Mitsubishi Xpander HEV Meluncur di Thailand, Konsumsi BBM Capai 21 Km per Liter

Hikaila Aulia Nahru Durroh Aklila • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 09:15 WIB
Mitsubishi Xpander HEV di Thailand menawarkan mesin 1.600 cc hybrid, motor listrik 114 HP, dan konsumsi BBM hingga 21 km per liter.
Mitsubishi Xpander HEV di Thailand menawarkan mesin 1.600 cc hybrid, motor listrik 114 HP, dan konsumsi BBM hingga 21 km per liter.

JAKARTA - Mitsubishi Xpander HEV dan Xpander Cross HEV telah meluncur di Thailand dengan membawa teknologi hybrid yang menawarkan efisiensi bahan bakar serta sejumlah perubahan pada sektor interior dan fitur. Dibandingkan versi bensin biasa di Indonesia, kedua model tersebut mendapatkan dapur pacu baru dan sejumlah perangkat pendukung sistem elektrifikasi.

Mitsubishi Xpander HEV menggunakan mesin berkode 4A92 berkapasitas 1.600 cc dengan konfigurasi empat silinder. Mesin tersebut bekerja menggunakan siklus Atkinson. Di atas kertas, mesin bensinnya menghasilkan tenaga 94 HP dengan torsi maksimum 134 Nm.

Sementara itu, motor listrik yang menjadi bagian dari sistem hybrid mampu menghasilkan tenaga 114 HP dan torsi 255 Nm. Kombinasi mesin bensin dan motor listrik tersebut menjadi salah satu perubahan utama pada Xpander HEV dibandingkan versi bensin.

Baca Juga: Anggaran Pilkada di Kisaran Rp 93 M

Dari sisi konsumsi bahan bakar, angka yang dibahas cukup menarik. Penggunaan di luar kota disebut mampu mencapai 21 kilometer per liter. Untuk pemakaian dalam kota, konsumsi berada di angka sekitar 17 kilometer per liter.

Jika kedua kondisi tersebut dikombinasikan, konsumsi bahan bakarnya berada di kisaran 19 kilometer per liter. Angka tersebut menjadi salah satu daya tarik utama sistem hybrid yang dibawa Xpander HEV dan Xpander Cross HEV di Thailand.

Tampilan Tak Banyak Berubah

Secara tampilan, model hybrid ini disebut masih memiliki bentuk yang secara umum serupa dengan versi bensin Ultimate. Perbedaannya terlihat dari beberapa detail khusus yang menandai identitas kendaraan sebagai model elektrifikasi.

Baca Juga: Anggaran Pilkada di Kisaran Rp 93 M

Emblem HEV atau EV ditempatkan sebagai penanda. Selain itu, terdapat pinstripe tipis dengan aksen warna biru pada bagian samping bodi dan velg. Sentuhan tersebut menjadi pembeda visual dari varian bensin.

Sistem pengereman juga mendapat perhatian. Xpander HEV telah menggunakan cakram pada keempat roda atau full disc brake. Perangkat tersebut melengkapi perubahan yang dibawa model hybrid di sektor teknis.

Masuk ke dalam kabin, perubahan terasa lebih jelas. Setir menggunakan model yang disebut serupa dengan Mitsubishi Xforce. Panel speedometer juga sudah menggunakan layar digital berukuran besar.

Bagian konsol tengah mendapatkan tuas transmisi modern berupa electric shifter. Sistem tersebut dilengkapi Electric Parking Brake atau EPB serta Auto Hold.

Salah satu fitur yang cukup menonjol adalah pilihan mode berkendara. Tersedia tujuh mode, yakni Normal, Charge, EV, Wet, Gravel, Tarmac, dan Mud. Mode tersebut memberikan pilihan pengaturan sesuai kondisi atau kebutuhan berkendara.

Fitur Kabin dan Harga di Thailand

Untuk kebutuhan hiburan dan konektivitas, head unit mendukung Apple CarPlay dan Android Auto. Penumpang baris kedua juga mendapatkan port pengisian daya yang terdiri dari konektor Type-A dan Type-C.

Baca Juga: Anggaran Pilkada di Kisaran Rp 93 M

Material interior menggunakan bahan kulit sintetis pada jok dan door trim. Perpaduan fitur tersebut membuat kabin Xpander HEV memiliki sejumlah pembaruan dibandingkan versi yang menjadi pembanding.

Dari sisi harga, Mitsubishi Xpander HEV di Thailand diperkirakan setara sekitar Rp423 juta setelah dikonversi dari mata uang Baht. Sementara Xpander Cross HEV berada di kisaran Rp436 juta berdasarkan konversi yang disebutkan dalam pembahasan.

Angka tersebut merupakan estimasi hasil konversi harga di Thailand, sehingga tidak dapat langsung dianggap sebagai harga untuk pasar Indonesia. Begitu pula dengan spesifikasi yang dibahas, karena informasi yang tersedia dalam transkrip berfokus pada unit yang telah meluncur di Thailand.

Baca Juga: Anggaran Pilkada di Kisaran Rp 93 M

Kehadiran dua model hybrid tersebut menunjukkan perbedaan yang cukup jelas dengan Xpander bermesin bensin yang selama ini menjadi pembanding. Mesin 1.600 cc Atkinson cycle, motor listrik bertenaga 114 HP, tujuh mode berkendara, hingga sistem pengereman cakram di empat roda menjadi sejumlah fitur teknis yang menonjol dari Xpander HEV.

Dengan konsumsi yang disebut mencapai 21 kilometer per liter di luar kota dan sekitar 19 kilometer per liter secara kombinasi, efisiensi menjadi salah satu aspek utama yang ditawarkan sistem hybrid tersebut.

Editor : Hikaila Aulia Nahru Durroh Aklila
Sumber : Youtube AutonetMagz
Mitsubishi Xpander HEV Mitsubishi Xpander Cross HEV mitsubishi xpander thailand mobil hybrid