TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Mobil favorit GIIAS 2026 menjadi salah satu hal menarik yang dibahas dalam video otomotif kali ini. Dari puluhan merek kendaraan yang hadir, sejumlah model dipilih sebagai kendaraan paling disukai dari masing-masing booth berdasarkan penilaian pribadi.
GIIAS 2026 disebut menjadi salah satu penyelenggaraan dengan jumlah merek kendaraan terbanyak. Dari total sekitar 50 merek kendaraan yang hadir, jumlah merek mobil berada di kisaran 40-an. Kondisi tersebut membuat pilihan mobil favorit GIIAS 2026 menjadi jauh lebih beragam dibandingkan pameran sebelumnya.
Pemilihan tersebut dilakukan oleh dua pemerhati otomotif, Om Mobi dan Fitra Eri. Keduanya menegaskan bahwa pilihan tersebut merupakan opini pribadi. Mobil yang dipilih juga harus sudah dijual atau setidaknya sudah dapat dipesan di Indonesia.
Baca Juga: Mobil Paling Tidak Disukai GIIAS 2026, Citroën e-C3 dan VinFast VF3 Jadi Sorotan
Pilihan Mobil Favorit dari Berbagai Booth
Di booth Mitsubishi, keduanya memilih Mitsubishi Xpander Hybrid. Kehadiran teknologi hybrid menjadi salah satu alasan utama. Mitsubishi dinilai mulai kembali menghadirkan inovasi, terlebih setelah memasukkan teknologi hybrid ke pasar Indonesia.
Di BYD, pilihan jatuh kepada BYD M6 DM. Model tersebut menarik perhatian karena menjadi salah satu produk plug-in hybrid BYD sekaligus membawa teknologi elektrifikasi ke model yang sudah populer.
Sementara itu, booth Wuling menghadirkan pilihan Wuling E7. Model tersebut dinilai menarik karena menawarkan pilihan penggerak plug-in hybrid maupun EV dan memiliki karakter SUV yang dianggap lebih fleksibel untuk pasar Indonesia.
Di Omoda Jaecoo, perhatian tertuju pada Jaecoo J7 SHS. Bukan hanya produknya, teknologi parkir otomatis yang mampu mencari lokasi parkir menjadi salah satu daya tarik utama. Sistem tersebut disebut telah memetakan puluhan lokasi dan ditargetkan terus bertambah.
Suzuki menghadirkan pilihan yang berbeda. Suzuki Jimny tetap menjadi favorit meski modelnya sudah cukup lama berada di pasar. Salah satu alasannya adalah karakter Jimny yang dianggap sulit disaingi produk China, terutama untuk segmen kendaraan dengan kemampuan khasnya.
Di booth Chery, pilihan jatuh kepada Chery Q yang disebut sebagai produk entry level dengan harga menarik. Model tersebut juga dinilai nyaman, lega, dan menawarkan daya tarik tersendiri di tengah persaingan mobil listrik yang semakin ketat.
Daihatsu juga memiliki pilihan menarik, yakni Daihatsu Rocky Hybrid. Teknologi hybrid pada model tersebut dianggap unik karena mesin pembakaran internal berperan sebagai generator untuk mendukung sistem penggerak listrik.
Sementara di Geely dan Zeekr, pilihan terbagi. Geely EX2 dipilih karena kenyamanan suspensi dan ruang kabinnya, sedangkan Zeekr 7X menarik perhatian karena desain futuristis serta penggunaan lampu Matrix dan logo yang menyala.
Untuk VinFast, VinFast VF7 menjadi pilihan karena desainnya dianggap paling radikal dibandingkan jajaran lainnya. Jetour menghadirkan Jetour T2 sebagai favorit karena desain, karakter, serta sistem penggerak all-wheel drive pada versi mesin pembakaran internal.
Baca Juga: Mitsubishi Xpander Ultimate CVT Facelift: 5 Kelebihan dan 3 Kekurangannya
Dari Lexus hingga Subaru
Di Lexus, Lexus IS terbaru menjadi salah satu pilihan utama. Model tersebut menarik karena tersedia dengan teknologi hybrid dan EV, sekaligus membawa perubahan desain yang cukup radikal.
Toyota menghadirkan pilihan Land Cruiser yang dinilai memiliki karakter kuat. Meskipun teknologi mesinnya dianggap tidak mengalami pengembangan besar, kendaraan tersebut tetap menawarkan fungsi dan identitas Land Cruiser dengan harga yang jauh di bawah Lexus LX700H.
Di Honda, pilihan berbeda muncul. Om Mobi memilih Honda Prelude, sedangkan Fitra Eri tertarik pada Honda Super One yang merupakan mobil listrik dengan harga yang masih diperkirakan berada di kisaran Rp300 juta hingga Rp400 juta.
BMW menghadirkan BMW M3 Touring sebagai salah satu pilihan. Sementara Mini mendapat perhatian melalui edisi khusus Mini Cabrio Surfside Collection yang dinilai paling merepresentasikan karakter funky Mini.
Mercedes-Benz menghadirkan Mercedes-AMG GT sebagai favorit. Model tersebut dianggap memiliki performa dan tampilan menarik, meski desainnya dinilai belum seikonik Mercedes-Benz SLS.
Di GAC, pilihan jatuh kepada Aion UT. Harga yang lebih rendah, kabin lega, kenyamanan suspensi, dan karakter berkendara menjadi alasan utama.
Audi memiliki Audi S3 sebagai pilihan favorit. Sedan sport tersebut dianggap mampu menggabungkan performa lebih dari 300 HP dengan penggunaan harian.
Nissan menghadirkan pilihan yang cukup kuat melalui Nissan Fairlady Z. Model sport tersebut bahkan akhirnya menjadi pilihan terbaik secara keseluruhan.
Subaru juga mendapat perhatian lewat All New Outback yang dinilai kembali ke karakter SUV berbentuk lebih boks, memiliki interior modern, dan tetap menggunakan penggerak all-wheel drive.
Ford menghadirkan Ford Ranger Raptor sebagai favorit karena performa, suspensi, suara knalpot, dan karakter kendaraan yang dianggap sangat menyenangkan.
Baca Juga: Suzuki Ertiga Hybrid Diuji di Tanjakan 24 Derajat, Bawa 6 Orang Tetap Berhasil Menanjak
Nissan Fairlady Z Jadi Mobil Favorit GIIAS 2026
Setelah seluruh booth selesai dikunjungi, keduanya kembali memilih satu kendaraan yang dianggap paling menarik di seluruh pameran.
Pilihan tersebut ternyata sama, yakni Nissan Fairlady Z.
Model sport Nissan tersebut dinilai istimewa karena membawa kembali unsur heritage merek ke Indonesia. Menurut keduanya, Nissan berani memasukkan mobil sport dengan sejarah kuat di tengah persaingan industri otomotif yang semakin didominasi merek China.
Kehadiran Fairlady Z juga dianggap penting karena volumenya kemungkinan tidak sebesar model-model massal. Namun, keberadaan mobil tersebut memberikan pilihan berbeda bagi konsumen sekaligus menjadi bukti bahwa Nissan masih mempertahankan identitas dan warisan produknya.
Pada akhirnya, Nissan Fairlady Z menjadi mobil favorit GIIAS 2026 versi Om Mobi dan Fitra Eri. Pilihan tersebut bukan semata-mata karena performa, tetapi juga karena keberanian Nissan membawa produk berkarakter dan memiliki nilai heritage ke pasar Indonesia.
Baca Juga: Mitsubishi Xpander Dapat Wajah Baru dan Fitur Canggih, Harga Naik Jadi Segini
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest