Toyota Veloz Hybrid Dinilai Lebih Kencang dan Irit, Value-nya Disebut Jauh Lebih Baik

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 17:45 WIB
Toyota Veloz Hybrid dinilai lebih kencang dan irit dari versi ICE. Konsumsi BBM dalam pengujian disebut mencapai hingga 35,5 km per liter (Pinterest).
Toyota Veloz Hybrid dinilai lebih kencang dan irit dari versi ICE. Konsumsi BBM dalam pengujian disebut mencapai hingga 35,5 km per liter (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Toyota Veloz Hybrid dinilai menawarkan value yang jauh lebih baik dibandingkan Veloz bermesin pembakaran internal atau internal combustion engine (ICE) sebelumnya. Setelah digunakan selama beberapa hari, peningkatan paling signifikan disebut terasa pada pengalaman berkendara, terutama akselerasi, keheningan, dan konsumsi bahan bakar.

Unit yang diuji dalam ulasan merupakan Toyota Veloz Hybrid varian tertinggi, yakni Modelista dengan atap hitam dan warna premium. Varian tersebut disebut menjadi Veloz Hybrid dengan harga tertinggi di Indonesia saat ini.

Meski membawa teknologi hybrid dan tambahan baterai, karakter handling Toyota Veloz Hybrid disebut tidak mengalami perubahan besar dibandingkan Veloz sebelumnya. Kemampuan bermanuver dan karakter saat menikung masih relatif mirip.

Tambahan bobot dari baterai juga dinilai tidak memberikan perubahan signifikan terhadap karakter pengendalian mobil. Dengan demikian, pengguna yang sudah nyaman dengan Veloz non-hybrid sebelumnya disebut tidak memerlukan banyak penyesuaian saat berpindah ke versi hybrid.

Perubahan paling terasa justru datang dari kemampuan akselerasi. Toyota Veloz Hybrid disebut memiliki peningkatan respons baik pada kecepatan rendah maupun kecepatan menengah.

Pada kondisi merayap di kemacetan hingga kisaran 30-40 km per jam, motor listrik disebut bekerja lebih dominan. Kondisi tersebut membuat mobil terasa lebih hening dan minim getaran dibandingkan saat mesin pembakaran bekerja.

Baca Juga: KOVO Cup 2026: Megawati Hangestri Menuju Debut Hyundai Hillstate

Motor Listrik Bikin Akselerasi Lebih Responsif

Karakter motor listrik disebut memberikan tenaga dan torsi yang terasa langsung pada putaran rendah. Dalam penggunaan sehari-hari, hal tersebut membuat Toyota Veloz Hybrid terasa lebih mudah dan responsif saat berakselerasi.

Namun, kondisi tersebut bergantung pada kapasitas energi baterai. Ketika sistem menilai baterai perlu diisi, mesin bensin dapat bekerja untuk mengisi baterai sekaligus mendukung sistem penggerak.

Saat membutuhkan akselerasi lebih sigap, misalnya ketika melakukan manuver mendahului kendaraan lain, sistem disebut dapat mengerahkan tenaga dari motor listrik dan mesin bensin secara bersamaan.

Dalam pengujian akselerasi 0-100 km per jam yang disebutkan dalam video, Toyota Veloz Hybrid dinilai lebih cepat dibandingkan Veloz non-hybrid. Akselerasi awalnya juga disebut lebih responsif.

Meski suara mesin masih terdengar saat tenaga besar dibutuhkan, kombinasi motor listrik dan mesin bensin membuat performa kendaraan dinilai lebih menyenangkan. Pengalaman berkendara sehari-hari juga terasa lebih senyap karena motor listrik dapat mengambil peran dominan dalam kondisi tertentu.

Selain performa, efisiensi menjadi keunggulan lain yang disorot. Dalam penggunaan dalam kota, konsumsi bahan bakar Toyota Veloz Hybrid disebut mencapai 28,9 km per liter.

Sementara pada rute kombinasi dengan kondisi lalu lintas yang lebih lancar dan penggunaan jalan tol, konsumsi bahan bakarnya disebut mampu mencapai 35,5 km per liter pada kecepatan rata-rata sekitar 50 km per jam.

Baca Juga: KOVO Cup 2026: Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate: Bukan Sekadar Ganti Seragam

Kabin Tetap Lega, Harga Disebut Masuk Akal

Sistem hybrid Toyota Veloz Hybrid disebut memiliki karakter yang dekat dengan Toyota Yaris Cross karena sama-sama menggunakan mesin 1.500 cc. Meski demikian, mobil ini tetap mempertahankan karakter dasar Veloz sebagai MPV keluarga tujuh penumpang.

Dari sisi akomodasi, tidak terdapat perubahan besar karena masih menggunakan platform yang sama. Ruang kabin tetap menawarkan legroom dan headroom yang lega, meski baris ketiga tidak seluas baris kedua.

Kepraktisan juga tetap menjadi salah satu kekuatan Veloz. Ruang penyimpanan tersedia pada door trim, konsol tengah, hingga bagian belakang sandaran kursi depan.

Untuk fitur, ulasan tersebut menilai tidak ada peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan versi sebelumnya. Namun, fitur yang telah tersedia dinilai sudah cukup, termasuk Apple CarPlay, Android Auto, dan wireless charging.

Dari sisi desain, varian Modelista menawarkan tampilan yang lebih segar melalui penggunaan black top, overfender, serta pelek berwarna hitam glossy. Namun, tampilan tersebut disebut kembali kepada selera masing-masing karena masih tersedia pilihan Veloz Hybrid dengan tampilan lebih polos.

Hal lain yang menjadi perhatian adalah harga. Dalam video disebut Toyota Veloz Hybrid dapat diperoleh mulai kisaran Rp303 juta hingga Rp308 juta untuk Jakarta, meski angka pastinya disebut perlu disesuaikan kembali.

Dengan harga tersebut, teknologi hybrid dinilai menjadi lebih mudah dijangkau untuk konsumen MPV tujuh penumpang. Selain itu, faktor layanan purnajual juga menjadi pertimbangan karena jaringan bengkel resmi dan dealer Toyota disebut memiliki persebaran yang kuat di Indonesia.

Secara keseluruhan, Toyota Veloz Hybrid dinilai membawa peningkatan signifikan pada performa dan efisiensi tanpa menghilangkan keunggulan Veloz sebelumnya sebagai mobil keluarga yang lega dan praktis. Sistem hybrid membuat mobil lebih sigap, lebih senyap dalam kondisi tertentu, serta jauh lebih hemat bahan bakar menurut hasil pengujian yang disampaikan dalam ulasan.

Baca Juga: Liga Voli Korea 2026–2027: Megawati Hangestri Masuk Daftar Pemain Asia

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
MPV 7 Seater Toyota Veloz Hybrid Toyota Veloz Toyota Modelista mobil hybrid