TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Mobil hybrid murah 2026 semakin beragam dengan pilihan harga mulai dari kisaran Rp274 juta hingga Rp445 juta. Enam model yang masuk rekomendasi terdiri atas Suzuki Ertiga Hybrid, Suzuki XL7 Hybrid, Suzuki Fronx Hybrid, BYD M6 DM, Toyota Yaris Cross Hybrid tipe G, dan Wuling Almaz Hybrid.
Pilihan tersebut menawarkan teknologi yang berbeda, mulai mild hybrid, full hybrid atau strong hybrid, hingga plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Perbedaan sistem ini menjadi salah satu faktor penting karena berpengaruh terhadap cara kerja kendaraan, efisiensi bahan bakar, kebutuhan pengisian daya, hingga biaya penggunaan.
Di posisi pertama rekomendasi terdapat Suzuki Ertiga Hybrid. MPV tujuh penumpang ini menggunakan mesin K15B 1.462 cc empat silinder dengan tenaga 104 horsepower dan torsi 138 Nm. Sistemnya dipadukan dengan baterai lithium-ion berukuran kecil serta ISG.
Menurut penjelasan dalam video, harga Suzuki Ertiga Hybrid berada di kisaran Rp274 juta hingga Rp300 jutaan. Dengan harga tersebut, model ini menjadi salah satu pilihan bagi konsumen yang mencari mobil keluarga dengan teknologi elektrifikasi.
Suzuki XL7 Hybrid menjadi rekomendasi kedua. SUV ini menggunakan basis mesin yang sama dengan Ertiga Hybrid, yakni K15B 1.462 cc dengan tenaga 104 horsepower. Perbedaan utamanya disebut berada pada tampilan eksterior yang lebih berkarakter SUV.
Harga Suzuki XL7 Hybrid dalam video disebut berada di kisaran Rp292 juta hingga Rp315 jutaan.
Baca Juga: JLS Dikebut, Kucuri Rp 19 M Untuk Dongkrak Ekonomi Buka Konektivitas Selatan
Suzuki Fronx Hybrid hingga BYD M6 DM
Suzuki Fronx Hybrid menjadi pilihan ketiga. Compact SUV ini menggunakan mesin K15C Smart Hybrid berkapasitas 1.462 cc dengan tenaga sekitar 102 horsepower dan torsi 137 Nm.
Tenaga mesin disalurkan melalui transmisi otomatis enam percepatan konvensional. Untuk harga, Suzuki Fronx Hybrid disebut berada di kisaran Rp286 juta hingga Rp331 jutaan.
Pilihan berikutnya adalah BYD M6 DM Dual Mode. Model ini menawarkan konfigurasi kendaraan keluarga tujuh penumpang dengan teknologi plug-in hybrid atau PHEV.
Dalam video disebutkan BYD M6 DM memadukan mesin bensin 1.498 cc Atkinson Cycle dengan motor listrik. Mobil ini juga dibekali pilihan Blade Battery berkapasitas 7,4 kWh hingga 18,3 kWh.
Harga BYD M6 DM disebut berada di kisaran Rp298 juta hingga Rp390 jutaan. Sistem PHEV menjadi salah satu pembeda utama karena baterai dapat diisi ulang menggunakan sumber pengisian daya.
Toyota Yaris Cross Hybrid tipe G menjadi rekomendasi kelima. Mobil ini menggunakan mesin 2NR-FE 1.500 cc empat silinder Dual VVT-i.
Mesin bensinnya disebut menghasilkan tenaga 91 PS, sementara motor listrik menghasilkan tenaga 80 PS. Sistem tersebut menggunakan transmisi e-CVT.
Dalam penjelasan video, tipe G Hybrid disebut hadir tanpa fitur ADAS tertentu untuk menekan harga jual. Harganya disebut berada di kisaran Rp399 jutaan.
Baca Juga: Lalai Awasi Sampah, Ruang Kelas Terbakar
Wuling Almaz Hybrid dan Perbedaan Teknologi
Rekomendasi terakhir adalah Wuling Almaz Hybrid. SUV ini menggunakan mesin 2.000 cc empat silinder dengan siklus Atkinson yang menghasilkan tenaga 123 horsepower dan torsi 168 Nm.
Sistemnya juga didukung motor listrik dengan tenaga 174 horsepower dan torsi 320 Nm. Wuling Almaz Hybrid menggunakan Dedicated Hybrid Transmission atau DHT. Harga model ini disebut berada di kisaran Rp445 jutaan.
Enam model tersebut dibagi menjadi tiga kelompok teknologi. Suzuki Ertiga Hybrid, XL7 Hybrid, dan Fronx Hybrid menggunakan sistem mild hybrid. Baterai berukuran kecil membantu meringankan kerja mesin, terutama saat akselerasi awal, serta mendukung fungsi mati otomatis ketika kendaraan berhenti.
Toyota Yaris Cross Hybrid dan Wuling Almaz Hybrid masuk kategori full hybrid atau strong hybrid. Dalam video disebutkan sistem ini memungkinkan kendaraan bergerak menggunakan tenaga listrik pada kondisi tertentu, seperti saat menghadapi kemacetan.
Sementara BYD M6 DM menggunakan teknologi plug-in hybrid. Baterainya dapat diisi ulang melalui charger dan sistem tersebut menawarkan pendekatan penggunaan tenaga listrik sebagai penggerak utama sesuai penjelasan dalam video.
Namun, penggunaan mobil hybrid juga memiliki sejumlah catatan. Efek penghematan bahan bakar pada mild hybrid disebut tidak sebesar sistem hybrid yang lebih kompleks karena mesin bensin masih bekerja selama sebagian besar perjalanan.
Pada PHEV, pemilik perlu disiplin mengisi daya baterai agar manfaat sistem dapat dirasakan secara optimal. Jika tidak rutin melakukan pengisian daya, bobot baterai dapat menjadi tambahan beban kendaraan.
Video tersebut juga menyoroti biaya penggantian baterai setelah masa garansi berakhir sebagai salah satu pertimbangan. Selain itu, ruang kabin atau bagasi pada beberapa kendaraan dapat terdampak karena adanya penempatan baterai tambahan.
Untuk konsumen dengan dana di bawah Rp300 jutaan, jajaran mild hybrid Suzuki disebut menjadi pilihan fungsional. Sementara Toyota Yaris Cross Hybrid direkomendasikan bagi yang memiliki anggaran sekitar Rp400 jutaan, sedangkan BYD M6 DM menjadi pilihan bagi konsumen yang menginginkan kabin luas, tenaga besar, serta teknologi PHEV dengan anggaran mulai Rp300 jutaan.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Moto3 2026: Dari Kejutan Thailand hingga Belajar di Mugello
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest