TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Honda Winner Air Indonesia kembali menjadi sorotan setelah Honda disebut mendaftarkan desain motor tersebut ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. Namun, pendaftaran itu belum menjadi tanda pasti bahwa motor bebek sport tersebut akan dipasarkan di Tanah Air untuk menggantikan Supra GTR 150.
Honda Winner Air merupakan generasi terbaru dari motor bebek sport Honda yang sebelumnya dikenal sebagai Winner X150. Di Vietnam, model tersebut hadir dengan nama Honda Winner R150.
Motor ini masih mengandalkan karakter bebek sport bermesin DOHC yang menjadi salah satu produk Honda di kelas tersebut. Selain Vietnam, model Winner juga disebut menjadi salah satu motor yang hadir di sejumlah negara seperti Thailand dan Malaysia.
Di sisi desain, generasi terbaru Winner R150 mendapatkan perubahan cukup besar. Bahasa desain dasarnya masih mempertahankan karakter Winner X sebelumnya, tetapi dibuat lebih agresif, sporty, serta dipenuhi garis yang meruncing.
Bagian depan menjadi salah satu sektor yang paling mencolok. Desainnya disebut mengambil inspirasi dari superbike Honda, CBR 1000RR Fireblade. Wajah baru tersebut membuat Winner R150 memiliki tampilan yang jauh berbeda dari Supra GTR 150 yang masih dipasarkan di Indonesia.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Finis Kelima di FP2 Moto3 San Marino, Naik Signifikan
Pendaftaran Belum Berarti Dijual
Munculnya pendaftaran Honda Winner Air di Indonesia kemudian memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan motor tersebut masuk pasar Tanah Air.
Terlebih, Supra GTR 150 dinilai sudah cukup lama tidak mendapatkan pembaruan berarti. Dalam transkrip disebutkan, model tersebut masih menggunakan tampilan yang relatif sama sejak 2019 dan menghadapi persaingan dari Yamaha MX King 150.
Meski peluang Honda membawa Winner Air ke Indonesia tetap ada, kansnya disebut cukup kecil. Salah satu pertimbangannya adalah kondisi pasar sepeda motor Indonesia yang semakin didominasi motor matik.
Penjualan Supra GTR 150 juga disebut sudah terseok-seok. Situasi tersebut dinilai menjadi salah satu alasan mengapa Astra Honda Motor (AHM) belum melakukan pembaruan terhadap motor bebek sport tersebut.
Lantas, mengapa Honda tetap mendaftarkan Winner Air di Indonesia?
Pendaftaran melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual tidak otomatis berarti sebuah produk akan dijual di Indonesia. Langkah tersebut dapat dilakukan untuk melindungi hak paten atau desain dalam jangka panjang, sehingga produk tidak mudah ditiru atau dibajak pihak lain.
Dalam transkrip juga disebutkan beberapa model lain yang pernah didaftarkan tetapi tidak kemudian dipasarkan di Indonesia, antara lain Yamaha Exciter 155 VVA, Yamaha PG1, dan Honda Airblade.
Dengan demikian, status pendaftaran Winner Air belum cukup menjadi bukti bahwa Honda sedang menyiapkan peluncuran motor tersebut di Indonesia.
Baca Juga: Rilis Akhir 2026, Intip Bocoran Spesifikasi dan Estimasi Harga Nissan X-Trail 2027
Bisa Jadi Senjata Hadapi MX King
Peluang Winner Air masuk Indonesia dapat kembali terbuka apabila Yamaha lebih dulu melakukan langkah besar di kelas bebek sport 150 cc.
Dalam transkrip disebutkan adanya sosok calon generasi terbaru MX King 155 VVA dengan desain yang kembali mendekati karakter MX King 150. Desain tersebut disebut meninggalkan konsep lampu menunduk, sementara bodinya dibuat lebih gambot.
Mesinnya juga disebut akan naik menjadi 155 cc dan menggunakan teknologi VVA.
Jika Yamaha benar-benar membawa model tersebut ke Indonesia, Honda dinilai berpotensi kembali meramaikan persaingan. Winner Air dapat menjadi salah satu senjata Honda untuk menghadapi MX King generasi terbaru.
Dari sektor mesin, Honda Winner Air menggunakan mesin 149,2 cc DOHC 4 klep dengan sistem injeksi. Tenaganya mencapai 15,4 horsepower, sedangkan torsinya sebesar 13 Nm.
Sementara itu, calon MX King 155 VVA disebut akan menggunakan mesin 155 cc SOHC 4 VVA berpendingin cairan dengan sistem injeksi. Berdasarkan acuan Exciter 155 VVA dalam transkrip, tenaganya mencapai 17,7 horsepower dan torsi 14,4 Nm.
Di atas kertas, angka tersebut membuat calon MX King 155 VVA lebih unggul dari Winner R150 dalam urusan tenaga dan torsi.
Namun, Winner Air memiliki sejumlah fitur yang cukup lengkap. Motor ini disebut dibekali panel meter full digital, lampu full LED, ABS, smart key system, power socket charger, hingga slipper clutch.
Untuk saat ini, pertarungan tersebut masih sebatas kemungkinan karena belum ada kepastian kedua model akan dipasarkan di Indonesia. Pendaftaran Honda Winner Air memang membuka ruang spekulasi, tetapi keputusan AHM untuk membawanya ke Tanah Air tetap menjadi faktor penentu.
Baca Juga: Ingin Punya Mobil Listrik Tapi Takut Ribet Ngecas? Nissan X-Trail 2027 Bisa Jadi Jawabannya
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest