TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Hyundai Tucson Hybrid generasi terbaru diproyeksikan membawa kombinasi performa dan efisiensi yang lebih tinggi dibandingkan versi bensin. Model ini dijadwalkan hadir pada kuartal keempat, bersama Tucson terbaru, dengan tenaga mencapai 245 horsepower.
Tucson sendiri disebut sebagai salah satu kendaraan terlaris di dunia. Dalam pemaparan tersebut, kendaraan ini telah mencatat lebih dari 10 juta unit penjualan secara global, sehingga kehadiran generasi terbaru dan varian hybrid menjadi bagian penting dari strategi Hyundai.
Dari sisi performa, Tucson Hybrid diklaim menghasilkan tenaga 245 horsepower. Angka tersebut disebut 27 persen lebih besar dibandingkan versi gasoline atau bensin. Selain tenaga yang meningkat, torsi juga diklaim lebih tinggi hingga 43 persen.
Peningkatan tersebut tidak hanya berdampak pada performa. Hyundai menyebut Tucson Hybrid mampu mencapai kecepatan 100 kilometer per jam lebih cepat dibandingkan versi bensin. Pada saat yang sama, konsumsi bahan bakarnya diklaim 43 persen lebih baik.
Kombinasi tersebut menjadi salah satu keunggulan utama yang ditawarkan Hyundai melalui Tucson Hybrid. Dalam pemaparannya, Hyundai menekankan bahwa model tersebut menawarkan perpaduan antara performa dan efisiensi.
Baca Juga: Megawati Hangestri Menggila, Jakarta Elektrik PLN Dibuat Tak Berkutik
Strategi Hyundai Perluas Model Hybrid
Pengembangan Tucson Hybrid juga tidak berdiri sendiri. Hyundai menyebut Amerika Utara menjadi wilayah penting dalam pertumbuhan bisnis kendaraan hybrid perusahaan. Hingga kini, Hyundai telah menjual lebih dari satu juta kendaraan hybrid di kawasan tersebut.
Perjalanan itu disebut dimulai pada 2011 melalui Sonata Hybrid. Saat pertama diperkenalkan, kontribusi kendaraan hybrid hanya sekitar 1 persen dari keseluruhan penjualan Hyundai di kawasan tersebut.
Kini porsinya telah meningkat cukup besar. Hyundai menyebut kontribusi kendaraan hybrid mencapai 25 persen pada tahun ini, dengan Palisade Hybrid menjadi bagian dari jajaran model yang mendorong pertumbuhan tersebut.
Setelah itu, Hyundai akan melanjutkan ekspansi melalui Tucson Hybrid terbaru. Strategi tersebut juga mencakup kehadiran Genesis GV80 Hybrid, yang disebut sebagai model hybrid pertama Genesis.
Target Hyundai di kawasan tersebut terbilang ambisius. Pada 2030, perusahaan berencana menawarkan lebih dari 10 model hybrid, sementara kendaraan hybrid ditargetkan menyumbang setengah dari total penjualan Hyundai di wilayah tersebut.
Baca Juga: Kumi Nakada Terpukau Permainan Megawati, Siapkan Laga Ulang Bulan Ini
Extended-Range Menyusul 2027
Selain hybrid konvensional, Hyundai juga menyiapkan kendaraan dengan teknologi extended range. Dalam pemaparan tersebut disebutkan bahwa kendaraan extended range pertama akan diperkenalkan di Amerika Utara mulai paruh pertama 2027.
Hyundai juga menyebut kendaraan extended range akan hadir pada awal 2027 dan produksinya dilakukan di beberapa benua. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa strategi elektrifikasi perusahaan tidak hanya berfokus pada satu jenis teknologi.
Untuk produksi kendaraan yang disebutkan dalam pemaparan, Hyundai menyatakan model-model tersebut dibangun di Alabama dan Meta Plant di Georgia.
Dengan Tucson Hybrid terbaru yang dijadwalkan hadir pada kuartal keempat, Hyundai tampaknya ingin memperkuat posisi kendaraan hybrid melalui perpaduan tenaga dan efisiensi. Klaim tenaga 245 horsepower, peningkatan torsi 43 persen, serta efisiensi bahan bakar 43 persen menjadi angka utama yang ditawarkan untuk membedakannya dari versi bensin.
Baca Juga: Megawati Hangestri Menggila, Hyundai Hill State Hancurkan Tim Malaysia 25-10
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest