Toyota Veloz Hybrid Tipe V Tiba, Langsung Disewa untuk Lebaran dan Kini Naik Rp9 Juta

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 17:30 WIB
Toyota Veloz Hybrid tipe V tiba dan langsung disewa untuk Lebaran. Harganya kini naik menjadi Rp308 juta dari Rp299 juta saat pre-order (Pinterest).
Toyota Veloz Hybrid tipe V tiba dan langsung disewa untuk Lebaran. Harganya kini naik menjadi Rp308 juta dari Rp299 juta saat pre-order (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Toyota Veloz Hybrid tipe V yang baru tiba langsung mendapat respons dari pasar rental. Dua unit yang dipesan oleh Autonet R Car disebut langsung tersewa untuk kebutuhan Lebaran setelah diposting, bahkan dijadwalkan dikirim kepada penyewa pada Rabu. Mobil hybrid tersebut sebelumnya diluncurkan dengan harga Rp299 juta saat GJAW, tetapi harga di situs resmi disebut sudah naik menjadi Rp308 juta.

Kehadiran Toyota Veloz Hybrid menarik perhatian karena menawarkan teknologi hybrid pada MPV tujuh penumpang yang selama ini sudah dikenal luas di Indonesia. Unit yang dibahas dalam video merupakan tipe V atau varian paling bawah. Meski demikian, secara tampilan eksterior, perbedaan antara Veloz Hybrid dan versi sebelumnya disebut sangat minim.

Bagian depan masih memiliki desain lampu, grille, bumper, dan fog lamp yang serupa. Perbedaan yang paling mudah dikenali dari luar terdapat pada emblem HV atau Hybrid Electric Vehicle. Pada tipe V, sejumlah fitur yang tersedia pada tipe lebih tinggi juga tidak dibawa, termasuk kamera depan untuk sistem kamera 360 derajat.

Dari sisi mekanis, mesin Toyota Veloz Hybrid disebut menggunakan basis mesin yang sama seperti Toyota Yaris Cross. Sistem hybrid tersebut dikombinasikan dengan motor listrik dan transmisi e-CVT. Pada ruang mesin juga terdapat beberapa sistem pendinginan yang bekerja untuk komponen berbeda, termasuk pendinginan mesin, sistem AC, dan komponen elektrifikasi.

Baca Juga: Jadwal Moto3 Aragon 2026 dan Klasemen Terbaru, Feda Ega Posisi Keenam

Baterai Dipindahkan ke Kabin Belakang

Salah satu perubahan penting pada Toyota Veloz Hybrid adalah penempatan komponen baterai. Berbeda dari aki konvensional yang lazim ditempatkan di ruang mesin, aki mobil ini berada di bagian belakang. Posisi tersebut membuat ruang penyimpanan di salah satu sisi belakang menjadi lebih kecil.

Sementara itu, baterai sistem hybrid ditempatkan di bagian kabin dan membuat area lantai tertentu menjadi lebih tinggi. Penempatan baterai di dalam bodi disebut memiliki sejumlah pertimbangan, salah satunya karena tidak berada langsung di bawah sasis.

Secara umum, tampilan Toyota Veloz Hybrid tetap mempertahankan karakter Veloz yang sudah dikenal. Tipe V menggunakan ban berukuran 205/50 R17, roof rail, lampu di spion untuk menerangi area bawah saat pintu dibuka, serta rem cakram di bagian belakang.

Bagian belakang juga masih memiliki wiper dan defogger. Ban serep tetap tersedia, begitu pula knalpot. Perbedaan eksterior dengan versi non-hybrid kembali lebih banyak ditunjukkan melalui identitas Hybrid Electric Vehicle.

Masuk ke dalam kabin, perubahan juga disebut tidak terlalu banyak. Tombol power memiliki warna biru dan tampilan panel instrumen menyediakan informasi terkait sistem hybrid, termasuk EV driving ratio, charge, dan power. Pengemudi juga dapat memilih mode berkendara.

Namun, tipe V tidak membawa seluruh fitur yang tersedia pada tipe lebih tinggi. Varian ini disebut belum memiliki Android Auto dan Apple CarPlay, kamera 360 derajat, serta cruise control. Jumlah airbag yang disebut tersedia pada tipe V juga hanya dua.

Baca Juga: KOVO Cup 2026: Megawati Hangestri Bawa Hyundai Hillstate ke Grup B

Rasa Berkendara Mirip Veloz Biasa, Mesin Lebih Responsif

Pengalaman berkendara menjadi salah satu perubahan paling terasa pada Toyota Veloz Hybrid. Posisi duduk, karakter suspensi, pedal rem, pedal gas, hingga handling disebut masih sangat mirip dengan Veloz yang sudah dikenal sebelumnya.

Perbedaan utamanya terasa pada respons sistem penggerak. Kehadiran motor listrik membuat mobil disebut lebih responsif saat akselerasi, terutama pada kecepatan rendah. Pada kisaran hingga 60 km per jam, karakter berkendaranya disebut terasa seperti mobil listrik karena respons tenaga yang lebih spontan.

Sementara pada kecepatan lebih tinggi, mesin bensin disebut bekerja lebih dominan. Berdasarkan pengalaman penggunaan sebelumnya di Sumatera Utara, konsumsi bahan bakar Toyota Veloz Hybrid juga disebut lebih irit dibandingkan versi bensin.

Sistem hybrid turut memungkinkan energi terisi kembali ketika mobil melaju di turunan. Namun, karakter mesin masih dapat terasa ketika mesin bensin mulai bekerja. Putaran mesin dan getaran disebut masih bisa dirasakan melalui setir maupun kaki saat sistem membutuhkan pengisian daya.

Kesimpulannya, Toyota Veloz Hybrid menawarkan pengalaman yang sangat familiar bagi pengguna Veloz sebelumnya. Perubahan terbesar bukan pada desain atau karakter dasar mobil, melainkan pada sistem penggerak yang dinilai lebih responsif, lebih irit, dan lebih halus dibandingkan mesin bensin sebelumnya. Bagi pengguna yang sudah terbiasa menggunakan Veloz, perpindahan ke versi hybrid disebut tidak membutuhkan banyak penyesuaian.

Baca Juga: KOVO Cup 2026: Megawati Hangestri Menuju Debut Hyundai Hillstate

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
Toyota Veloz Hybrid Toyota Veloz Mobil Rental mobil hybrid MPV Toyota