TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM- Daihatsu Rocky Hybrid resmi diluncurkan dengan harga Rp293 juta dan langsung menjadi salah satu pilihan mobil hybrid dengan banderol lebih terjangkau. Model ini diperkenalkan pada 24 Juli dalam ajang GIIAS 2025 dan disebut lebih murah Rp14 juta dibandingkan Daihatsu Rocky tipe tertinggi bermesin 1.000 cc turbo.
Kehadiran Rocky Hybrid menarik perhatian karena sebelumnya Chery Tiggo Cross disebut sebagai mobil hybrid termurah di Indonesia dengan harga Rp319 juta. Dengan banderol Rp293 juta, posisi tersebut kemudian berubah setelah Daihatsu meluncurkan Rocky Hybrid.
Secara tampilan, Daihatsu Rocky Hybrid masih mempertahankan desain Rocky yang telah dikenal di Indonesia. Model ini merupakan kendaraan impor utuh atau CBU dari Jepang dan bukan varian tertinggi yang tersedia di negara asalnya.
Beberapa perbedaan terlihat pada kelengkapan eksterior. Rocky Hybrid tidak dilengkapi DRL dan fog lamp, sementara pelek menggunakan ukuran 195/65 R16 dengan desain satu warna. Identitas sebagai kendaraan elektrifikasi terlihat melalui emblem biru Daihatsu dan tulisan e-Smart Hybrid.
Satu hal yang membedakan Rocky Hybrid dari model Toyota adalah tidak adanya Toyota Raize Hybrid untuk pasar Indonesia. Berdasarkan penjelasan dalam video, versi hybrid tersebut khusus hadir melalui Daihatsu Rocky.
Baca Juga: Warga Durenan Bingung, Lapangan Desa Hilang Fungsi Digantikan Paving yang Tidak Mendukung Aktivitas
Kabin Tetap Lapang, Baterai Tidak Ganggu Kenyamanan
Bagian belakang Daihatsu Rocky Hybrid masih memiliki karakter kabin yang serupa dengan Rocky versi biasa. Meski menggunakan baterai hybrid, posisi duduk, ruang kaki, dan ruang kepala disebut tidak mengalami perubahan berarti.
Ventilasi untuk sistem pendinginan baterai ditempatkan di bagian bawah area kabin belakang. Video tersebut juga mengingatkan pemilik agar menjaga kebersihan bagian tersebut.
Dari sisi keselamatan, Rocky Hybrid disebut memiliki enam airbag. Airbag tidak hanya tersedia di bagian depan, tetapi juga mencakup bagian samping jok hingga curtain airbag.
Namun, sejumlah fitur juga tidak tersedia. Kabin belakang tidak mendapatkan AC, power window belum seluruhnya memiliki fungsi otomatis, dan material door trim masih menggunakan plastik keras.
Di bagian depan, sistem hiburan sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay. Mobil ini juga memiliki electronic parking brake dan auto hold.
Akan tetapi, beberapa fitur ADAS yang terdapat pada model lain tidak tersedia. Berdasarkan penjelasan video, kamera di bagian depan tidak digunakan untuk adaptive cruise control maupun lane keeping assist.
Rocky Hybrid juga menggunakan speedometer digital dengan bagian kanan masih menggunakan panel optitron. Sistem kemudi hanya memiliki fitur tilt steering dan belum telescopic.
Baca Juga: Lalai Awasi Sampah, Ruang Kelas Terbakar
Sistem e-Smart Hybrid Jadi Pembeda Utama
Perbedaan terbesar Daihatsu Rocky Hybrid berada pada sistem penggeraknya. Mobil ini menggunakan sistem hybrid seri yang disebut serupa dengan konsep Nissan e-Power.
Mesin bensin 1.200 cc tiga silinder berperan sebagai pembangkit listrik atau genset, sedangkan motor listrik menjadi penggerak kendaraan.
Output motor listrik disebut mencapai 106 PS dengan torsi 170 Nm. Berdasarkan penjelasan dalam video, Rocky Hybrid mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam kisaran 10 detik.
Salah satu keunggulan utama yang disoroti adalah konsumsi bahan bakar. Daihatsu Rocky Hybrid disebut mampu mencatatkan konsumsi hingga 28 km per liter berdasarkan metode WLTC.
Sementara berdasarkan metode JC08 Jepang, angka konsumsi bahan bakarnya disebut dapat mencapai 34 km per liter.
Menariknya, kapasitas baterai Rocky Hybrid disebut hanya 0,7 kWh. Angka tersebut lebih kecil dibandingkan baterai hybrid yang dalam video disebut umumnya berada pada kisaran 1,4 hingga 1,8 kWh.
Baterai Rocky Hybrid menggunakan jenis lithium-ion. Kapasitas baterai yang lebih kecil disebut berpotensi membuat biaya penggantian lebih ringan dibandingkan sistem hybrid dengan baterai berkapasitas lebih besar.
Dengan harga Rp293 juta, sistem hybrid seri, serta klaim konsumsi bahan bakar hingga 28 km per liter berdasarkan WLTC, Daihatsu Rocky Hybrid menawarkan pendekatan berbeda di pasar mobil elektrifikasi Indonesia.
Berdasarkan informasi dalam video, harga Rp293 juta tersebut merupakan harga khusus selama GIIAS. Pemesanan juga disebut telah dibuka dengan perkiraan unit diterima konsumen pada Desember.
Kehadiran model ini memperluas pilihan mobil hybrid di segmen harga Rp300 jutaan. Daihatsu Rocky Hybrid juga menjadi pilihan bagi konsumen yang mencari SUV kompak dengan teknologi e-Smart Hybrid dan karakter kendaraan impor dari Jepang.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Moto3 2026: Dari Kejutan Thailand hingga Belajar di Mugello
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest