Pajero Sport Plug-in Hybrid Disebut Jadi Jawaban Mitsubishi Hadapi Krisis Energi

Putri Dwi Lestari • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 22:00 WIB
Pajero Sport Plug-in Hybrid disebut bisa menjadi jawaban Mitsubishi menghadapi kenaikan harga diesel dan kebutuhan kendaraan lebih efisien.(PINTEREST)
Pajero Sport Plug-in Hybrid disebut bisa menjadi jawaban Mitsubishi menghadapi kenaikan harga diesel dan kebutuhan kendaraan lebih efisien.(PINTEREST)

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Pajero Sport Plug-in Hybrid disebut-sebut bisa menjadi langkah Mitsubishi menghadapi kenaikan harga bahan bakar diesel. Wacana tersebut muncul di tengah kebutuhan kendaraan yang lebih efisien, sekaligus mempertahankan karakter diesel yang dikenal memiliki torsi besar dan kemampuan untuk perjalanan jauh.

Kemungkinan kehadiran Pajero Sport dengan teknologi hybrid hingga plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) dibahas sebagai respons terhadap kondisi energi yang dinilai semakin menantang. 

Mitsubishi sendiri selama ini dikenal memiliki sejumlah kendaraan bermesin diesel yang diminati konsumen Indonesia. Pajero Sport menjadi salah satu SUV yang memiliki karakter kuat, terutama dari sisi tenaga dan kemampuan menghadapi berbagai kebutuhan perjalanan.

Mesin diesel juga masih banyak digunakan untuk kebutuhan logistik, kendaraan pengangkut barang, pembangkit listrik, hingga kapal. Namun, tingginya harga bahan bakar diesel non-subsidi menjadi salah satu pertimbangan konsumen ketika memilih kendaraan untuk penggunaan jangka panjang.

Baca Juga: Veloz Hybrid Resmi Meluncur: Mobil Hybrid 7-Seater Jepang Termurah, Harga Mulai Rp299 Juta Toy

Kondisi tersebut membuat teknologi hybrid dinilai bisa menjadi salah satu alternatif. Sistem hybrid menggabungkan mesin pembakaran dengan baterai dan motor listrik. Dalam konteks Pajero Sport, teknologi tersebut diharapkan tetap mempertahankan keunggulan torsi mesin diesel sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar.

Hybrid Bisa Pertahankan Karakter Diesel

Salah satu alasan teknologi hybrid dianggap menarik untuk Pajero Sport adalah karakter torsi mesin diesel. Kendaraan diesel dikenal memiliki torsi besar yang membuat tarikan terasa kuat.

Penambahan motor listrik dan baterai berpotensi memberikan tambahan tenaga pada saat akselerasi. Teknologi tersebut dinilai dapat membuat respons kendaraan semakin kuat sekaligus membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Pajero Sport menggunakan sistem plug-in hybrid seperti teknologi yang sebelumnya dikaitkan dengan Mitsubishi Outlander PHEV. Dalam gambaran tersebut, mesin pembakaran dan motor listrik dapat bekerja bersama untuk menghasilkan performa yang lebih besar.

Baca Juga: Megawati Hangestri Bikin Kim Dain Terkejut, Kesan Pertamanya Ternyata di Luar Dugaan

Efisiensi menjadi daya tarik utama. Terdapat kemungkinan jika kendaraan mampu mencapai jarak tempuh yang sangat jauh dengan satu kali pengisian bahan bakar, apabila teknologi hybrid mampu meningkatkan konsumsi bahan bakar secara signifikan.

Namun, angka jarak tempuh tersebut masih dalam spekulasi, bukan spesifikasi resmi Pajero Sport Plug-in Hybrid. Begitu pula dengan konsumsi bahan bakar di atas 30 hingga 40 kilometer per liter yang disebut sebagai gambaran kemungkinan, bukan angka resmi kendaraan.

Berpotensi Jadi Penantang Fortuner

Jika benar diwujudkan, Pajero Sport Plug-in Hybrid berpotensi mengubah persaingan SUV bermesin diesel. Teknologi elektrifikasi pada Pajero Sport dapat menjadi tantangan bagi Toyota Fortuner dan SUV lain di kelasnya.

Pembahasan tersebut juga mengaitkannya dengan Toyota Hilux yang disebut telah memiliki versi elektrifikasi di luar Indonesia. Dari sana muncul dugaan bahwa kendaraan lain dalam keluarga atau segmen serupa juga berpeluang mendapatkan teknologi hybrid atau EV.

Baca Juga: 5 Motor Listrik Terbaik di 2026, Harga Mulai Rp15 Jutaan dengan Jarak Tempuh hingga 140 Km

Di sisi Mitsubishi, informasi yang beredar menyebut kemungkinan penggunaan mesin berkode 4N16 dengan kapasitas 2.400 cc. Mesin tersebut dikaitkan dengan tenaga sekitar 183 PS dan torsi sekitar 470 Nm. Ada pula pembahasan mengenai varian biturbo dengan tenaga sekitar 205 PS serta torsi 480-490 Nm hingga mendekati 500 Nm.

Jika nantinya dipadukan dengan baterai atau sistem plug-in hybrid, kombinasi tersebut dinilai akan menjadi opsi menarik bagi konsumen yang tetap menginginkan karakter diesel, tetapi membutuhkan efisiensi lebih baik.

Meski demikian, belum ada kepastian mengenai harga maupun spesifikasi final Pajero Sport hybrid. Kehadiran varian PHEV juga masih berupa harapan.

Apabila teknologi tersebut benar-benar diterapkan, konsumen SUV akan memiliki pilihan baru yang menggabungkan tenaga diesel dengan bantuan elektrifikasi. Pada akhirnya, keberadaan Pajero Sport Plug-in Hybrid juga akan bergantung pada keputusan Mitsubishi untuk membawa teknologi tersebut ke pasar.

Editor : Putri Dwi Lestari
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
Mitsubishi Pajero Sport Pajero Sport Hybrid Pajero Sport Plug-in Hybrid mobil hybrid mitsubhisi