cupang agar Cepat Tumbuh dan Warnanya Bagus, Perhatikan 9 Hal Ini

Gaming di Atas 180 FPS

Kemampuan gaming menjadi salah satu keunggulan utama ROG Strix G16. Dalam pengujian Dota 2, laptop ini menghasilkan rata-rata sekitar 92 FPS dengan frame rate maksimal 105 FPS dan minimum 81 FPS.

Untuk Valorant dengan pengaturan tinggi, performanya lebih tinggi lagi. Rata-rata frame rate mencapai 186 FPS, dengan maksimum 212 FPS.

Dengan angka tersebut, refresh rate 165Hz pada layarnya dapat dimanfaatkan dengan baik untuk game kompetitif.

Sementara pada game yang lebih berat, laptop ini masih mampu menghasilkan performa yang cukup baik. Dalam pengujian menggunakan pengaturan high, DLSS Quality, dan ray tracing Quality, frame rate rata-rata berada di kisaran 76 FPS dengan minimum 49 FPS.

Pada Cyberpunk 2077, ROG Strix G16 masih mampu menghasilkan rata-rata sekitar 66 FPS dengan pengaturan Ultra Ray Tracing dan DLSS Quality. Frame rate maksimal mencapai 80 FPS, sedangkan minimum berada di sekitar 49 FPS.

Sistem Pendingin Stabil

Performa tinggi tersebut didukung sistem pendingin yang disebut mampu menjaga kestabilan laptop. Saat digunakan bermain game, suhu permukaan tertinggi berada di sekitar 45,2 derajat Celsius dan umumnya terdapat pada area exhaust.

Sementara bagian yang sering disentuh, termasuk area WASD, berada di sekitar 35,5 derajat Celsius.

Dalam pengujian game yang cukup berat, temperatur CPU berada di kisaran 70–78 derajat Celsius dan sesekali menyentuh 80 derajat sebelum kembali turun. GPU bahkan berada di kisaran 66–71 derajat Celsius dan sempat menyentuh 65 derajat.

Hasil tersebut menunjukkan sistem pendinginan mampu menjaga performa tetap konsisten selama digunakan bermain game.

Baca Juga: Cara Merawat Ekor Ikan Cupang agar Tetap Sehat dan Cantik, Perhatikan 5 Hal Ini

Desain Premium dengan Bobot 2,5 Kg

ROG Strix G16 memiliki dimensi sekitar 35,4 x 26,4 cm dengan ketebalan maksimal sekitar 3 cm. Bobotnya berada di angka 2,5 kilogram.

Desainnya dibuat lebih kalem dibandingkan laptop gaming ROG generasi sebelumnya. Namun, identitas ROG masih terlihat melalui logo dan light bar RGB di bagian bawah.

Bagian cover layar menggunakan material metal atau aluminium, sedangkan bagian lainnya masih menggunakan polikarbonat. Keyboard memiliki fitur anti-ghosting dan keycap yang dirancang untuk penggunaan intensif.

Backlit keyboard juga mendukung empat zona yang dapat diatur melalui Armoury Crate dan Aura Creator.

Untuk konektivitas, tersedia dua USB Type-A 3.2 Gen 2, Thunderbolt 4, USB Type-C 3.2 Gen 2, HDMI, LAN RJ45, serta jack audio. Laptop ini juga dapat mendukung hingga empat layar sekaligus, terdiri dari layar internal dan tiga monitor eksternal.

Baterai Bisa Bertahan Lebih dari 8 Jam

Untuk laptop gaming, daya tahan baterai ROG Strix G16 tergolong menarik. Dalam pengujian PCMark 10 dengan pemutaran video, brightness 50 persen, dan volume dimatikan, laptop mampu bertahan lebih dari delapan jam.

Dalam pengujian penggunaan nyata, pemutaran YouTube selama 10 menit mengurangi baterai sekitar 6 persen. Aktivitas menulis selama 10 menit hanya mengurangi sekitar 4 persen, sedangkan gaming selama 10 menit menguras sekitar 16 persen.

Dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan lini ROG lainnya, ROG Strix G16 menawarkan kombinasi performa gaming, kemampuan rendering, layar 165Hz, serta sistem pendingin yang cukup solid.

Komprominya ada pada ukuran dan bobot yang mencapai 2,5 kilogram sehingga laptop ini lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan performa dibandingkan mobilitas.

Baca Juga: Megawati Hangestri Makin Siap Bela Hyundai Hillstate, KOVO Cup Jadi Ujian Kondisi Lutut

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
RTX 4050 Laptop Gaming Asus OG Strix G16 Laptop Gaming ROG Intel Core i5-13450HX