TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Daihatsu Terios 2026 tipe R manual masih menjadi salah satu pilihan SUV yang menarik meski pasar otomotif Indonesia terus dibanjiri mobil baru dengan fitur semakin lengkap. Desain sporty, penggerak roda belakang, mesin 1.500 cc, hingga ruang kabin tiga baris menjadi sejumlah alasan yang disebut membuat Terios tetap diminati.
Dalam video Kacamata Dipras, Terios tipe R manual dibedah mulai dari eksterior, performa mesin, fitur keselamatan, hingga ruang kabin. Model ini dinilai masih relevan untuk kebutuhan harian, sekaligus mendukung aktivitas seperti camping dan mendaki gunung.
Baca Juga: Toyota Kijang Innova Zenix Q Hybrid Modellista 2026, Ini Beda dengan Model 2025
Desain Sporty dan Mesin 1.500 cc
Dari sisi eksterior, Daihatsu Terios 2026 tipe R mempertahankan karakter maskulin. Bagian depan menggunakan grille dengan ornamen piano black glossy berpola garis, logo Daihatsu di tengah, serta aksen krom di bagian atas.
Lampu utama sudah menggunakan LED yang dilengkapi linear parking light. Namun, lampu sein dan fog lamp masih menggunakan halogen. Tipe R juga mendapatkan DRL vertikal di dekat fog lamp dengan housing matte black.
Untuk membantu pengemudi saat bermanuver, bagian depan dibekali dua corner sensor. Sensor tersebut akan memberikan peringatan suara ketika kendaraan terlalu dekat dengan objek.
Bumper depan memiliki desain lebar dengan finishing matte black dan ornamen dark silver. Dari samping, kesan gagah diperkuat pelek R17 dengan ban berukuran 215/60 serta overfender.
Spion menggunakan cover sewarna bodi dan dilengkapi lampu sein. Pengaturan kaca spion sudah elektrik dan dapat dilipat secara elektrik, meski belum memiliki fitur auto-folding.
Terios R juga dilengkapi roof rail, rain visor, aksen krom di bawah kaca, serta smart entry button. Dengan fitur tersebut, pengemudi tidak perlu mengeluarkan kunci dari saku untuk membuka atau mengunci pintu.
Di balik kap mesin terdapat mesin bensin 1.500 cc 4-silinder DOHC dengan teknologi Dual VVT-i. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 104 PS dan torsi puncak 136 Nm.
Salah satu karakter yang dipertahankan adalah sistem penggerak roda belakang. Dalam ulasan tersebut, konfigurasi ini disebut cocok untuk kondisi jalan di Indonesia, terutama ketika mobil digunakan melewati tanjakan.
Sistem pengereman bagian depan sudah menggunakan cakram, sedangkan roda belakang masih memakai tromol. Fitur keselamatannya mencakup ABS, EBD, VSC, dan hill-start assist.
Baca Juga: Toyota Fortuner Facelift Dapat Tampilan Baru, TSS dan Varian GR Sport 4x4
Kabin Tiga Baris dan Fitur Pendukung
Masuk ke interior, nuansa hitam mendominasi hampir seluruh kabin. Dashboard masih menggunakan material plastik keras, sementara beberapa bagian mendapatkan ornamen glossy black dan motif jahitan.
Setir sudah dibalut kulit dengan jahitan hitam serta aksen krom atau silver. Tersedia tombol pengaturan audio dan tombol untuk menerima panggilan telepon. Setir juga dapat diatur secara tilt, tetapi belum memiliki pengaturan reach.
Panel instrumen masih menggunakan model analog. Speedometer dan tachometer memakai jarum dengan aksen lingkaran krom, sedangkan MID di tengah berukuran relatif kecil.
Head unit touchscreen berukuran 7 inci. Fitur yang tersedia antara lain Android Auto, Apple CarPlay, koneksi ponsel, Bluetooth, dan radio. Saat transmisi dipindahkan ke posisi mundur, layar menampilkan kamera belakang. Namun, mobil ini belum memiliki kamera 360 derajat.
AC sudah menggunakan pengaturan digital dan tersedia fungsi auto climate control. Di bagian bawah terdapat power outlet dan USB, sedangkan konsol tengah menyediakan wireless charger.
Karena unit yang dibahas merupakan versi manual, transmisinya menggunakan girboks manual lima percepatan. Tuas transmisi mendapatkan aksen krom dan dibalut material kulit pada bagian bawahnya.
Pada baris kedua, ruang kaki masih dinilai cukup lega. Namun, terdapat tonjolan di lantai akibat konstruksi penggerak roda belakang. Baris kedua juga mendapatkan tiga blower AC, sabuk pengaman tiga titik di sisi kiri dan kanan, serta pegangan tangan.
Kekurangannya, penumpang tengah masih mendapatkan sabuk pengaman dua titik dan tidak tersedia headrest untuk posisi tersebut. Tidak ada armrest maupun ISOFIX di baris kedua.
Baris ketiga dapat dilipat dengan mekanisme satu sentuhan. Namun, posisi jok cukup tegak dan sandarannya tidak dapat direbahkan lagi. Ruangnya juga terasa lebih sempit jika jok baris kedua tidak digeser ke depan.
Untuk bagasi, kapasitasnya masih tergolong standar ketika seluruh kursi digunakan. Ruang tersebut disebut cukup untuk membawa dua koper kabin dan satu tas kecil. Jika membutuhkan ruang lebih besar, jok baris ketiga dapat dilipat.
Salah satu keunggulan yang tetap dipertahankan adalah keberadaan ban serep di bawah area bagasi. Menurut ulasan tersebut, fitur ini praktis ketika terjadi ban bocor, terutama saat kendaraan berada jauh dari bengkel.
Dengan kombinasi desain maskulin, mesin 1.500 cc, penggerak roda belakang, kabin tiga baris, serta fitur keselamatan yang cukup lengkap, Daihatsu Terios 2026 tipe R manual dinilai masih mampu memenuhi kebutuhan mobilitas harian. Karakternya juga membuat SUV ini cocok bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan untuk aktivitas luar ruang.
Baca Juga: Hyundai Santa Fe Hybrid vs Fortuner Diesel, Hasil Tes BBM Buktikan Hybrid Lebih Irit
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest