TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Komparasi Innova Reborn vs Innova Zenix memperlihatkan dua karakter yang sangat berbeda dalam satu garis keturunan Toyota Kijang. Innova Reborn tetap mengandalkan mesin diesel, penggerak roda belakang, dan konstruksi ladder frame, sedangkan Innova Zenix hadir dengan teknologi hybrid, penggerak roda depan, serta platform monokok.
Perbedaan tersebut menjadi dasar pengujian dua MPV ini dalam sejumlah aspek, mulai desain eksterior, interior, fitur, teknologi, pengalaman berkendara, hingga kemampuan menanjak.
Dari sisi desain, Innova Reborn mempertahankan karakter MPV yang kuat. Grille trapezoidal menjadi salah satu ciri khas yang masih mudah dikenali, sementara bodinya memiliki garis-garis tegas dengan tampilan yang disebut lebih konvensional sebagai sebuah MPV.
Unit yang digunakan dalam komparasi merupakan varian diesel. Bagian belakangnya masih mempertahankan desain yang telah lama digunakan sejak model sebelumnya.
Sementara Toyota Kijang Innova Zenix tampil dengan karakter berbeda. Toyota mengategorikan model ini sebagai Innovative Multipurpose Crossover atau IMV, dengan tampilan yang lebih menyerupai crossover dibandingkan Innova generasi sebelumnya.
Secara dimensi, Innova Zenix disebut memiliki ukuran yang mirip dengan pendahulunya. Namun, penggunaan konstruksi monokok dan penggerak roda depan membuat ruang kabinnya terasa lebih besar.
Untuk varian Q Hybrid Modellista, Zenix menggunakan pelek 18 inci, kamera 360 derajat, smart entry, power tailgate, serta ground clearance sekitar 185 mm. Wheelbase-nya lebih panjang, sedangkan overhang depan dan belakang lebih pendek dibandingkan Innova lama.
Baca Juga: Toyota Veloz Hybrid Dinilai Lebih Kencang dan Irit, Value-nya Disebut Jauh Lebih Baik
Interior dan Teknologi Jadi Pembeda Besar
Masuk ke kabin, perbedaan kedua mobil semakin terasa. Innova Reborn masih membawa desain dashboard yang lebih konvensional dengan kombinasi panel analog dan digital.
Head unit berukuran 9 inci pada unit yang digunakan belum mendukung Android Auto dan Apple CarPlay. Sistem pendingin udara juga masih menggunakan pengaturan manual pada tipe tersebut.
Innova Reborn menawarkan ruang kabin yang lega, terutama pada baris kedua. Salah satu fitur yang disebut menjadi keunggulan adalah One Touch Tumble yang memudahkan akses menuju baris ketiga.
Sementara itu, Innova Zenix menawarkan pendekatan yang lebih modern. Interiornya menggunakan desain yang lebih sederhana dengan sejumlah komponen yang disebut memiliki kemiripan dengan Toyota Voxy.
Varian Q Modellista telah menggunakan jok berlapis kulit dari depan hingga belakang. Namun, pengaturan jok depan masih manual.
Zenix juga memiliki panoramic sunroof berukuran besar, head unit yang mendukung Android Auto dan Apple CarPlay secara wireless, rem parkir elektrik, brake hold, serta pilihan mode berkendara Eco, Normal, dan Power.
Pada baris kedua, konfigurasi captain seat menjadi salah satu daya tarik. Kursi memiliki pengaturan sandaran punggung elektrik serta sandaran betis elektrik.
Dua monitor untuk penumpang belakang juga tersedia dan dapat digunakan untuk mengakses layanan hiburan seperti Netflix dan YouTube.
Baca Juga: Konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid Tembus 35,5 Km per Liter, Muat 7 Orang Masih 30,3 Km
Diesel Bertenaga atau Hybrid yang Halus?
Sektor mesin menjadi pembeda paling mendasar dalam komparasi Innova Reborn vs Innova Zenix.
Innova Reborn yang digunakan dibekali mesin diesel 2GD-FTV berkapasitas 2.400 cc. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 149 PS dan torsi 365 Nm yang disebut dapat dicapai mulai 1.200 rpm.
Karakter torsi besar pada putaran rendah menjadi salah satu keunggulan utama Innova Reborn. Kondisi tersebut dinilai membantu ketika mobil digunakan dalam perjalanan stop and go maupun menghadapi jalur menanjak.
Sementara Innova Zenix Hybrid menggunakan mesin bensin 2.000 cc yang dipadukan dengan motor listrik. Total tenaga gabungannya mencapai 186 PS.
Transisi antara mesin bensin dan motor listrik disebut berlangsung halus. Pada kecepatan rendah, sistem hybrid dapat memprioritaskan penggunaan tenaga listrik, sedangkan pada kecepatan lebih tinggi mesin bensin bekerja untuk membantu efisiensi.
Dalam pengujian di tanjakan yang disebut sebagai tanjakan Adsens di jalur Bromo via Nongkojajar, kedua mobil sama-sama mampu melaju hingga ke atas tanpa masalah.
Innova Reborn diuji dengan lima penumpang dan barang. Dengan karakter torsi diesel, mobil disebut dapat menanjak tanpa perlu menginjak pedal gas terlalu dalam.
Innova Zenix Hybrid juga diuji dengan lima penumpang. Meski menggunakan transmisi CVT dan penggerak roda depan, mobil tersebut disebut tetap mampu melewati tanjakan tanpa kendala.
Dari sisi karakter berkendara, Innova Reborn dinilai memiliki suspensi empuk dan konstruksi ladder frame yang telah dikenal tangguh. Namun, karakter tersebut membuat mobil terasa kurang stabil dibandingkan platform monokok.
Innova Zenix menawarkan karakter berbeda dengan rasa berkendara yang disebut lebih stabil dan lebih halus. Suspensi serta konstruksi monokok membuat mobil terasa lebih menyerupai mobil penumpang modern.
Komparasi ini menunjukkan bahwa Innova Reborn dan Innova Zenix tidak sepenuhnya saling menggantikan. Reborn mempertahankan karakter diesel dengan konstruksi yang telah lama dikenal, sementara Zenix membawa Kijang Innova menuju teknologi hybrid, kabin yang lebih lapang, dan fitur yang lebih modern.
Baca Juga: Toyota Avanza Hybrid Berpeluang Hadir, Versi Mild Hybrid Dinilai Jadi Pilihan Paling Masuk Akal
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest