Hyundai Santa Fe Hybrid vs Fortuner Diesel, Hasil Tes BBM Buktikan Hybrid Lebih Irit

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 18:50 WIB
Hyundai Santa Fe Hybrid vs Fortuner Diesel diuji di dalam dan luar kota. Hasilnya, konsumsi BBM Santa Fe Hybrid jauh lebih irit (Pinterest).
Hyundai Santa Fe Hybrid vs Fortuner Diesel diuji di dalam dan luar kota. Hasilnya, konsumsi BBM Santa Fe Hybrid jauh lebih irit (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM- Perbandingan Hyundai Santa Fe Hybrid vs Fortuner Diesel memperlihatkan perubahan besar dalam peta SUV bermesin besar. Setelah lama identik dengan mesin diesel 2.200 cc, Hyundai Santa Fe generasi terbaru kini menggunakan mesin bensin turbo hybrid. Hasil pengujian konsumsi bahan bakar menunjukkan teknologi baru tersebut mampu memberikan efisiensi lebih tinggi dibanding Toyota Fortuner diesel 2.800 cc.

Dalam pengujian tersebut, Hyundai Santa Fe Hybrid dibandingkan dengan Toyota Fortuner bermesin 1GD 2.800 cc. Keduanya memang memiliki karakter yang berbeda. Santa Fe lebih berorientasi pada kenyamanan dan penggunaan perkotaan, sedangkan Fortuner dirancang dengan karakter lebih tangguh untuk kebutuhan kerja hingga medan berat.

Perbedaan harga keduanya juga cukup jauh. Toyota Fortuner disebut memiliki harga mulai Rp584,5 juta untuk tipe G, sedangkan varian GR Sport 4x4 mencapai Rp789,6 juta. Hyundai Santa Fe memiliki harga mulai Rp739,3 juta, sementara Santa Fe XRT yang digunakan dalam pengujian dibanderol Rp932,4 juta.

Meski demikian, perbandingan Hyundai Santa Fe Hybrid vs Fortuner Diesel dilakukan untuk menjawab satu pertanyaan utama, yakni apakah langkah Hyundai meninggalkan mesin diesel dan beralih ke mesin hybrid merupakan keputusan yang tepat.

Baca Juga: Terkena Pukulan Petir Megawati, Han Da-hye Dikompres Es Hingga Kim Yeon-koung Terperanjat

Mesin Hybrid Santa Fe Berbeda Total dari Generasi Diesel

Hyundai Santa Fe terbaru menggunakan mesin bensin turbo hybrid dengan kapasitas yang disebut 1.500 cc dalam pengujian. Mesin tersebut menghasilkan tenaga mesin 180 PS, sementara tenaga gabungan sistem hybrid mencapai 235 PS.

Santa Fe diklaim mampu melesat dari 0-100 km/jam dalam sekitar delapan detik. Dalam pengujian, SUV ini mencatatkan waktu 8,74 detik dalam satu kali percobaan.

Sistem hybrid tersebut menggunakan baterai berkapasitas 1,67 kWh dengan garansi delapan tahun atau 160.000 kilometer. Santa Fe yang diuji menggunakan penggerak roda depan serta transmisi enam percepatan.

Karakter mesinnya pun berbeda jauh dari Santa Fe diesel generasi sebelumnya. Mesin hybrid dinilai lebih senyap, terutama ketika kendaraan berhenti atau melaju menggunakan tenaga listrik.

Sementara itu, Toyota Fortuner 2.800 cc menghasilkan tenaga 204 PS dan torsi 500 Nm. Mesin 1GD tersebut disebut memiliki tenaga lebih besar dibanding versi 2.400 cc sebelumnya yang menghasilkan 150 PS.

Dalam pengujian akselerasi, Fortuner mencatatkan waktu 10,87 detik. Namun, penguji juga menemukan adanya perbedaan cukup besar antara angka kecepatan pada speedometer dan GPS.

Fortuner tetap mempertahankan karakter mesin diesel yang kuat. Getaran dan suara mesin masih terasa, meski dinilai sudah jauh lebih baik dibanding generasi diesel Toyota yang lebih lama.

Baca Juga: Ketakutan Tim V-League Hadapi Pukulan Megawati: Bentuk Blocking Khusus Demi Hindari Headshot

Konsumsi BBM Santa Fe Unggul Jauh di Dalam Kota

Perbedaan paling besar dalam perbandingan Hyundai Santa Fe Hybrid vs Fortuner Diesel terlihat pada konsumsi bahan bakar.

Dalam perjalanan sebelumnya dari Jakarta menuju Klaten dengan jarak sekitar 435,7 kilometer, Santa Fe mencatatkan konsumsi 15,6 km/liter. Angka tersebut didapat meski kendaraan beberapa kali dibiarkan menyala saat pengambilan gambar.

Pengujian berikutnya dilakukan dengan berkendara di dalam kota selama sekitar satu jam. Hyundai Santa Fe Hybrid menempuh 21,3 kilometer dengan konsumsi rata-rata mencapai 24,5 km/liter.

Hasil tersebut jauh lebih tinggi dibanding Fortuner yang dalam kondisi pengujian sama mencatatkan konsumsi sekitar 10,3 km/liter.

Penguji bahkan mengaku hasil konsumsi Santa Fe di dalam kota terasa terlalu tinggi. Namun, angka tersebut merupakan hasil yang tampil selama pengujian dan tidak diubah.

Keunggulan hybrid di kondisi macet menjadi salah satu faktor penting. Saat kendaraan berhenti, mesin dapat mati dan sistem tetap dapat memanfaatkan tenaga listrik. Kompresor AC juga bekerja menggunakan tenaga listrik, berbeda dengan sistem yang masih bergantung pada putaran mesin.

Pada pengujian luar kota, kedua mobil digunakan dengan simulasi perjalanan nyata. Cruise control diatur pada 120 km/jam, meski kecepatan aktual berubah karena kondisi lalu lintas.

Santa Fe menempuh 166 kilometer dalam waktu sekitar dua jam 57 menit dengan konsumsi rata-rata 18 km/liter. Fortuner dalam pengujian yang sama mencatatkan 12,6 km/liter.

Baca Juga: Di Balik Julukan Ratu Headshot: Sisi Empati dan Sportivitas Tinggi Megawati Hangestri di Lapangan

Berbeda Tujuan, Berbeda Karakter

Selain konsumsi bahan bakar, perbedaan karakter kedua SUV juga terlihat jelas dari konstruksi dan fitur.

Santa Fe lebih besar secara dimensi, dengan panjang 4,83 meter dan wheelbase 2,815 meter. Fortuner memiliki panjang 4,795 meter dan wheelbase 2,745 meter. Namun, Fortuner lebih tinggi dan memiliki ground clearance 225 mm, sedangkan Santa Fe memiliki ground clearance 176 mm.

Interior Santa Fe dinilai jauh lebih unggul dalam hal kenyamanan dan kepraktisan. Mobil ini memiliki banyak ruang penyimpanan, wireless charging, sunroof ganda, kursi elektrik, captain seat, surround view monitor, blind view monitor, audio Bose, hingga fitur UVC sterilizer.

Fortuner memiliki keunggulan berbeda. SUV ini menggunakan konstruksi yang mengutamakan ketahanan, kemampuan kerja, dan off-road. Varian tertentu dibekali sistem penggerak 4x4 serta rear locking differential.

Dari hasil pengujian, kesimpulan yang diperoleh cukup jelas. Mesin diesel tetap memiliki keunggulan dalam ketangguhan dan penggunaan medan berat. Namun, untuk penggunaan harian, perjalanan perkotaan, kenyamanan, dan efisiensi, mesin bensin turbo hybrid menunjukkan keunggulan signifikan.

Hyundai Santa Fe Hybrid bahkan dinilai mampu membuktikan bahwa SUV besar tidak lagi harus mengandalkan mesin diesel untuk mendapatkan tenaga sekaligus efisiensi bahan bakar. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, keputusan Hyundai mengganti mesin diesel 2.200 cc dengan mesin hybrid dinilai sebagai langkah yang tepat.

Baca Juga: Toyota Veloz Hybrid Tipe V Tiba, Langsung Disewa untuk Lebaran dan Kini Naik Rp9 Juta

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
Hyundai Santa Fe Hybrid Toyota Fortuner Diesel Santa Fe vs Fortuner Konsumsi BBM SUV mobil hybrid