Mitsubishi Pajero 2026 Kembali dengan Teknologi Plug-in Hybrid

Putri Dwi Lestari • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 21:55 WIB
Mitsubishi Pajero 2026 kembali dengan desain gagah, kabin tiga baris, teknologi plug-in hybrid, dan sistem penggerak Super Select.(PINTEREST)
Mitsubishi Pajero 2026 kembali dengan desain gagah, kabin tiga baris, teknologi plug-in hybrid, dan sistem penggerak Super Select.(PINTEREST)

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Mitsubishi Pajero 2026 disebut kembali dengan membawa perubahan besar pada desain, kabin, serta teknologi penggeraknya. Setelah lama dikenal sebagai SUV tangguh untuk medan berat, generasi terbaru ini mengusung teknologi plug-in hybrid yang menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik di bagian depan dan belakang.

Kehadiran Mitsubishi Pajero 2026 menjadi bagian penting dari upaya menghidupkan kembali nama besar Pajero. SUV ini digambarkan tetap mempertahankan karakter sebagai kendaraan off-road, tetapi kini dipadukan dengan teknologi elektrifikasi dan kenyamanan modern.

Pajero sendiri memiliki sejarah panjang sebagai SUV yang dikenal tangguh. Kendaraan ini juga disebut pernah mendominasi Reli Dakar dengan 12 kemenangan. Di sejumlah negara, Pajero dikenal dengan nama Montero atau Shogun.

Seiring perkembangan industri otomotif, Pajero generasi lama akhirnya berhenti diproduksi. Model tersebut dinilai mulai tertinggal dari sisi teknologi, efisiensi bahan bakar, dan fitur modern. Kini, nama tersebut kembali dengan konsep yang lebih sesuai dengan kebutuhan kendaraan masa kini.

Baca Juga: Hyundai Kona 2027 Bawa Hybrid, Kona Electric, dan Kabin Lebih Premium

Desain Tetap Kotak dan Gagah

Dari sisi eksterior, Mitsubishi Pajero 2026 mempertahankan bentuk bodi kotak dan posisi tegak yang menjadi ciri SUV besar. Model ini tidak mengejar desain crossover dengan atap yang landai, tetapi tetap menampilkan proporsi besar dan kokoh.

Bagian depan menggunakan konsep Dynamic Shield dengan grille hitam berukuran besar dan logo tiga berlian di bagian tengah. Lampunya mengusung desain terpisah. Lampu daytime running light dibuat tipis di bagian atas, sedangkan lampu utama berada di bawah dengan susunan LED vertikal.

Kesan tangguh diperkuat skid plate berwarna perak, side step, serta roof rail. Model yang ditampilkan dalam video juga menggunakan pelek berukuran besar dengan desain two-tone. Ground clearance yang terlihat tinggi menjadi penanda bahwa kemampuan melibas medan berat masih menjadi bagian penting dari karakter Pajero.

Masuk ke kabin, SUV ini diproyeksikan memiliki tiga baris tempat duduk. Interiornya menggabungkan material yang lebih mewah dengan kebutuhan penggunaan di medan berat. Kursi disebut menggunakan material kulit dan dilengkapi fitur pemanas serta ventilasi.

Baca Juga: Nubia Neo 3 GT, HP Gaming Rp3 Jutaan dengan Fitur yang Jarang Ada

Layar infotainment berukuran besar juga menjadi bagian dari kabin. Namun, sejumlah kontrol penting seperti pengaturan suhu dan sistem penggerak empat roda tetap menggunakan tombol serta kenop fisik agar mudah dioperasikan.

Andalkan Plug-in Hybrid dan Super Select

Perubahan terbesar berada di balik kap mesin. Mitsubishi Pajero 2026 disebut menggunakan sistem plug-in hybrid yang dikembangkan dari teknologi pada Mitsubishi Outlander, tetapi disesuaikan untuk kendaraan yang lebih besar dan berat.

Sistem tersebut memadukan mesin bensin dengan motor listrik beroutput tinggi pada sumbu depan dan belakang. Kombinasi ini diklaim mampu menghasilkan respons torsi instan yang berguna untuk kebutuhan seperti menarik beban maupun melewati medan terjal.

Karena menggunakan baterai berkapasitas besar, kendaraan ini juga dapat digunakan dalam mode listrik untuk aktivitas harian seperti perjalanan ke sekolah, berbelanja, maupun perjalanan menuju tempat kerja. Pemilik harus mengisi ulang baterai secara rutin agar manfaat penggunaan listrik tersebut bisa maksimal.

Baca Juga: Tingkatkan Literasi Pelajar, Disippus Trenggalek Gelar Bimtek Resensi Buku

Untuk kemampuan off-road, sistem Super Select kembali menjadi bagian penting. Sistem ini memungkinkan penggerak empat roda digunakan pada berbagai permukaan. Pengemudi juga dapat mengatur traksi sesuai kondisi medan seperti lumpur atau pasir.

Kabin yang lebih senyap, suspensi yang lebih nyaman, serta karakter kemudi yang tetap terasa kokoh.

Meski menawarkan efisiensi saat digunakan dengan tenaga listrik, kendaraan besar dengan sistem plug-in hybrid tetap memiliki kompromi. Ketika baterai habis dalam perjalanan jauh, mesin bensin harus menggerakkan bodi SUV yang besar dan berat sehingga konsumsi bahan bakar dapat menjadi lebih tinggi.

Perawatan juga diperkirakan lebih kompleks dibandingkan SUV dengan sistem mekanis sederhana karena adanya baterai hybrid dan motor listrik. Namun, teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya mempertahankan karakter tangguh Pajero sekaligus mengikuti perkembangan kendaraan elektrifikasi.

Dengan kombinasi kemampuan off-road, kabin tiga baris, serta teknologi plug-in hybrid, Mitsubishi Pajero 2026 diarahkan untuk pengguna yang membutuhkan SUV besar untuk aktivitas harian sekaligus petualangan di luar jalan raya.

Editor : Putri Dwi Lestari
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
plug-in hybrid Mitsubhisi Pajero 2026 Mitsubhisi Pajero Pajero Hybrid SUV Mitsubhisi